PENGARIJU PERKEMBANGAN KOTA TERHADAP PENINGKATAN ICOEFISIEN DASAR BANGUNAN PADA RUMAII TINGGAL DI KOTA TEMANGGUNG

SUHARTO, SUHARTO (2004) PENGARIJU PERKEMBANGAN KOTA TERHADAP PENINGKATAN ICOEFISIEN DASAR BANGUNAN PADA RUMAII TINGGAL DI KOTA TEMANGGUNG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Resident growth mounting will influence the requirement of medium and infrastructue Town is inclusive it requirement of public housing town growth of Town of Temanggung in year 2002 more or less 0;8 % this matter will be more be compared by good of year 1992 tired 1,33 %. Public housing reprecent the requirement of each every human being which must be fulfilled do not look into big, and also minimize therefore so that balanced by circles better the inclusive of also security and lets freshment. At fild fact that growth of Town Temanggung specially, public housing medium strut in amood for not regular, specially in make-up of elementary coefficient of building / building coverage (BC), where make-up of elementary coefficient of building/building coverage (BC) in higher transition area compared at downtown and outskirts. Therefore require to be checked why happened that way. According to Hamid Sirvani ( 1986 ) in theory about Urban Design influencing improvement BC for example caused by its activity obliged the so that happenef by the improvement BC. From so much most dominant urban development factor is road network having an effect on big to improvement BC. From reseach result found by that solid progressively traffic of excelsior of increase BC, town growth will influence the improvement BC, there be still its collision to regulation arranging about BC, where in regulation determined by 0,6 and fact exceed determined, where transition area 0,7 up to 0,9 at downtown area almost I ( One ) Perkembangan penduduk yang meningkat akan mempengaruhi kebutuhan Sarana dan prasarana Kota termasuk didalamnya kebutuhan sarana perumahan dan permukiman kota. Perkembangan penduduk kota Temanggung tahun 2002 kurang lebih 0,8 % hal ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun 1992 yang mencapai 1,33 %. Perumahan merupakan kebutuhan setiap manusia yang hams dipenuhi dan tidak memandang besar, sedang maupun kecil oleh karena itu agar dijaga keseimbangan lingkunganya dengan baik termasuk juga kearnanan dan kenyamanannya. Pada kenyataan -dilapangan bahwa perkembangan Kota Temanggung khususnya sarana perumahan mulai cenderung pada ketidak teraturan, khususnya dalam peningkatan koelisien dasar bangunan, dimana peningkatan Koefisien Dasar Bangunan (KDB) di Daerah transisi lebib tinggi dibandingkan pada pusat Kota dan Daerah pinggiran. Oleh karena itu perlu diteliti mengapa terjadi demikian. Menurut I-Tamid Sirvani (1986) dalam teorinya tentang Urban Design yang mempengaruhi peningkatan KDB antara lain karena adanya aktivitas-aktivitas diharuskan tersebut sehingga terjadi peningkatan ECDB. Dun sekian faktor pengembangan kota yang paling dominan adalah jaringan jalan yang berpengaruh besar terhadap peningkatan KDB. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa semakin padat lalu lintas semakin tinggi kenaikan KDB, perkembangan kota akan mempengaruhi peningkatan KDB, masih adanya pelanggaran terhadap peraturan yang mengatur tentang KDB, dimana dalam peraturan ditentukan 0,6 kenyataanya melebihi yang ditentukan, dimana pada Daerah transisi 0,7 std 0,9 pada Daerah pusat kota hampir 1 (satu).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:12038
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:27 May 2010 13:43
Last Modified:27 May 2010 13:43

Repository Staff Only: item control page