PREDIKSI SKOR BISHOP DALAM MENENTUKAN KEBERHASILAN INDUKSI PERSALINAN KEHAMILAN LEWAT BULAN

TJAHJANTO, HARY (2000) PREDIKSI SKOR BISHOP DALAM MENENTUKAN KEBERHASILAN INDUKSI PERSALINAN KEHAMILAN LEWAT BULAN. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1783Kb

Abstract

Skor Bishop sampai saat ini masih merupakan metode penilaian kematangan serviks yang penting dalam pengelolaan induksi persalinan. Dengan pengelolaan yang benar dan pengawasan yang ketat induksi persalinan dengan menggunakan infus oksitosin intravena tetap diyakini efektif dan aman . Kehamilan lewat bulan (KLB) berkaitan erat dengan kesakitan dan kematian perinatal akibat keadaan yang kerap menyertai : oligohidramnion, meconium staining, makrosomia ataupun dismaturitas. Terdapat dua pendapat dalam pengelolaan KLB yaitu secara : 1) konservatif, atau 2) aktif dengan induksi persalinan sebehtm UK 42 minggu atau pada UK 42 minggu. Tujuan penelitian untuk mengetahui prediksi keberhasilan induksi persalinan pada KLB tanpa komplikasi berdasarkan skor Bishop dengan hipotesis I : wanita hamil lewat bulan dengan skor Bishop lebih tinggi memiliki keberhasilan induksi persalinan yang lebih besar, dan hipotesis II • pada skor Bishop yang sama, keberhasilan induksi persalinan wanita multipara lebih besar dibandingkan dengan nullipara . Juga untuk menelaah pengelolaan KLB mengenai karakteristik penderita, pengelolaan induksi beserta hasilnya. Penelitian dilakukan secara retrospektif potong lintang kurun waktu 1 Januari 1994 s/d 31 Desember 1998 di RSUP Dr. Kariadi Semarang, Jawa Tengah. Didapatkan KLB tanpa komplikasi sebanyak 247 kasus. Rerata umur kehamilan 42.6 ± 1.1, skor Bishop 3.65 ± 0.8, paritas 0.92 -I- 1.06 yang terdiri atas 43.32 % nullipara dan 56.68 % multipara. Rerata periode induksi s/d lahir 471.2 ± 180.9 menit, dosis awal 5.28 mU/menit, dosis maksimal 28.88 mU/menit. Persalinan pervaginam 81.8 %, bedah Caesar 18.2 %, dengan rerata berat badan lahir 3,178.6 ± 439.9 gram, skor Apgar < 7 pada satu menit : 2.0 % dan lima menit : 0.4 %. Berdasarkan penelitian retrospektif induksi oksitosin regimen dosis tinggi secara drip intravena ini dapat disimpulkan bahwa pada wanita hamil lewat bulan dengan skor Bishop lebih tinggi memiliki keberhasilan persalinan yang lebih besar (skor Bishop memiliki nilai prediksi kuat , p=0.0014) dan pada skor Bishop yang sama, keberhasilan persalinan pervaginam wanita multipara lebih besar dibandingkan dengan nullipara (p=0.004). Dengan tetap mempertahankan kebijakan pengelolaan aktif dengan induksi pada umur kehamilan 42 minggu, perlu dilakukan penelitian induksi persalinan dengan alternatif regimen oksitosin dosis rendah atau preparat induksi lain yang aman, efektif dan dari segi biaya lebih menguntungkan .

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12212
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:29 May 2010 15:59
Last Modified:29 May 2010 15:59

Repository Staff Only: item control page