KAJIAN KINERJA DAN PENGEMBANGAN RUTE ANGKUTAN UMUM PENUMPANG DALAM KOTA DI KOTA SALATIGA

WIBOWO, SUSANTO ADI (2003) KAJIAN KINERJA DAN PENGEMBANGAN RUTE ANGKUTAN UMUM PENUMPANG DALAM KOTA DI KOTA SALATIGA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

In the regional context of Central Java, Salatiga is located between Semarang and Surakarta, where the artery road network connecting the two development center is located. As a developed town for the special potential, especially in the human resources since it has three Institusions or Universities. Salatiga is aimed to be the educational town, the town of sport, the center of trade, locally or regionally, and also be the tansit for tourists. These things cause the high intensity of the economic motion. The high intensity of the economic motion affects on the number and the pattern of the people and goods travelling. The transportation needs for people from one place to another inside the town is served by the one of public transportation, called "angkota", a kind of station wagon car (Daihatsu / Suzuki minibus). The service of transportation served by "angkota" in Salatiga which covers all routes, end to the center of the town. It is because the center of the town is the center of all the trade and service motion, and also where the governmental offices and the public buildings are located. This kind of pattern of a public transportation causes traffic jam in the center of the town during the busy hours. The consequence is, "angkota" is often accused to become one of the main cause of the traffic jam. On the other hand, there are still many places in Salatiga which have not beer served by the public transportation well, so someone should spend a lot of money to reach his or her destination. In order to increase the service of "angkota" in Salatiga, an investigation to analyze the working performance of "angkota" through its route is required. This investigation was done by using the descriptive method and the quantitative and qualitative method of analysis. The tool of analysis used this investigation is the non-statistic and statistic analysis. In this investigation, the analysis would be done to the potential of the motion, the road network and the service of the "angkota" itself to identify the existed condition of Salatiga viewed from those variables. Afterwards; the analysis of the working performance of the public transportation, "angkota" in Salatiga, that is to recognize whether the service in each route has had a good working performance, would be done. • The result of the investigation comes with the conclusion that "angkota" is a means of public transportation which is highly needed by the residents of Salatiga. However, some of the routes of "angkota" generally have not had a good working perfomance noticed from the standard area coverage, route directness, accessibility, load factor, headway, number offleet, road capacity, and the quality of the road. Bad working performance can also be caused by the route of the "angkota" which show the tendency of looking only on the main road. Therefore, the result of the investigation recommends the making of new designated routes and the modifring to the previous routes to increase the working performance. It also recommended to make a study to evaluate the propriety of the "angkota" station of Salatiga in the center of the town. Dalam konteks regional Jawa Tengah, Salatiga terletak diantara Kota Semarang dan Surakarta, dimana terdapat jaringan jalan arteri yang menghubungkan dua pusat pembangunan tersebut. Sebagai kota yang cukup berkembang karena mempunyai potensi khususnya di bidang sumber daya manusia (SDM) dengan keberadaan 3 (tiga) perguruan tinggi, Kota Salatiga diarahkan sebagai kota pendidikan, olah raga, pusat kegiatan perdagangan skala lokal dan regional serta kota transit pariwisata. Hal ini menyebabkan intensitas kegiatan ekonomi dalam kota cukup tinggi. Tingginya intensitas kegiatan ekonomi membawa pengaruh terhadap jumlah dan pola perjalanan orang dan barang. Kebutuhan transportasi orang dari suatu tempat ke tempat lain di dalam wilayah Kota Salatiga salah satunya dilayani oleh angkutan kota (angkota) jenis mobil penumpang (daihatsu/suzuki minibus). Pelayanan sarana transportasi berupa angkota di Kota Salatiga ini pada semua rate menjadikan pusat kota sebagai tujuan akhir, karena kawasan pusat kota merupakan pusat kegiatan perdagangan dan jasa serta terdapatnya kantor-kantor pemerintah dan bangunan-bangunan umum lainnya. Pola angkutan umum seperti ini menjadikan kemacetan pada jam-jam sibuk di pusat kota. Akibatnya angkota sering dituduh sebagai salah satu penyebab utama terjadinya kemacetan ini. Di sisi lain masih banyak kawasan lain di kota Salatiga belum terlayani angkutan umum secara optimal, sehingga seseorang hams mengeluarkan biaya perjalanan yang tinggi untuk mencapai daerah yang menjadi tujuannya. Untuk dapat meningkatkan pelayanan angkutan kota di Kota Salatiga, perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis kinerja angkutan kota saat ini, melalui kajian rute angkutan kota. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif Mat analisis yang digunakan adalah analisis non statistik dan analisis statistik. Dalam penelitian ini analisis akan dilakukan terhadap potensi pergerakan, jaringan jalan dan pelayanan angkota unhik mengidentifikasi kondisi eksisting Kota Salatiga dilihat dari variabel-variabel tersebut. Untuk kemudian dilakukan analisis kinerja rute angkutan umum penumpang (angkota) di Kota Salatiga, yaitu unhik mengetahui apakah pelayanan angkota pada masing-masing rutenya telah mempunyai kinerja yang baik. Hasil dari penelitian memberikan kesimpulan bahwa angkota merupakan sarana angkutan umum yang sangat dibutuhkan penduduk Kota Salatiga. Namun demikian rute angkota yang ada secara umum belum mempunyai kinerja yang baik dilihat dari parameter area coverage, route directness, aksesibilitas, load factor, headway, jumlah armada, kapasitas jalan, dan kualitas jalan. Kinerja yang bunk juga disebabkan karena cute angkota memperlihatkan kecenderungan hanya melalui jalan-jalan utama. Sehingga hasil penelitian merekomendasikan pembuatan trayek barn dan melakukan modifikasi terhadap lute yang sudah ada untuk meningkatkan kinerja rute. Demikian juga untuk perencanaan rute dimasa yang akan datang direkomendasikan dilakukan studi untuk mengevaluasi kelayakan keberadaan terminal angkota Kota Salatiga pada kawasan pusat kota.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:12092
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 May 2010 15:17
Last Modified:27 May 2010 15:17

Repository Staff Only: item control page