EVALUASI IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TEST / ICT MALARIA PI PADA PENDERITA MALARIA FALCIPARUM DI KABUPATEN JEPARA

HUDIARSO, HUDIARSO (2001) EVALUASI IMMUNOCHROMATOGRAPHIC TEST / ICT MALARIA PI PADA PENDERITA MALARIA FALCIPARUM DI KABUPATEN JEPARA. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1498Kb

Abstract

Plasmodium falciparum infection is an important cause of morbidity and mortality in Indonesia. Malaria has been increasing in Central Java including Jepara regency since 1999. Rapid diagnosis is a cornerstone in prevention and management of patient with malaria especially falciparum malaria . "ICT malaria P.?' is a new rapid diagnosis test for falciparum malaria. This method is based on detection of P. falciparum HRP-2 antigen in patient sera that bound by monoclonal antibody of the test card. The test is easy to perform and the result can be obtained within 5 minutes. The objective of the study was to evaluate the diagnostic values of "ICT malaria P.? in patients with clinical suspicion of malaria, and in patients with other febrile illnesses (as negative controls) in an endemic malaria area Jepara Regency. A conventional microscopic diagnosis with Giemsa stain was used as a Gold standard. Sera from 37 patients with clinical suspicion of malaria, an 35 patients with other febrile illnesses (dengue. hemorrhagic fever, typhoid fever, urinary tract infection, and pneumonia) were test by "ICT malaria PS' . In patients with clinical suspicion of malaria, using a cut off-point 2-positive (2+) of staining intensity, the sensitivity was 83,3% (95% CI: 82-85), specificity was 85,7% (95% CI: 83-88), positive and negative predictive values were 96,2% (95% CI: 94-99) and 54,6% (95% CI: 52-57), respectively. In all patients with fever (malaria, and other febrile illnesses), the sensitivity and specificity were 83,3% (95% CI: 82-85) and 92,8% (95% CI: 90-95), respectively. We conclude that the "ICT malaria P.?' showed good sensitivity (83%) and specificity (86%), and can be performed easily and quickly. Despite it the cost is relatively expensive compared to Conventional method this test may be of value an rural area without microscopic diagnosis facilities. Latar belakang penelitian : Malaria masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Di Jawa tengah, beberapa kabupaten masih merupakan daerah endemik malaria dan th. 1999 telah dilaporkan adanya kejadian luar biasa termasuk di Kabupaten Jepara. Dari ke empat plasmodium (Vivak, Malariae, Ovale dan Falciparum) yang diketahui hanya plasmodium falciparum yang dapat menyebabkan komplikasi yang berat bahkan kematian. Karena itu diperlukan diagnosis yang cepat dan mudah agar penatalaksanaannya dapat segera diberikan. ICT malaria P.f merupakan alat diag,nostik yang baru dengan mekanisme kerja adanya antigen Pf HRP-2 pada darah penderita yang terinfeksi malaria falciparum yang akan diikat oleh antibodi monoklonal yang terdapat pada ICT malaria P.f. Mat ini sangat sederhana, mudah penggunaannya dan dalam waktu < 5 menit dapat memberikan hasil dengan sensitifitas dan spesifisitas yang tinggi. Metode dan hasil : Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan sebagai gold standard mikroskopis darah tebal & tipis. Jumlah sampel 72 terdiri dari 37 sampel penderita klinik curiga demam malaria dan sebagai pembanding 35 sampel penderita dengan penyakit demam lain (DHF, ISK, Bronkhopneumonia dan Tipoid). Dan 37 sampel klinik curiga demam malaria didapatkan bahwa titik potong positip 2 adalah yanf terbaik dengan sensitifitas 83,3% (95% CI:82-85), spesifisitas 85,7% (95% CI: 83-88) dan nilai ramal positip 96,2% (95% CI: 94-99) dan 54,6% (95% CI: 52-57). Pada semua penderita demam Se: 83,3% (95% CI:. 82-85) dan Sp: 92,8% (95% CI: 90-95). Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa ICT malaria P.f mempunyai nilai sensitifitas dan spesifisitas yang baik dan dapat dipergunakan dengan praktis dan mudah, oleh karena itu alat ini dapat digunakan pada daerah yang tidak terdapat sarana mikroskop. Hanya sayangnya alat ini relatip lebih mahal bila dibandingkan dengan metode konvensional.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12242
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 May 2010 17:26
Last Modified:29 May 2010 17:26

Repository Staff Only: item control page