UJI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN LDH DALAM CAIRAN TUBUH UNTUK PENENTUAN KLASIFIKASI TRANSUDAT DAN EKSUDAT DIBANDINGKAN DENGAN KLASIFIKASI KONVENSIONAL

Rahaju, Minto (2003) UJI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN LDH DALAM CAIRAN TUBUH UNTUK PENENTUAN KLASIFIKASI TRANSUDAT DAN EKSUDAT DIBANDINGKAN DENGAN KLASIFIKASI KONVENSIONAL. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1455Kb

Abstract

Background: Examinations of body fluid are often ordered by clinicians to classify as transudate or exudate, to find the underlying pathophysiology, to make the differential diagnosis, and to determine follow-up examinations and therapy. Examinations generally are performed including macroscopic (color, smell, and clarity of the fluid), microscopic (total leucocyte count and differential count), chemistry (protein investigation), bacteriological (gram stain and acid fast smear), culture and cytological examinations. Routine examinations that are developed to determine transudate from exudate are examination of protein and LDH. Then after the exudate diagnosis is made, it is followed by other examination (microscopic and bacteriological examination). Not every laboratories performe investigation of LDH in body fluid yet, because there are many differences in cut off points. Objectives: To find the diagnostic value of LDFI in body fluid comparing with conventional classification (protein examination, total leucocyte count and bacteriological examination) to distinguish transudate and exudate. Method: This study was a diagnostic test with cross-sectional approach. There were 34 samples of body fluid that meet the inclusion criteria and consist of males and females from all age groups. and single diagnosis of disease, sample not bloodstained, no clotting and 'diagnosis malignant disease . It was classified as exudate if protein concentration > 3 gidL, or total leukocyte counts of > 1000 cells/pL, or positive bacteria. It was classified as transudate if protein concentration 3 g/dL or total leukocyte counts 1000 cells / pL or negative bacteria. Cut off point for L.DH was >200 IU /L for exudate (Light's criteria) and 5, 200 Ill /I, for transudate. Computer software SPSS PC version 10,0 was used to chi-square test and then analysed manually using 2 X 2 table, for sensitivity, specificity, positive and negative predictive value. Results: Of the 34 samples, 4 samples were classified as transudate and 30 samples were classified as exudates by conventional classification. Ten samples were classified as transudate and 24 samples were classified as exudates by LDH examination. Chi- square test results x2 = 10,880; cif = 1; p= 0,005. The sensitivity of LDH examination in body fluid was 80 %, specificity was 100 %, the positive predictive value was 100 %, and negative predictive value was 40 % to distinguish transudate from exudate. Conclusion: LDH in body fluid has significant relationship with conventional classification and has the same sensitivity, specificity, positive predictive value and negative predictive value for distinguishing transudate from exudate. Latar belakang : Pemeriksaan cairan tubuh sering diminta klinisi untuk mengklasifikasikan transudat atau eksudat sehingga dapat diketahui patofisiologi yang mendasari, menyingkirkan diagnosis banding serta menentukan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan yang biasa dilakukan meliputi pemeriksaan makrOSkopis (warna, bau, kejernihan), mikroskopis (jumlah dan hitung jenis sel), pemeriksaan kimia (protein), pemeriksaan bakteriologis (pengecatan gram dan BTA), kultur dan pemeriksaan sitologi . Pemeriksaan rutin yang dikembangkan untuk menentukan transudat eksudat adalah pemeriksaan protein dan LDH, kemudian setelah diagnosis eksudat ditegakkan, dilanjutkan pemeriksaan yang lain (pemeriksaan mikroskopis, bakteriologis). Belum semua laboratorium memeriksa LDH cairan tubuh karena banyak perbedaan cut off point. Tujuan : Mengetahui nilai diagnostik pemeriksaan LDH pada cairan tubuh dibandingkan dengan klasifikasi secara konvensional (dengan pemeriksaan protein, jumlah sel leukosit dan bakteriologi) dalam membedakan transudat dari eksudat. Metode penelitian : Denis penelitian adalah uji diagnostik dengan pendekatan belah lintang . Sampel cairan tubuh sejumlah 34 yang diperiksa di RS Dr kariadi selama bulan Oktober 2002 sampai Juni 2003 dan memenuhi kriteria inklusi yaitu pria dan wanita semua usia, diagnosis menunjukkan penyakit tunggal, sampel tidak benvama kemerahan , sampel tidak heku,diagnosis hukan penyakit keganasan. Diklasifikasikan sebagai eksudat dengan cara konvensional bila kadar protein > 3 g/dl, atau jumlah leukosit > 1000 sel /pi, atau bakteri positif. Diklasifikasikan sebagai transudat bila kadar protein 5 3 g / dl , atau jumlah sel leukosit 1000 sel / µl , atau bakteri negatif. Batas LDH dipakai cut off point menurut Light yaitu > 200 MTh untuk klasifikasi eksudat dan 200 1U / L untuk klasifikasi transudat. Dilakukan uji chi — square dengan perangkat lunak komputer SPSS 1k' versi 10,0 dan kemudian data dianalisis secara manual dengan tabel 2 X 2 untuk menentukan sensitivitas, spesifisitas nilai ramal positif dan nilai ramal negatif. Hasil : Dad 34 sampel bila dipakai klasifikasi konvensional yang tennasuk transudat 4 dan eksudat 30 sampel, sedangkan bila berdasarkan pemeriksaan LDH yang termasuk transudat 10 dan eksudat 24 sampel. Dengan uji chi-square didapatkan x2 = 10,880 dengan df = 1 dan p = 0,005. Pemeriksaan LDH pada penentuan transudat eksudat mempunyai sensitivitas 80 %, spesifisitas 100 %, nilai ramal positif 100 %, nilai ramal negatif 40 % Kesimpulan : Pemeriksaan LDH mempunyai hubungan yang bermakna dengan klasifikasi cairan tubuh secara konvesional serta mempunyai sensitivitas, spesifisitas, nilai ramal positif dan nilai ramal negatif yang sesuai dengan klasifikasi secara konvensional untuk menentukan transudat dan eksudat.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12318
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 13:06
Last Modified:30 May 2010 13:06

Repository Staff Only: item control page