STUDI RUANG PARKIR DI KAWASAN JOHAR SEMARANG

Rachmawati, Diana (2002) STUDI RUANG PARKIR DI KAWASAN JOHAR SEMARANG. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Area Johar, which located at Semarang Old City, is Central Business District (CBD) with City and Proveince scale, it very important and strategic existence is carrying out an impact to parking lot. Existance of parking lot is determining a live or not once commerce area (Irvine Company in Urban Planning Theory by Andi Kirana 1990/1991) Parking trouble which can be found at Area Johar is ofently happened jamming at traffic lines especially at Agus Salim Street line, this is very crouded and disarray until the vehicle can only run with speed between 0-3 km/hour and using of building parking lot (off street parking) is not optimal but at the other side precisely visitor much more using a. curb parking ( on street parking). A using parking lot capacity at building parking lot is not optimal while using curb parking is more than it is capacity. Consequence using a public space, which crosses over the line that is circulation of area, is disturbs and often happen jamming. Trouble is increace because a present circulation can not afford distribution of movement flow (pedeatrian and vehicle), and make user knowing and unwilling to use a parking lot facilities which nota-bene far from mostly visitor object. Apparently cause of confusion and dirtiness area which is interrelated with parking is that : area using system with intensity and activity each building have a different capability in moving area user that finally influence urban design quality, because this activity is more concentrate on one way line which is also a main entrance. On the other side public space in this area can be say only in the form of traffic line, while the activity is concentrate on the main traffic line ( Agus Salim Street had is two way line). In this article are studies how to solve that problem that is with finding physical factor and non-physical factor which is influence to parking matter. This physical factor interrelated with area using system, public space also with circulation and transportation while the problem that interrelated with non-physical factor is connected with parking lot user peception. With knowing the cause of this problem, mean in oeder that visitot using a parking lot facilities which is provided (Shopping Center Johar, Metro Hotel Plaza and Parking Building 5-floor ) until non using of parking lot is not over and activity of public space is not over and activity of public space not only interrelated to one place. This research is rationalistic qualitative research according ti Muhajir (1996) needing a theoretical framework, which is arrange from theories and thought of expert in order to be contruct to grand concept. Kawasan Johar yang terletak di Semarang Kota Lama merupakan kawasan pusat perdagangan (CBD) dengan skala Kota dan Propinsi, keberadaannya yang sangat penting dan strategis ini membawa dampak terhadap ruang parkir. Keberadaan tempat parkir sangat menentukan hidup tidaknya suatu kawasan komersial ( Irvine Company dalam Teori Perancangan Kota oleh Andy Kirana 1990/1991). Adapun masalah perparkiran yang terdapat di kawasan johar adalah sering terjadi kemacetan pada jalur-jalur kawasan terutama pada jalur jalan Agus salim, kawasan sangat padat dan kacau hingga kendaraan hanya berjalan dengan kecepatan 0 — 3 km/jam serta penggunaan ruang parkir bangunan (off street) tidak optimal akan tetapi dilain pihak justru pengunjung lebih banyak memanfatkan parkir dibadan jalan. Kapasitas ruang parkir pada bangunan (off street) tidak optimal penggunaannya sedangkan penggunaan parkir pada badan jalan (on street) melebihi daya tampungnya. Akibat penggunaan ruang publik yang melebihi baths ini sirkulasi kawasan terganggu dan sering terjadi kemacetan. Masalah bertambah karena sirkulasi yang ada tidak mampu mendistribusikan arus pergerakkan (pejalan kaki & kendaraan), dan membuat pengguna kurang mengenali dan enggan menggunakan fasilitas Gedung Parkir yang notabene jaub dari tujuan kebanyakkan pengunjung. Ternyata penyebab kekacauan dan kekumuhan kawasan yang berkaitan dengan perparkiran adalah bahwa : tataguna lahan dengan intensitas dan aktifitas tiap-tiap bangunan mempunyai kemampuan berbeda-beda dalam menggerakkan pengguna kawasan yang pada akhimya mempengaruhi kualitas urban desain, karena aktifitas kegiatan lebih tertumpu pada satu jalur yang sekaligus merupakan jalur utama. Dilain pihak ruang publik pada kawasan ini bisa dikatakan hanya berupa jalur jalan saja, sedang aktifitas tertumpu pada jalur jalan utama (jl.Agus Salim) dan jalur ini merupakan jalur 2 arah. Dalam tulisan ini dibahas bagaimana memecahkan masalah tersebut yaitu dengan mencari faktor-faktor fisik dan non fisik yang berpengaruh terhadap perparkiran. Faktor fisik ini berkaitan dengan tataguna lahan, ruang publik dan sirkulasi dan transportasi sedang masalah yang berkaitan dengan non fisik berhubungan dengan persepsi pengguna parkir. Dengan mengetahui penyebabnya, dimaksudkan agar pengunjung menggunaan fasilitas parkir yang telah disediakan (SCJ, Metro dan Gedung Parkir ) sehingga penggunaan ruang publik tidak berlebihan dan kegiatan ruang publik tidak tertumpu pada satu titik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif rasionalistik menurut Muhajir (1996) memerlukan kerangka teoritik yang disusun dari teori-teori dan buah pikiran para pakar untuk kemudian dikonstruksikan menjadi grand concept.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12138
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 May 2010 11:58
Last Modified:28 May 2010 11:58

Repository Staff Only: item control page