EVALUASI TERHADAP PT. KALTIM INDUSTRIAL ESTATE : PERSPEKTIF ECO INDUSTRIAL PARK

Riyanto, Teguh (2004) EVALUASI TERHADAP PT. KALTIM INDUSTRIAL ESTATE : PERSPEKTIF ECO INDUSTRIAL PARK. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3706Kb

Abstract

Industrialization has both positive and negative impacts. Industrialization can create jobs and businesses opportunity for local residents and helps to improve the growth of regional economy. But industrialization also produces waste that can harm environment. PT. KIE has a great opportunity to develop. If PT. KIE is being managed improperly, it will cause negative impact to the environment. There is a new concept in developing and managing Industrial Park that environmentally friendly called Eco Industrial Park. Evaluation to the PT. KIE is based on the two problems: the first, has PT. KIE already implemented the EIP concept and the second is how the implementation of EIP concept to PT. ME. The research is done to answer whether PT. ME has already implemented the ET concept or not and to propose the implementation of EIP concept to PT. ME. The research type is qualitative research by using a case study. The variables of the research are :1) environmental carrying capacity, 2) energy and water usage, 3) materials flows and waste management, 4) effective ET management, 5) design and construction of the facility, 6) integration to the host community. Data collecting is done by interview and documentary. The research shows that PT. KIE has not yet fully implement the EIP concept. 1) PT. KIE did not assess environmental carrying capacity and environmental capability of the area when designing the industrial estate. 2) For energy and water system, PT ME has already implemented the electrical and steam integration system but not yet implements the water-recycling concept. 3) Industries in PT. KIE have already implemented cleaner production and integration in waste management, but not yet implement by product exchange. 4) PT KIE has not implemented effective EIP management because PT. ME does not have the regulation in maintaining the mix company so that by-product exchange can be done. 5) In designing and constructing the facility, PT. ME has not maximized the best practice for that. 6) In integration to the host community PT. KIE does not yet have a comprehensive program. SWOT analysis to PT. KIE shows that PT.K1E has the opportunity to become EIP but the internal condition of the KIE still has several weaknesses. Proposed development strategies for PT. ME include: 1) provide a comprehensive analysis of environmental carrying capacity and waste management system and then use that as the basic reference for developing the industrial estate, 2) realize energy and steam integration program for the industries in PT. KIE area by improving PT. KDM as utility center, developing program and action for efficient use and recycling of ground water, 3) encourage the industries to implement cleaner production, analyze the possibilities of by product exchange links of the industries and use it as the main criteria for the zoning of the area, 4) improve research and development capability so PT. ME can make comprehensive investment planning and comprehensive investment proposals that include the possibility of by product exchange links of the industries and implementation all of the EIP concept 5) improve basic specification in designing and constructing all the facilities in PT. KIE's area that energy saving and fit to sustainable development concept, 6) improve community development program. Pengembangan industri menimbulkan dampak yang positif dan negatif. Positifnya adalah dapat menciptakan kesempatan kerja, kesempatan berusaha dan memberikan sumbangan bagi pengembangan ekonomi regional/lokal, namun dilain pihak industri selalu menghasilkan limbah yang dapat mencemari lingkungan. PT. KIE sebagai kawasan industri yang sangat berpotensi untuk berkembang. apabila tidak dikelola dengan benar maka pencemaran akan terjadi sehingga akan sangat merugikan bagi lingkungan. Sekarang telah berkembang konsep pengembangan kawasan industri yang ramah lingkungan sekaligus menguntungkan secara ekonomis yaitu konsep eco industrial park (EIP). Evaluasi dilakukan terhadap PT. KIE dengan dua pennasalahan yaitu : apakah PT. KIE sudah thenerapkan konsep EIP atau belum dan bagaimana penerapan konsep LIP tersebut di PT. KIE dengan frame work konsep LIP sebagai pedoman. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah PT. KM sudah menerapkan konsep EIP dan menyusun. konsep &sat pengembangan PT. ME yang sesuai dengan konsep LIP. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian terapan dengan tipe penelitian kualitatif Rancangan penelitian dengan studi. kasus. Variabel penelitiannya adalah :1) kesesuaian dengan daya dukung lingkungan, 2) penggunaan energi dan air, 3) pengelolaan aliran material dan limbah, 4) manajemen ,pengelolaan PT. ICE, 5) perencanaan dan konstmksi fasilitas .pendukungnya, 6) integrasi dengan masyaralcat sekitarnya. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan analisis dokumen. Analisis dilakukan dengan menilai kondisi dan potensi PT. KIE dari perspektif laiteria suatu EIP, kemudain dilakukan analisis SWOT dan selanjutnya melalcukan analisis strategi pengembangan PT. KM tmtuk menjadi suatu LIP. Berdasar evaluasi yang dilakukan maka diketahui bahwa 'PT. KIE secara immm bet= menerapkan konsep EIP secara sepenuhnya. 1) PT. KIE belum melakukan kajian yang mendalam mengenai sumber daya alamnya serta kemunglanan limbah yang limb'''. 2) PT KIE sudah memulai melakukan efisiensi energi dengan menyediakann sentral utilitas dan melakukan integrasi energi listrik namun belum melakukan daur Wang air tanah. 3) Pals* didalam kawasan PT ME sudah- melalculcan- produksi bersih- dan- pengelolaan limbah- secara. terpusat walaupun belum malcsimal, tetapi belum saling memanfaatkan produk samping/limbah sebagai 'bahan balm (by product exchange). 4) Dalam hal manajemen ,pengelolaannya • belum ada kebijakan mempertahankan komposisi perusahaan agar sating memanfaatkan limbah/produk samping. -5) Dalam hal perencanaan dan konstruksi fasilitas pendukungnya yang memeperhatikan pembangunan berkelanjutan belum dilalailcan dan beim ada rencana untuk melalculcannya. 6) Dalam hal integrasi dengan masyarakat sekitamya PT. KIE belum melalcukarmya secara terprogram. Dan kondisi PT. ME tersebut setelah dilakukan anilisis SWOT diketahui bahwa PT. KIE berpotensi dikembangkan menjadi EIP tetapi kondisi internal belum mendukung. Strategi pengembangan PT. KIE untuk menjadi EIP adalah : 1) membuat analisis yang mendalam terhadap daya dukung lingkungan,, analisis seluruh limbah yang mungkin timbul. dan pengelolaannya, 2) realisasi integrasi energi listrik dan steam untuk industri, kembangkan program effisiensi pemakaiaWdan daur Wang air tana.h, 3) mendorong industri untuk melalculcan produksi bersih, rencanakan pola keterkaitan produk dan produk samping sebagai bahan balm dan gunakan pola tersebut sebagai dasar pentahapan pengembangan industri dan zoning tata ruang, 4) perkuat kemampuan lit-bang PT. KIE dalam perencanaan investasinya, buat proporsal setiap investasi, lengkap dengan kajian keterkaitan produk samping sebagai bahan balm produk lainnya sehingga investor akan jelas, 5) buat spesifikasi dan metoda konstruksi di kawasan PT. KIE yang memperhatikan pembangunan berkelanjutan, eksplorasi konsep-konsep arsitektur dan konstruksi yang hemat energi dan jadikan- menjadi -standart perencanaan dan metoda konstruksi di, KIE, -6) kembangkan program community development yang dikelola dengan benar

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:11979
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:27 May 2010 10:59
Last Modified:27 May 2010 10:59

Repository Staff Only: item control page