ANALISIS POTENSI DAN PENGELOLAAN PERIKANAN TERI DI PERAIRAN KABUPATEN PEKALONGAN

PRANGGONO, HADI (2003) ANALISIS POTENSI DAN PENGELOLAAN PERIKANAN TERI DI PERAIRAN KABUPATEN PEKALONGAN. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3691Kb

Abstract

Potential analysis and management of a certain fish species in local water area is important for controlling and monitoring exploitation level of fishing operation activities on fisheries resources in that water area. It is done to prevent fisheries resources extinction due to the exceeding exploitation. The research target is to estimate resources potential of Teri (Anchovies) (Stolephorus spp) fisheries in the water area Pekalongan regency and analyzing management by the government, fisherman, and other stakeholders to that resources potention. Analyzing model used is Fox surplus production model. SWOT analysis used for analyzing management of Teri fisheries. Catch and effort data of Teri from 1992 — 2002 provided from Dinas Kelantan and Perikanan Kabupaten Pekalongan and Pusat Pendaratan Ikan Kecamatan Wonokerto. Data of management provided from respondents (Dinas, fisherman, and other stakeholders). Analysis of Maximum Sustainable Yield (MSY) on Teri resources in Pekalongan regency is 77 tons per year and production average is 59,9795 tons per year with the optimum fishing effort as much as 2174 trips. Trend of catch per unit of effort (CPUE) is decreasing. Exploitation top level of Teri from 1992 — 2002 at 1999 (166%) and low level at 1995 (33%). Exploitation level is already pass by of MSY value at 1996, 1997, and 1999. Management of Teri resources potency must consider the supporting components. Such as : Teri resources, fishing technology, catch, fishermen, goverment, investor, fish price, and fishing management. Teri resources is important factor which supports local economic development in Pekalongan regency, so the fishing effort must refer to the sustainable potention to prevent Teri resources extinction due to the exceeding exploitation. Therefore a polecy from goverment is needed to control the fisheries management (Monitoring, Controlling and Surveilance). Keywords : Teri (Stolephorus spp), Fox Model, MSY, CPUE, Management of potency. Analisis potensi dan pengelolaan suatu jenis ikan di kawasan perairan taut penting untuk mengontrol dan memonitor tingkat eksploitasi dalam bentuk kegiatan perikanan tangkap yang dilakukan terhadap sumberdaya di perairan tersebut. Hal ini ditempuh guna mencegah tedadinya kepunahan suatu jenis ikan sebagai akibat eksploitasi yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk menduga potensi sumberdaya perikanan teri (Stolephorus spp) di perairan Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya dan menganalisis pengelolaan potensi tersebut selama ini baik oleh pemerintah, nelayan, maupun stakeholder lainnya. Model analisis yang digunakan yaitu pendekatan model surplus produksi Fox dan untuk menganalisis pengelolaannya menggunakan analisis SWOT. Data hasil tangkapan dan upaya penangkapan ikan teri selama kurun waktu 1992 — 2002 diperoleh dad Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pekalongan dan Pusat Pendaratan Ikan Wonokerto. Data pengelolaan diperoleh dad responden baik yang berasal dari dinas, nelayan maupun stakeholder lainnya. Hasil perhitungan Potensi lestari (MSY) sumberdaya ikan teri di Kabupaten Pekalongan sebesar 77 ton per tahun, rata-rata produksinya 59,975 ton per tahun dengan jumlah upaya penangkapan optimum sebesar 2174 trip. Produksi ikan ten per unit upaya (CPUE) (1992 — 2002) memiliki kecenderungan menurun. Tingkat pemanfaatan (1992 — 2002), tertinggi pada tahun 1999 (166%) dari angka MSY, terendah pada tahun 1995 (33%) dad angka MSY. Pada tahun 1996, 1997, dan 1999 tingkat pemanfaatan telah melampaui angka potensi Iestarinya. Pengelolaan terhadap potensi sumberdaya ikan teri perlu mempertimbangkan seluruh komponen pendukung yang memungkinkan sistem tersebut berlangsung. Komponen pendukung yang berperan dalam usaha pemanfaatan sumberdaya tersebut antara lain adalah sumberdaya ikan teri, teknologi penangkapan ikan, basil tangkapan, nelayan, pemerintah, industri penunjang, modal/investasi, harga ikan, dan manajemen perikanan. Sumberdaya ikan teri memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi daerah Kabupaten Pekalongan, sehingga upaya penangkapan ikan teri yang dilakukan hams memperhatikan potensi lestari yang tersedia untuk menghindari hasil tangkapan yang berlebih atau dapat merusak kelestarian lingkungan. Hal ini memerlukan tindakan preventif yang berupa kebijakan pemerintah untuk mengontrol dalam pengelolaan perikanannya (perencanaan, pengaturan, dan pengawasan).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Coastal Resource Management
ID Code:12294
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 10:22
Last Modified:30 May 2010 10:22

Repository Staff Only: item control page