POLA KUMAN DAN KEPEKAAN IN VITRO PADA SINUSITIS MAKSILA AKUT/SUBAKUT DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG

SiahaanSiahaan, Kirk Douglas M. (1998) POLA KUMAN DAN KEPEKAAN IN VITRO PADA SINUSITIS MAKSILA AKUT/SUBAKUT DI RSUP Dr. KARIADI SEMARANG. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1036Kb

Abstract

Kirk Douglas M. S, Suprihati, Samsudin ENT Departement of Medical Faculty of Diponegoro University / Dr. Kariadi Hospital Semarang Abstract Objective : to obtain bacterial pattern of acute-/subacute maxillary sinusitis and its sensitivity to several antibiotics. Research methodology : Study design descriptif exploratif. Acute/subacute maxillary sinusitis patients who fulfilled the eligibilty criteria and agreed to be enrolled in this study were done maxillary sinus puncture. Data recorded was complated by signs and symptomps. The maxillary sinus discharge/specimen were sent to Microbiological Departement for bacterial identified and sensitivity test to several antibiotics. Result : Forty two acute/subacute maxillary sinus itis The dominant bacteria are Streptococcus pneumoniae (40,48%), 0 streptococcus (7,14%) and Pseudomonas (2,38%). Gram (-) anaerob bacteria are 14,28%, and the bacteria grow together with aerob bacteria. The result of the sensitivity test on some antibiotics are as follow: 1. Ciprofloxacine 97,76 % 2. Cefadroxil 88,09 % 3. Amoxicillin + clavulanic acid 88,09 % 4. Cefaclor 83,33 % 5. Cloramphenicol 83,33 % 6. Amoxicillin 76,19 7. Cefuroxime axetil 76,19 % 8. Trimethoprim-sulfamethoxazole 54,76 9. Tetracicline 38,09 % 10. Erythromysin 32,37 % Mos of the bacteria of acute/subacute maxillary sinusitis are still sensitif to amoxicillin except Pseudomonas and Enterobacter. Key words: Acute/subacute sinusitis, bacteriology, amoxicillin. Tujuan: untuk mendapatkan pola kuman pada penderita sinusitis akut/subakut dan kepekaannya terhadap berbagai antibiotika. Metoda penelitian : Disain penelitian deskriftif eksploratif. Penderita sinusitis maksila akut/subakut yang memenuhi kriteria penelitian dan setuju ikut serta dalam penelitian ini dan dilakukan pungsi sinus maksila. Data yang dicatat dilengkapi dengan gejala dan tanda. Spesimen/sekret sinus maksila dikirim ke Bagian Mikrobiologi untuk identifikasi dan tes kepekaan kuman terhadap berbagai antibiotika. Hasil: Dari 42 kasus sinusitis maksila akut/subakut, kuman yang dominan adalah Streptococcus pneumoniae (40,48%), p streptococcus (7,14%) dan Pseudomonas (2,38%). Kuman anaerob gram (-) dijumpai 14,28% tumbuh bersama dengan kuman aerob. Uji kepekaan terhadap beber apa antibiotika adalah sebagai berikut : 1. Ciprofloksasin 97,76 2. Cefadroxil 88,09 % 3. Co-amoksiclav 88,09 % 4. Cefaclor 83,33 % 5. Kloramfenikol 83,33 % 6. Amoksisilin 76,19 % 7. Cefuroxime axetil 76,19 % 8. Kotrimoksazol 54,76 % 9. Tetrasiklin 38,09 % 10. Eritromisin 32,37 Kuman yang terdapat pada sinusitis maksila akut/subakut masih sensitif terhadap amoksisilin kecuali Pseudomonas dan Enterobakter. Kata kunci: Sinusitis akut/subakut, bakteriologi, amoksisilin.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12175
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 May 2010 15:59
Last Modified:28 May 2010 15:59

Repository Staff Only: item control page