PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK EURYCOMA LONGIFOLIA DAN PIMPINELLA ALPINA PADA SPERMATOGENESIS TIKUS SPRAQUE DAWLY

JUNIARTO, ACHMAD ZULFA (2004) PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK EURYCOMA LONGIFOLIA DAN PIMPINELLA ALPINA PADA SPERMATOGENESIS TIKUS SPRAQUE DAWLY. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2004Kb

Abstract

Background: Infertility is disability of couple to be pregnant and bear, after one year of coitus regularly without contraception. Pursuant to result of research, l0%-15% from natural couple [of] bareness and from amount of the case 40%-50% its cause [is] disparity [at] man. Medication alternative to overcome these problems by using ingredient of flora which is useful. Crop which is often used is Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) and Purwaceng (Pimpinella alpina). At some research of Pasak Bumi and Purwaceng can improve hormone rate of testosterone, Luteinizing Hormone and Follicle Stimulating Hormone at animal try. These results enable Pasak Bumi and purwaceng can be used for broader purpose that is to add / to improving spermatogenesis. Rising-Up of spermatogenesis can help couple of infertility in its effort to obtain clan. Intention of this research is to study how far giving of extract of Pimpinella alpina and Eurycoma longifolia have an effect on to make-up of motility and amount of sperm at white male mouse Sprague Dawly Method : Thirtieth of white male mouse , age 40 day , mean body weighing 200 gram divided to become 10 group ( block ) at random. Every block consists of 3 mice. Each mouse entered into individual cage. Given food ad libitum. Each block is given of Pimpinella alpina extracts counted 25 mg, extract of Eurycoma longifolia Jack counted 25 mg and plan water as control. All the treatment given every morning during 53 day successively then checked the testis and epididimis. Result : From result of analysis and research which have indicated that giving of extract of Purwaceng and also Pasak Bumi give result of having a meaning to make-up of amount, motility of spermatozoa and also degree of mouse spermatogenesis compared to control ( P<0,01). While giving of Purwaceng do not give difference meaning if compared to extract of Pasak Bumi Conclusion: Extract of Pimpinella alpina and Eurycoma longifolia can improve degree of spermatogenesis in testis, amount of and also mouse motility spermatozoa compared to controle Latar Beiakang : Infertilitas adalah ketidakinampuan pasangan untulc hamil dan rnelahirkan, setelah satu tahun bersenggama secara teratur tanpa alat kontrasepsi. Berdasarkan hasil penelitian, 10%-15% dari pasangan mengalami kemandulan dan dari jumlah kasus tersebut 40%-50%', penyebabnya adalah kelainan pada pria. Altematif pengobatan untuk mengatasi permasalaharr ini adalah dengan menggunakan ramuan dari tumbuh-tumbuhan yang berkhasiat. Tanaman yang sering digunakan adalah Pasak Bumi dan Purwaceng. Pada beberapa penelitian pasak bumi dan purwoceng dapat meningkatkan kadar hormon testosteron, Luteinizing hormon dan Follicle Stimulating Hormon pada hewan coba. Hasil ini memungkinkan pasak bumi dan purwaceng dapat digunakan untuk kepentingan yang lebih luas lagi yaitu untuk menambah / meningkatkan spermatogenesis. Peningkatan spermatogenesis dapat menolong pasangan infertilitas dalam usahanya untuk memperoleh keturunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari sejauh mana pemberian ekstrak Pimpinella alpina dan Eurycoma longifolia berpengaruh terhadap peningkatan derajat sperrnatogenesis dan jumlah sperma pada tikus putih jantan Sprague Dawly. Metode : Tigapuluh ekor tikus putih jantan, umur 40 hari dengan berat badan rata-rata 200 gram dibagi menjadi 10 kelompok ( blok )secara acak. Tiap-tiap blok terdiri dari 3 ekor tikus. Setiap tikus dimasuldcan ke dalam kandang individual . Makanan yang diberikan secara ad libitum.Masing-masing blok diberikan perlakuan ekstraksi Pimpinella alpina sebanyak 25 mg, ekstrak akar Eurycoma longifolia Jack sebanyak 25 mg dan akuades sebagai kontrol. Semua perlakuan tersebut diberikan tiap pagi selama 53 hari berturut-turut, kemudian diperiksa testis dan epididimisnya. Hasil : Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakulcan menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Purwaceng maupun Pasak Bumi memberikan hasil yang bermakna terhadap peningkatan juinlah, motilitas spermatozoa serta derajat spermatogenesis tikus bila dibandingkan dengan kontrol(P<0,01). Sedangkan pada pemberian Purwaceng tidak memberikan perbedaan yang bermakna apabila dibandinglcan dengan pemberian ekstrak Pasak Bumi (P>0,01) Simpulan : Ekstrak Pimpinella alpina dan Eurycoma longifolia dapat meningkatkan derajat spermatogenesis dalam testis, jumlah maupun motilitas spermatozoa tikus dibandingkan dengan kontrol,

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12348
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 14:54
Last Modified:30 May 2010 14:54

Repository Staff Only: item control page