OPTIMASI ALAT PENGOLAH LIMBAII CAIR 2dSTAGE HYDROLIZER DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI AIR UMPAN BOILER (Studi Kasus di Pabrik Urea K-2 PT Pupuk Kaltim Tbk Bontang)

Winarso, Lastyo (2004) OPTIMASI ALAT PENGOLAH LIMBAII CAIR 2dSTAGE HYDROLIZER DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI AIR UMPAN BOILER (Studi Kasus di Pabrik Urea K-2 PT Pupuk Kaltim Tbk Bontang). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1450Kb

Abstract

Kaltim-2 Urea Fertilizer Plant use Process License of Stamicarbon Process, Dutch was designed with capacity of 1,725 ton urea per day. Urea feedstock is NH3 and CO2 that were produced by Kaltim-2 Ammonia Plant. In the Urea processing, reaction between NH3 and CO2 produces urea and H2O, where this H2O is called process waste water, because H2O contain ammonia and urea. Futhermore, the waste water is treated to reduce ammonia and urea content, so that it can be dumped to environment. From the begining Kaltim-2 Urea Plant has been provided with A Waste Water Treatent (WWT). This unit is very importance to recover ammonia and carbondioxide. By decreasing ammonia and urea content, the waste water is possible can be used as water process, fire water, cooling water make up. The purpose of research is to evaluate utilization of waste water as boiler feed water which on line all with implementation of cleaner production by 2nd z Stage Hydrolizer optimation. The 2nd Stage Hydrolizer is additional equipment that it has function to complete process of urea hydrolysis to carbamate. Research was carried out with taking of waste water sample in the field, operation plant data of Waste Water Treatment Unit (WWT Unit) and the other unit wich related to WWT Unit. Waste Water Sampling was done one time per day until obtained operation condition is steady state and asimtotit is achived. By optimation of 2nd Stage Hydrolizer, can be obtained content of urea in the waste water maximum is 0,2 ppm, so that can be used as boiler feed water. Optimation point position is concentration of urea 0,068 ppm with consumption of steam 2,88 ton/hour and flow rate of waste water about 43 — 51 m3/hour. Suggested that Equipment of Waste Water Treatment 2"d Stage Hydrolizer in K-2 Urea Plant of PT Pupuk Kaltim Tbk is operated as according to optimation result by reference with steam (40 kg/cm2 g) consumption is 2.88 ton/hour and as soon as possible can be made supporting facility that is connection pipe from Waste Water Treatment Unit, starting from Desorber 2 outlet to Piping Systim of Boiler Feed Water Pabrik Pupuk Urea Kaltim-2 menggunakan proses lisensi Stamicarbon, Belanda dirancang dengan kapasitas terpasang 1.725 ton per hari. Bahan baku urea adalah NH3 dan CO2 yang dihasilkan oleh Pabrik Amoniak Kaltim-2. Dalam proses pembuatan urea, reaksi antara NH3 dan CO2 menghasilkan urea dan air, dimana air ini disebut air limbah proses, karena mengandung amoniak dan urea. Agar supaya air yang masih mengandung amoniak dan urea ini tidak merupakan air limbah, maka air ini diolah lebih lanjut sehingga dapat dibuang ke lingkungan dengan aman atau tidak mencemari lingkungan. Pada awal pendiriannya, pabrik Urea K-2 ini sudah dilengkapi dengan sebuah unit Pengolah Air Limbah atau yang disebut dengan Unit Waste Water Treatment (WWT). Unit ini sangat penting karena berfinigsi untuk mengambil kembali (recovery) amoniak dan karbondioksida. Dengan mengurangi kandungan amoniak dan urea memungkinkan air yang dibuang tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan proses, yaitu sebagai raw water, fire water, air make up untuk pendingin. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pemanfaatan air buangan menjadi air umpan Boiler yang sekaligus sejalan dengan penerapan produksi bersih (cleaner production), dengan optimasi 2nd Stage Hydrolizer. 2nd Stage Hydrolizer adalah merupakan tambahan peralatan yang berfungsi untuk menyempurnakan proses hydrolisa urea menjadi karbamat. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sample air buangan di lapangan, data operasioanal pabrik dari proses operasi Unit Waste Water Treatment (WWT) dan unit yang terkait dengan Unit WWT. Sampling air limbah dilakukan sehari sekali sampai diperoleh kondisi operasi yang tunak dan asimtotit tercapai Dengan optimasi 2nd Stage Hydrolizer, dapat diperoleh kandungan urea di dalam air buangan maksimum 0,2 ppm sehingga dapat dimanfaatkan sebagai air umpan boiler. Titik optimasi berada pada konsentrasi urea 0,068 ppm dengan konsumsi steam 2,88 ton/jam dan flow rate umpan air buangan berkisar antara 43 — 51 m3/jam. Disarankan agar Alat Pengolah Limbah Cair 2nd Stage Hyfrolizer di Pabrik Urea K-2 PT Pupuk Kaltim Tbk. dioperasikan sesuai dengan hasil optimasi yaitu dengan berpedoman pada konsumsi steam bertekanan 40 kg/cm2g sebesar 2,88 ton/jam dan segera dapat dibuat fasilitas pendukungnya seperti pipa penghubung dari Unit Pengolah Limbah Cair yang dimulai dari keluaran Desorber 2 ke Sistem Perpipaan Air Umpan Boiler.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:11980
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 May 2010 11:03
Last Modified:27 May 2010 11:03

Repository Staff Only: item control page