PENGARUH MOTIVASI, SIKAP DAN KEIVIAMPUAN TERHADAP EFEKTIF!TAS PEMUNGUTAN PAJAK BUIVII DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN JEPARA

ASMARA, LUKITO SUDI (2002) PENGARUH MOTIVASI, SIKAP DAN KEIVIAMPUAN TERHADAP EFEKTIF!TAS PEMUNGUTAN PAJAK BUIVII DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN JEPARA. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3373Kb

Abstract

Territorial autonomy Era has given the way of thinking abaut the way of discovering the income sources in the territory, it can be done intensifically or extensifically the territory income in order to carry out and to in crease the development in every fields, the role of government instruments in regency to village is demanded to give the good service to the society so the involvement of the society to the government policy will be totally supported. Likewise the government policy abaut land and property tax that is applied in rule number 12, 1985 abaut land and property tax, having great role in giving support abaut the payment of developing in every fields in Jepara regency. The tax gives contribition it's abaut 30 % of territory real income, where that role of government instruments especially in the village become the pillar of the success in receiving tax, it,s realized that the carry out of tax contribution faced on many barriers, it can be internally such as motivation level, attitude, leadership, ability etc and also the externally barriess such as, the government policy, the awareness of tax obligation, environment etc. As there are many factors that influence the success of contributing, land and property tax, so the writer only does the research abaut the influence of motivation, attitude and the ability of the efectivity of contributing land and property tax in the rural and urban sector in Jepara regency In this research, the writer uses explanatory research that aimed to examine the hypothesis by using spearman correlation analysis technique. As the result of hypothesia test, has proved that there is positive relation between independent anddependent variable, that is from the relation of motivation with contribution effectivity, proving that counted price is bigger than the table 2,148>1,96 and from the attitude relation with contribution effectivity, prove that the counted price is bigger than the table 2,308>1,96, and from the ability relation with contribution effectivity, prove that the counted price is bigger than the table 2,069>1,96 with the existence of positive relation between motivation level , attitude and the contributor's ability-in-the village to the contribution effectivity of lan and property tax so it can be used as evaluation matter and the planning in takeing the policy abaut Ian and property tax by territorial government. Era otonomi daerah telah memberikan cara berfikir tentang upaya menggali sumbersumber pendapatan yang ada di daerah, baik dilakukan secara intensifikasi maupun ekstensifikasi pendapatan daerah guna kelangsungan dan peningkatan pembangunan disegala bidang , peran aparat pemerintah baik tingkat kabupaten sampai tingkat kelurahan/desa dituntut memberikan peran pelayanan yang baik kepada masyarakat sehingga keterlibatan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah akan selalu didukung dengan sepenuhnya. Demikian halnya kebijikan pemerintah tentang pajak bumi dan bangunan yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 12 tahun 1985 tentang pajak bumi dan bangunan, mempunyai peran yang besar dalam memberikan dukungan pembiayaan pembangunan disegala bidang, di Kabupaten Jepara pajak tersebut memberikan konstribusi sebesar 30 % dan pendapatan ash daerah , dimana peran aparat pemerintah khususnya pada tingkat kelurahan/desa menjadi tumpuan susksesnya penerimaan pajak tersebut, namun disadari bahwa pelaksanaan pemungutan pajak tersebut dihadapkan pada banyak sekali hambatan baik secara internal yaitu tingkat motivasi, sikap, kepimpinan , kemampuan dan lain sebagainya serta hambatan secara ekstemal yaitu dan kebijakan pemerintah, kesadaran wajib pajak, lingkungan dan lain sebagainya. Mengingat begitu banyaknya faktor yang mempengaruhi atas keberhasilan pemungutan pajak bumi dan bangunan , maka penulis hanya melakukan penelitian tentang pengaruh motivasi, sikap dan kemampuan terhadapefektifitas pemungutan pajak buini dan bangunan sektor pedesaan dan perkotaan di Kabupaten Jepara. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan penelitian eksplanatory yaitu bertujuan menguji hepotesis dengan teknik analisis korelasi spearman, dari basil uji hepotesis telah membuktikan bahwa adanya hubungan positip antara hubungan variabel independen dengan variabel dependen ,yaitu dari hubungan motivasi dengan efektifitas pemungutan membuktikan bahwa harga hitting lebih besar jika dibandingkan dengan tabel yaitu 2,148 >1,96, dari hubungan sikap dengan efektifitas pemungutan membuktikan bahwa harga hitung lebih besar jika dibandingkan dengan tabel yaitu 2,308 >1,96 , dan dari hubungan kemampuan dengan efektifitas pemungutan membuktikan bahwa harga hitting lebih besar jika dibandingkan dengan tabel yaitu 2,069 >1,96. Dengan adanya hubungan yang positip pengaruh tingkat motivasi, sikap dan kemampuan petugas pemungut yang ada di kelurahan/desa terhadap efektifitas pemungutan pajak bumi dan bangunan, maka akan menjadi bahan evaluasi dan perencanaan dalam pengambilan kebijakan tentang pajak bumi dan bangunan oleh pemerintah daerah.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Public Administration
ID Code:12251
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 May 2010 17:51
Last Modified:29 May 2010 17:51

Repository Staff Only: item control page