RINITIS ALERGI PERENIAL SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR RESIKO SINUSITIS MAKSILA IGZONIK

Pramono, Pramono (1999) RINITIS ALERGI PERENIAL SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR RESIKO SINUSITIS MAKSILA IGZONIK. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1063Kb

Abstract

Rancangan penelitlan : studi cross sectional. Metedalogi penelltlan : penderita yang berobat di klinik kesehatan THT IRJ sub bagian rinologi dan alergi RSUP dr. Kariadi Semarang dengan kelulian pilek lebih dari 3 bulan, sesuai kriteria insklusi dan eksklusi di masukan dalam penelitian int Dilakukan anamnesis, pemeriksaan klinik THT, diaphanoskopi, tes alergi dan pungsi sinus maksila. Dinyatakan alergi bila pemeriksaan dengan Prick tes memberikan reaksi positif tiga (+++) minimal pada salah satu alergen hirupan. Dinyatakan sinusitis maksila kronik (SMK) bila pungsi sinus di dapatkan sekret. Hasilnya dicatat dalam kuesioner, ditabulasi dan diuji statistik dengan " Chi-square", " relative risk " dan " regresi logistik ". Masi! penelitlan dapatkan 71 kasus, tent' dari 34 laki - laki dan 37 perempuan dengan usia 16 - 64 tahun. Di dapatkan SMK 25 kasus (35,20%), rinitis alergi perenial (RAP) 18,30%..Rinitis alergi perenial, infeksi gigi rahang atas masing - masing secara individual atau independent adalah bermakna sebagai faktor resiko terjadinya SMK. Penderita , RAP memputiyai kemungkinan terjadi SMK 17 kali lebih besar dibanding yang non alergi. Pada infeksi gigi rahang atas kemungkinan terjadi SMK 10 kali lebiti besar. Merokok untuk dapat bermakna sebagai faktor resiko. terjadinya SMK memerlukan faktor resiko yang lain. Kata kunei : RAP, SMK, faktor - faktor resiko.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Biomedical Science
ID Code:12097
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 May 2010 08:35
Last Modified:28 May 2010 08:35

Repository Staff Only: item control page