VALIDITAS SKOR "PEDIATRC RICK OF MORTALITY" SEBAGAI ALAT DETEKSI RISIKO KEMATIAN PENDERITA GAWAT DARURAT PEDIATRIK

DEWI, NURHANDANI EKA (1998) VALIDITAS SKOR "PEDIATRC RICK OF MORTALITY" SEBAGAI ALAT DETEKSI RISIKO KEMATIAN PENDERITA GAWAT DARURAT PEDIATRIK. Masters thesis, Program Pendidikan Pasca sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2004Kb

Abstract

Background. Pediatric Risk of Mortality (PRISM ) is a tool with measures severity of illness in children who were admited in Pediatric Intensive Care Unit/Neonatal intensive Care Unit . The scoring consist of physiological stability of the patient by clinical and laboratory findings.PRISMconsist of 14 variables, with 23 scoring ranges consist of 6 body system . Besides measuring severity of illness PRISM can be used to detect mortality risk of a patient in PICU/NICU validated in several PICU in USA and Europe. But no data of PRISM validity has been obtained in developing countries, especially in Indonesia. Method A test was done to evaluate patients in PICU/NICU Dr Kariadi Hospital Semarang from February 1997 to January 1998. There were 119 patients, consist of children infant and neonates. PRISM score was measured on the first 24 hour and 24 hour before discharges from PICU/NICU.Mortality Risk prediction were done by logistic regresion and data analysis were done by chi-square with p value 0,005. Receiver Operating Characteristic Curve ( ROC) was used to determine the cut off point of PRISM. score Result The initial cut off point of PRISM in neonates was 8, 6 in children and combined was 8.. The end cut off points in neonates , children and combined in PICU/NICU are 14, 10 and 14 respectively . We found different cut off point in children and neonates 1-hgliest means PRISM score according to systems was the CNS ( initial score 12,5) and multy system ilness (end score 17,5) Highest mean PRISM score according to diagnosis was in sepsis ( initial score 14 dan the end 24). PRISM influences by the severity of illness and multi system. The power of this study for PICU is 72,3 % and NICU 74,2 %. The outcome for mortality risk analysis with logistic regresion was compatible with goodness fit test. Conclusions We have found the initial cut off points (COP) of PRISM score in neonates, infant and children admited in PICU/NICU Dr Kariadi Hospital, There were diferent of the end COP between neonate and children.The COP can use for estimated the severity of illness and the mortality risk. PRISM score influences by severity of illness Key words : PRISM score, COP, ROC,severity of illness, risk of mortality Pediatric Risk of Mortality (PRISM) adalah alat pengukur derajat beratnya penyakit pasien yang dirawat di Ruang Perawatan Intensif Anak /Neonatus (PICU/NICU) dengan penilaian yang mencakup stabilitas fisiologis pasien balk dari keadaan klinis maupun basil pemantauan laboratoris. PRISM terdiri dari 14 variabel dengan 23 rentang penilaian yang mencakup 6 sistem di tubuti manusia. Disamping untuk menilai derajat beratnya penyakit , PRISM dapat dipergunakan untuk mendeteksi risiko kematian pasien yang dirawat di PICU/NICU dengan validitas yang telah teruji di berbagai unit perawatan intensif di Amerika Serikat dan Eropa, tetapi beim didapatkan data yang memuaskan tentang validitas PRISM di negara berkembang pada umumnya dan Indonesia pada khususnya. Metode Penelitian dilakukan pada pasien yang dirawat di PICU/NICU RSUP Dr Kariadi Semarang selama periode Februari 1997 sampai dengan Januari 1998. Jinnlah pasien yang dirawat 119 orang terdiri pasien anak ,bayi dan neonatus. Skor PRISM dinilai pada 24 jam perttuna perawatan (skor awal ) dan 24 jam menjelang anak keluar dari PICU/NICU (skor akhir).Prediksi risiko kematian dilakukan secara regresi logistik, sedangkan analisis data (skor) dilakukan dengan Chi- square dengan nilai kepekaan p = 0,05 .Untuk menentukan nilai titik potong skor PRISM di pergunakan Receiver Operating Characteristic Curve ( ROC). Hasil Nilai titik potong skor awal PRISM pada neonatus, anak dan gabungan PICU /NICU , adalah 8,6,6, sementara nilai titik potong skor akhir berturut turut neonatus 8,anak 10, PICU/NICU 14. Terdapat perbedaan nilai titik potong antara anak dan neonatus. Rerata skor PRISM yang tertinggi berdasarkan sistem adalah sistem SSP ( skor awal = 12,5 ) dan kelainan yang tnengenai lebih dad 1 sistem ( skor akhir = 17,5). Rerata skor PRISM yang tertinggi berdasarkan diagnosis pada penderita sepsis ( skor awal 14, akhir 24). PRISM dipengaruhi oleh beratnya penyakit dan keterlibatan banyak .sistem. Power penclitian untuk pasien PICU adalali 72,3 % sedangkan NICU adalah 74,2%. Dad basil perhitungan risiko kematian dengan menggunakan regresi logistik, didapatkan basil yang hrunpir sentpa dengan uji chi-square. Kesimpulan Didapatkan nilai titik potong skor awal untuk tnenentukan risiko kematian pasien untuk anak,bayi dan neonatus maupun secara keseluruhan.Terdapat perbedaan nilai titik potong skor PRISM akhir untuk anak, dan neonatus. Nilai titik potong dipergunakan untuk menilai derajat berat penyakit serta menghitung risiko kematian.Skor PRISM dan risikp kematian dipengaruhi oleh derajat beratnya penyakit. Kata kunci : Skor PRISM,nilai titik potong, ROC,derajat berat penyakit,risiko kematian

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:R Medicine > R Medicine (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Biomedical Science
ID Code:12094
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:28 May 2010 07:55
Last Modified:28 May 2010 07:55

Repository Staff Only: item control page