KUALITAS EMBRIO, INTERFERON GAMMA, WAKTU TRANSFER DAN KEGAGALAN IMPLANTASI EMBRIO

Rizal, Dicky Moch. (2003) KUALITAS EMBRIO, INTERFERON GAMMA, WAKTU TRANSFER DAN KEGAGALAN IMPLANTASI EMBRIO. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2031Kb

Abstract

Successful of embryo implantation may contribute on successful of pregnancy. In ART (Artificial Reproductive Technology), the increasing of fertilization rate is not followed by the increasing of pregnancy rate. Many factors may be cause implantation failure, such as embryo, imunological factor with Thl predominant (especially interferon gamma) and endometrium receptivity. The aim of this study is to know the role of embryo quality, interferon gamma and day of embryo transfer to implantation failure. Subject: 31 women under take IVF-ET from Infertility Clinic of Fermata Hati Sardjito Hospital Yogyakarta in January-December 2000. The subject is grouped in implantation failure (n=25) and successful implantation (n=6). Design and method: This is cross sectional study. Method: a) Grading of embryo quality by Hill's Method divide into 4 grade of embryo quality: grade I, II, III and IV. b) Measurement of IFN y level from serum and supernatant culture by ELISA method use reagent from Pelekine IFN y by CLB Laboratories, Netherlands, c) Day of embryo transfer is taken from medical record Result: 81 embryos have been transferred from subject. It is classified on implantation failure group with grade I: 13 embryos, grade II: 30 embryos, grade DI 20 embryos, grade IV: no embryos. On successful implantation group are grade I: 9 embryos, grade II: 7 embryos, grade B1: 2 embryos, grade IV: no embryos. There is difference significant between embryo qualities from two groups (p=0.012). There is negative correlation (-0.267) between embryo quality and implantation: more higher grade of embryo, more higher the chance to get implantation failure. The rate of IFN y serum level is 4.86 ± 0.96 pg/ml (implantation failure group) and 5.82± 1.66 pg/ml (implantation group). There is no difference significant between two groups. Embryo transfer is done on day 12-21. There is no correlation day of transfer with successful implantation between two groups. Conclusion: There is significant difference embryo quality between implantation group and no implantation group and there is negative correlation between embryo quality and successful of implantation, higher of grade, higher the chance to get implantation failure. There is no significant difference on IFN y serum level of two groups and there is no correlation day of transfer and successful implantation on two groups. Kegagalan implantasi merupakan salah satu permasalahan dibidang reproduksi khususnya infertilitas. Beberapa faktor terkait dalam hal ini yaitu, faktor embrio, faktor imun dan faktor endometrium. Faktor embrio berasal dari kualitas embrio yang tidak baik yang disebabkan oleh beberapa hal antara lain morfologi embrio yang tidak baik. Faktor imun dapat menyebabkan kegagalan implantasi yang dijelaskan antara lain oleh konsep imunodeviasi Th-1 dan Th-2 oleh Tom Wegman Imunodeviasi ini antara lain disebabkan oleh dominasi IFN y sebagai sitokin utama kelompok Th-1. Faktor endometrium dapat berasal dari permasalahan waktu transfer embrio. Waktu transfer embrio yang tidak pas dengan terjadinya window of implantation dapat menyebabkan embrio gagal berimplantasi.P enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas embrio, kadar IFN y dan waktu transfer embrio terhadap kegagalan implantasi embrio. Subyek penelitian : sebanyak 31 wanita peserta program IVF-ET di Klinik Infertilitas Fermata Had RSUP DR Sardjito Yogyakarta antara bulan Januari-Desember 2000 yang dikelompokkan dalam kelompok gagal implantasi (n=25) dan kelompok berhasil implantasi (n=6). Rancangan penelitian dan cara penelitian: penelitian ini menggunakan rancangan penelitian potong lintang. Cara penelitian : a) Penilaian kualitas embrio : menggunakan metode Hill yang membagi kualitas embrio kedalam 4 grade, yaitu grade I, II, III, dan IV Makin besar grade-nya, makin bumk kualitas embrio tersebut. b) Pemeriksaan kadar IFN y serum dan supematan kultur limfosit menggunakan Pelikine IFN y kit produksi laboratorium CLB, Netherland, Belanda dengan metode ELISA. c) Waktu transfer embrio : berasal dari catatan medik subyek penelitian Hasil penelitian : Telah dilakukan transfer sebanyak 81 embrio dari 31 subyek penelitian. Pada kelompok gagal implantasi terdiri dari 13 embrio kelas I, 30 embrio kelas II, 20 embrio kelas III dan 0 embrio kelas IV. Sedangkan kelompok berhasil implantasi terdiri dad 9 embrio kelas I, 7 embrio kelas II, 2 embrio kelas DI dan 0 embrio kelas IV. Didapatkan perbedaan bermakna antara kualitas embrio kelompok gagal implantasi dengan kelompok berhasil implantasi (p=0,012). Terdapat korelasi negatif (0,267) antara kualitas embrio dengan hasil implantasi yaitu semakin besar grade embrio, makin besar kemungkinan mengalami kegagalan implantasi. Rerata kadar IFN y serum 4,86 ± 0,96 pg/ml (kelompok gagal implantasi) dan 5,82 ± 1,66 pg/ml (kelompok berhasil implantasi). Tidak didapatkan perbedaan bermakna kadar IFN y serum antara kedua kelompok. Transfer embrio dilakukan pada waktu hari ke 12 sampai hari ke 21. Tidak didapatkan korelasi antara waktu transfer embrio dengan keberhasilan implantasi antara kedua kelompok. Kesimpulan : Terdapat perbedaan bermakna kualitas embrio kelompok gagal implantasi dan berhasil implantasi serta ada korelasi negatif antara kualitas embrio dengan keberhasilan implantasi, yaitu makin besar grade-nya , makin besar kemungkinan kegagalan implantasi. Tidak didapatkan perbedaan bermakna kadar IFN y serum dan tidak didapatkan korelasi antara waktu transfer embrio dan keberhasilan implantasi pada kedua kelompok subyek penelitian.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12292
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:30 May 2010 10:17
Last Modified:30 May 2010 10:17

Repository Staff Only: item control page