MAYA ANESTESI INHALASI PERBANDINGAN TEKNIK MEDIUM FLOWDENGAN HIGH FLOW SEMICLOSED SYSTEM

PUJO, JATI LISTIYANTO (2000) MAYA ANESTESI INHALASI PERBANDINGAN TEKNIK MEDIUM FLOWDENGAN HIGH FLOW SEMICLOSED SYSTEM. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1483Kb

Abstract

Background : Because recently cost of inhalation anaesthetic increasing has problem for patients or hospitals services , so the efficiency is keyword to get a succesfull. Objective : To determine the cost minimization of halothane, nitrous oxide and oxygen when used in the medium flow semiclosed system compared with the high flow semiclosed system Methode : 68 adult male and female patients underwent elective surgery at COT Dr Kariadi • General Hospital Semarang, age between 16-60 years with body mass index less than 30 and physical status ASA 1-11,with Randomized open — trial and cost minimization analysis ,all patients were anesthetized in same way , but differ in the anesthesia technique in one group for medium flow semiclosed system (FGF 2 L/ mnt) while the other group for high flow semiclosed system (FGF 6 L/mnt) each group n= 34 ,were randomly. Premedication : midazolam 0.1 mg/kg and meperidine I mg/kg and preload kristaloid 10 ml/kg 15 minute pre operation, . Induction : Thiopentone 5 mg/kg and atracrium 0.5 mg/kg for intubation. Main outcome measures : The amount of halothane, nitrous oxide and oxygen used perhour and than calculated, while arterial blood pressure, heart rate,02 saturation, ET CO2, gas inspired concentration (Vol%),duration of anaesthesia were evaluated. Result : The medium flow semiclosed system group consumed 7.48 ml ± -I- 226 halothane perhour, while the high flow semiclosed system 13.84 ml ± 2.63 . The defference of halothane consumed is statistically significant (p =0.000) and 45.95% reduced in medium flow semiclosed system. The cost of halothane, nitrous oxide and oxygen in medium flow semiclosed system is Rp 31 559 ,- perhour while the high flow is Rp 64 256,- perhour, 50.89% reduced in medium flow . Conclusion : There is statistically reduction ( p =0.000) , economically reduction (50.89%) and cost minimization analysis ( Rp 32 679 ,- perhour) when the medium flow(FGF 2 L/mnt) semiclosed system compared to the high flow(FGF 6 LI mnt) semiclosed system Keywords : Halothane, nitrous oxide, oxygen, medium flow,high flow semiclosed system and cost minimization analysis. Latar belakang Biaya anestesi inhalasi merupakan beban yang harus ditanggung baik oleh pasien maupun Rumah Sakit kususnya dalam pelayanan dikamar operasi yang dari waktu kewaktu semakin mahal karena sebagian besar merupakan produk import yang harus dibayar dengan dolar maka perlu dilakukan efisiensi biaya tanpa menurunkan kualitas anestesi. Tujuan : Untuk menentukan besarnya perbedaan biaya dalam pemakaian halotan,N20 dan 02 antara teknik medium flow semiclosed system dengan high flow semiclosed system. Metode : 68 orang penderita laki-laki dan perempuan umur antara 16-60 tahun dengan indeks masa tubuh kurang dari 30 dan status fisik ASAI-11 yang memerlukan anestesi umum inhalasi untuk pembedahan elektif di IBS RS Dr Kariadi Semarang Dengan disain eksperimental terbuka secara acak dan cost minimization analysis. Semua penderita dilakukan anestesi umum dengan obat dan cara yang sama , tetapi dibedakan dalam teknik anestesi.Penderita diberikan premedikasi: midazolam 0,1 mg/kg BB dan petidin 1 mg/kg IM 15 menit sebelum operasi, preload caftan kristaloid 10 ml/kg, induksi dengan penthotal 5 mg/kg dan intubasi dengan atracrium 0,5 mg/kg, penderita dikelompokan secara random menjadi 2 kelompok (n= 34). Kelompok I dilakukan teknik medium flow semiclosed system (FGF 2 L/mnt) dan kelompok II dilakukan dengan teknik high flow semiclosed system. Dilakukan pengukuran jumlah pemakaian halotan, N20 dan 02 perjam selama anestesi dan dilakukan perhitungan biaya selain itu pasien juga diperiksa tekanan darah, laju jantung , saturasi 02,ET CO2, dan Vol % (konsentrasi) gas inspirasi. Data disajikan dalam rerata ± SD dan kisaran, uji statistik dengan t test, pc 0.05 maka berbeda bermakna. Hasil : Kelompok medium flow mengkonsumsi halotan 7.48 ml ± 2.26 perjam sedangkan kelompok high flow 13.84 ml ± 2.63 per jam atau terjadi penghematan 45.95 % pada medium flow. Biaya pemakaian halotan, N20 dan 02 pada teknik medium flow sebesar Rp 31 559,perjam ,sedangkan pada highflow sebesar 64 256,- perjam. Kesimpulan : Secara statistik terdapat perbedaan bermakna ( p = 0,000) dan secara ekonomi terjadi penghematan Rp 32 697 ,- perjam atau 50,86 % dengan kualitas anestesi set= bila menggunakan teknik medium flow semiclosed system

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12223
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 May 2010 16:29
Last Modified:29 May 2010 16:29

Repository Staff Only: item control page