KAJIAN PERUBAHAN BENTUK TATA RUANG LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KAUMAN SURAKARTA

KARSONO, DANARTI (1996) KAJIAN PERUBAHAN BENTUK TATA RUANG LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KAUMAN SURAKARTA. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

The shape change study of the settlement environment space system in Kauman, Surakarta aims at obstaining a significant vision about a study regional in its relation with the determining factors of the change influence, in order that in handling the arrangement of this settlement environment development, we maintain the permanence of traditional cultural values, namely as unique environment of old city feature. In accordance with the study aim, namely to study the phenomenon and change characteristics, by attraching physical and non-physical aspects to obtain influencing factors, of descriptive nature of the space system shape change, the applied approach is the method of Observing Physical Traces, Zeisel, 1989. The influence of physical and non-physical changes is scharced by qualitative and quantitative approaches, abtained from data interpretation, along with statictical computations. From this study it has been revealed, that physical changes of settlement environment there has close relation with internal factors and external ones. The physical changes which are used as parameters are expressions of building shape, building orientation, building function, and environmental pattern. Its change variations are determinad by place / location of the physical elements. The physical changes which takes place has different grades between the outside / edge side ( commercial ) and the inward side, which is in the form of villages. The external factor has great influence on the shape change of settlement environment shape system on the edge side while the change of internal factor tends to be smaller. The settlement in the inward side relatively remains as it is, in the constellation of rapid change. This is possible, because the cultural base of the community is relatively settled, and is capable of selecting foreign cultural infiltration. In its future development, it is expected that the approach of settlement environment space system shape of Kauman in Solo is made by paying attention to cultural social aspects, along with building regulations, so that the environmental specific feature, namely as religions people village, in the midst of a city which has strong religions bonds and which is usualy different from other village, remains maintained, besides of being a traditional village, in the centre of the city, as an old city identity. Kajian tentang perubahan bentuk tata ruang lingkungan permukiman di Kauman Surakarta bertujuan untuk memperoleh gambaran yang signifikan tentang kawasan studi dalam kaitannya dengan faktor-faktor penentu pengaruh perubahannya, agar dalam menangani pengaturan perkembangan lingkungan permukiman ini tetap menjaga kelestarian nilai budaya tradisional, yakni sebagai lingkungan khas/unik penciri kota lama. Sesuai dengan tujuan penelitian yakni mengkaji fenomena dan karakteristik perubahan dengan mengkaitkan aspek fisik dan non fisik untuk memperoleh faktor-faktor pengaruh yang bersifat deskriptif dari perubahan bentuk tata ruangnya, maka pendekatan yang digunakan adalah metode observasi jejak fisik (Observing Physical Traces, Zeisel , 1989). Pengaruh perubahan fisik dan non fisik dicari dengan pendekatan kualitatip dan kuantitatip yang diperoleh dari interpretasi data serta perhitungan statistik. Dad kajian ini terungkap bahwa perubahan fisik lingkungan permukiman disini mempunyai hubungan yang erat dengan faktor internal dan faktor eksternal. Perubahan fisik yang dipakai sebagai parameter adalah ungkapan bentuk bangunan, drientasi bangunan, fungsi bangunan dan pola tata lingkungan. Variasi perubahannya ditentukan oleh kedudukan / letak dari unsur fisik tersebut. Perubahan fisik yang terjadi mempunyai tingkatan yang berbeda antara bagian luar/tepi (komersil) dan bagian dalam yang berupa perkampungan. Faktor eksternal mempunyai pegaruh besar terhadap perubahan bentuk tata ruang lingkungan permukiman bagian tepi, sedangkan faktor internal perubahannya cenderung lebih kecil. Permukiman di bagian dalam relatif tetap dalam konstelasi perubahan yang pesat, hal ini dimungkinkan karena dasar budaya masyarakat relatif mapan serta mampu menseleksi perembesan budaya luar.Dalam perkembangannya nanti diharapkan bentuk tata ruang lingkungan permukiman Kauman di Surakarta pendekatannya diupayakan memperhatikan aspek sosial budaya, serta peraturan bangunan, sehingga karakter spesifik lingkungan yakni sebagai kampung santri ditengah kota yang mempunyai ikatan keagamaan yang kuat dan biasanya berbeda dengan kampung-kampung lain tetap terjaga, disamping juga merupakan perkampungan tradisional di pusat kota sebagai identitas kota lama

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:11791
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:26 May 2010 12:48
Last Modified:26 May 2010 12:48

Repository Staff Only: item control page