KAJIAN KARAKTER KAWASAN RUANG PUBLIK DI SIMPANG LIMA SEMARANG

PURNOMO, AGUS HERU (1998) KAJIAN KARAKTER KAWASAN RUANG PUBLIK DI SIMPANG LIMA SEMARANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
6Mb

Abstract

The character study of Public Space in Simpang Lima Semarang aims at study components to form character Public Space on theory based and to measure of character Public Space power with qualytative and quantitative methodology. In this study to use Urban Design theories and behavior theories, to make inguiries Public Space character in Simpang Lima Semarang by fisical aspects and nonfisical aspects. The rasionalistic qualytative methodology to use holistic study character fenomena and statistic non parametric methodology to measure power of character Public Space on the field by public perceptions. The instrument inguiry to use observations and questioner to found obyectives data From this study found some variable and may be to form Public Space character -by Public perceptions and it's fisical aspects by enclosure, imageability, node and townscape. This character as personality of location. As regards from non fisical aspects by sense of place, satisfying human needs and culture meaning. Conclusion of this study Public Space character in Simpang Lima Semarang formed by non fisical aspects, it was sense of place. As regards Public Space character from fisical aspects was not significant and contradictive with theory based. The result study to hope as contribute in Urban Design science and excellent to Urban Design Guidelines in Simpang Lima Semarang. Kajian tentang karakter Kawasan Ruang Publik di Simpang Lima Semarang bertujuan untuk mengkaji komponen pembentuk karakter kawasan Ruang Publik secara teoritik dan mengukur kekuatan komponen pembentuk karakter tersebut dilapangan seen kualitatip & kuantitatip. Dalam kajian ini dipergunakan beberapa teori Urban Desain dan teori perilaku, yang berguna dalam upaya untuk mengungkap faktor pembentuk karakter Ruang Publik di Simpang Lima dan aspek fisik dan nonfisik. Metodologi yang dipergunakan dalam kajian ini adalah metode penelitian kualitatif rasionalistik sebagai metode utama dalam upaya untuk memahami fenotnena karakter secara holistik dan metode kuantitatif (statistic non parametric) sebagai metode pelengkap untuk melalcukan pengukuran kekuatan karakter Ruang publik di lapangan. Adapun instrumen penelitian yang dipergunakan adalah observasi dan wawancara partisipatiftmtuk mendapatkan data yang obyektif dan representatif Dari kajian ini ditemukan beberapa variabel yang diduga menjadi pembentuk karakter kawasan Ruang Publik di Simpang Lima Semarang yaitu dad komponen fisik dan nonfisik yang masing-masing memiliki kekuatan tersendiri dalam membentuk " image " kawasan tersebut dalam persepsi masyarakat warga kota. Komponen pembentuk karakter kawasan Ruang publik secara teoritik adalah : aspek fisik terdiri dari : " Enclosure, Imageability , Node, dan Estetika Kawasan (Townscape)". Secara keseluruhan aspek fisik tersebut merupakan " Personality of Location ". Adapun komponen pembentuk karakter dad aspek nonfisik adalah : "Sense of place, Satisfying human needs dan makna budaya masyarakat ", yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu komunitas di Ruang Publik. Kedua komponen pembentuk karakter dari aspek fisik dan nonfisik tersebut merupakan hasil dan upaya pemahaman teoritik secara holistik, dimana fenomena difahami secara utuh dan menyeluruh antara wallah dan isinya, yaitu kawasan Ruang Publik sebagai wadahnya dan manusia/masyarakat beserta aktivitasnya sebagai isinya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah; bahwa Karakter Kawasan Ruang Pulilik di Simpang Lima Semarang terbentuk secara dominan oleh aspek nonfisik yaitu "sense of place " , sedangkan bentukan karakter dari aspek fisik tidak begitu kuat, karena tidak ada kecocokan dengan konteks teen serta pengukuran dad responden walaupun cult-up signifikan tetapi ada beberapa la-eteria teoritik yang tidak dapat terpenuhi. Dan hasil penelitian ini berarti fenomena karakter Kawasan Ruang Publik di Simpang Lima Semarang tidak ada kecocokan dengan konteks teoritik, karena karakter kawasan tersebut secara dominan terbentuk dad aspek nonfisik yaitu " sense ofplace ". Hasil kajian ini diharapkan dapat sebagai sumbangan ilmu pengetahuan dan dapat menjadi bahan pertimbangan dalara konsep Urban Design, terutama yang berkaitan dengan penetapan Pedoman Rancang Kota / Kawasan di Simpang Lima Semarang .

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > N Visual arts (General) For photography, see TR
G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:11826
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:26 May 2010 13:43
Last Modified:26 May 2010 13:43

Repository Staff Only: item control page