MAKNA SIMBOLIS RUMAH KRATON KASUNANAN SURAKARTA DALAM KOMPLEK BALWATI

SLISTYONO, I.T Bambang (2002) MAKNA SIMBOLIS RUMAH KRATON KASUNANAN SURAKARTA DALAM KOMPLEK BALWATI. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Kasunanan palace have many big role in the process of prince house birth in Baluwarti neighborhood. That is reflekted on the building of prince house which is a give from king Pakubuwono to his child, this form is a realization from the existance of palace as the culture leadership. It mean that an existance of prince houses in Baluwarti neighborhood complex is a creation which formed from the orientation of ancestors anfluences. The existance of prince house in Baluwarti complex has important mean for reflection of history prince' preserve altough the architecture form of prince house not in the same form like Kasunanan palece. But the nuance of ethics formed, shows many mean which has inclination to always apreciate the last idea processed in long history. The ethics transformation and the anchestors culture is a unity of meaning on society showed in shape visualition of Prince house which spread in Baluwarti complex. Generally prince house in Baluwarti complex spreading a charismatic fenomena in the middle of its society where this fenomena is a condition which built form the last custome who has an inclination to make a difference between prince family tree from society. The buit of royal family charisma has been doing from generation to generation until one of this npurpose reflected on contras and contradictif composition in aplication of roof shape which used in the main space and its addition. This type organization as constructif produces a tone value which reflecting a charismatic image which always appear on the architecture appreance of prince house in Baluwarti complex and its back up building component. The appreance of prince house in Baluwarti complex as an outlined has symbolical meaning inside, like: Symbolization from mystical aspect, religion, ethic, history, hope and the rule of human life, tradition. All of aspects spread from the perfomance of architecture, interior and exterior. The architecture and design in prince house appearance has give an experience and understanding in symbolical meaning for present generation toward the anchestor architecture work, and then make the prince house will visit and interested as an apprecition work for the life of Javanesse Traditional Society History. Keraton Kasunan Surakarta memiliki peran besar dalam proses kelahiran Rumah-rumah Pangeran di lingkungan Baluwarti, hal tersebut tercermin pada bangunan rumah Pangeran yang ada scat ini dan merupakan pemberian raja Pakubuwana kepada putra-putranya yang tersebar dalam komplek baluwarti. Di mana perwujudannya bermula dari keberadaan keraton sebagai panutan budaya pendahulunya. Maksud dan artinya bahwa kehadiran rumah-rumah pangeran dalam komplek Baluwarti merupakan basil karya yang terbentuk dari pedoman yang dibuat dari pengaruh leluhurnya. Keberadaan rumah Pangeran dalam komplek Baluwarti memiliki arti penting bagi cerminan nilai nilai sejarah yang dilestarikan meskipun aspek arsitektur rumah Pangeran tidak dibuat sama dan sebangun dengan bentuk Keraton Kasunanan Surakarta. Namun nuansa tata nilai yang terbentuk memancarkan kandungan makna yang isinya memiliki kecenderungan untuk selalu tetap menghargai idea masa lalu yang diproses dengan rentang waktu sejarah yang panjang Transformasi Tata nilai dan norma dad budaya pendahulunya merupakan kesatuan bobot isi makna yang direfleksikan kepada masyarakat lingkungan yang bisa di lihat pada visualisasi perwujudan rumah pangeran Keraton Kasunanan Surakarta yang tersebar dalam Komplek Baluwarti. Pada umumnya rumah Pangeran dalam Komplek Baluwarti memancarkan fenomena kharismatik di tengah masyarakatnya, di mana fenomena tersebut merupakan kondisi yang terbangun dari adat istiadat pendahulunya yang cenderungan membedadakan strata kekerabatan (pangeran) dari lingkungan masyarakat. Pembangunan kharisma para kerabat raja tampak tens diupayakan secara turun temurun sehingga makna ini salah satunya terefleksi pada susunan kontras dan kontradiktif dari penerapan bentuk atap yang digunakan pada ruang pokok dan ruang tambahannya. Organisasi bentuk yang demikian secara konstruktif menghasilkan tone value yang merefleksikan kesan kharismatik yang selalu tampak dalam penampilan arsitektur rumah Pangeran dalam komplek Baluwarti serta di dukung dengan komponen bangunan lainnya. Perwujudan rumah Pangeran Dalam Komplek Baluwarti secara garis besar mengemas kandungan makna simbolis, yang mencakup : Simbolisasi dari aspek mistis , Simbolisasi clad aspek religi , Simbolisasi dari aspek nilai-nilai , Simbolisasi dari aspek etika , Simbolisasi dari aspek histori , Simbolisasi dari aspek harapan dan tuntunan hidup manusia , Simbolisasi dari aspek tradisi, Yang semuanya ini terpancar dari penampilan pola Tata bentuk, pola Tata ruang dan ornamen-ornamen dalam ragam hias. Pola tata ruang dan tata bentuk dalam perwujudan Rumah Pangeran telah memberikan pengalaman penghayatan pada makna simbol bagi generasi masa kini terhadap basil karya arsitektur nenek moyangnya, sehingga rumah Pangeran dikemudian had semakin banyak diminati sebagai bahan kajian yang berharga bagi kelangsungsan sejarah masyarakat tradisional Jawa.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12140
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 May 2010 12:35
Last Modified:28 May 2010 12:35

Repository Staff Only: item control page