PERSEPSI BUDAYA SIRI' MASYARAKAT BUGIS MAKASSAR DI MAKASSAR TERHADAP PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM

RAHMAN, ABDUL RAJAB (2003) PERSEPSI BUDAYA SIRI' MASYARAKAT BUGIS MAKASSAR DI MAKASSAR TERHADAP PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3588Kb

Abstract

According to UUPA which is based on the tradition law, a land has social function. In other words that public interest has a big priority to use the land than the owner interest. The right upon the owner land is possibly being released based on the public interest. However in the fast, the implementation of land releasing especially in the town of has influenced by the Ski' tradition perception which professed by the community in Makassar. Referring to the background, this research has aim to find out the ralation between Ski' tradition perception professed by Bugis Makassar community and land providing for public interest: This research in conducted by using yuridis sosiologis method and the sample is determined by Purposive Sampling method. And the analysis method appired is descriptive qualitative with percent. The result shows that based on the Ski' tradition perception professed by Bugis Makassar community in Makassar, land providing for public interest is accepted -as long as the land is used properly for public interest. The process in getting the land conducts through discussion and honor the owner. In conclusion, Ski' tradition perception professed by Bugis Makassar community, delivers positive respons upon the land providing for public interest condition that the owner is honored appropriately. Berdasarkan UUPA yang bersumber pada hukum adat, tanah mempunyai fungsi sosial yang mengandung arti kepentingan masyarakat umum lebih diutamakan jika berbenturan dengan kepentingan pribadi dad pemilik tanah. Oleh karena itu apabila kepentingan umum menghendaki, maka hak atas tanah yang dimiliki oleh pemegang hak dapat dibebaskan. Namun dalam praktek, kelancaran pelaksanaan pembebasan tanah khususnya di Kota Makassar dipengaruhi oleh persepsi budaya sid' yang dianut oleh masyarakat setempat. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi budaya sirP yang dianut oleh masyarakat Bugis Makassar terhadap pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis sosiologis dan sample penelitian ditentukan dengan cam purposive sampling. Sedangkan metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan prosentase. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa berdasarkan persepsi Budaya Ski? yang dianut oleh masyarakat Bugis Makassar Di Makassar, Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum dapat diterima sepanjang pengadaan tanah tersebut benar-benar dipakai untuk kepentingan umum, can pengadaan tanahnya dilakukan dengan jalan musyawarah, dan menghormati pemegang hak atas tanah. Dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa, persepsi budaya ski' dianut oleh masyarakat Bugis Makassar, memberikan respon yang positif terhadap pengadaan tanah untuk kepentingan umum sepanjang keberadaan hak milik atas tanah mendapatkan penghormatan secara layak.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:11875
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:26 May 2010 15:16
Last Modified:26 May 2010 15:16

Repository Staff Only: item control page