PERUBAHAN PERILAKU MEKANIS BETON AKIBAT TEMPERATUR TINGGI

Bayuasri, Trisni (2005) PERUBAHAN PERILAKU MEKANIS BETON AKIBAT TEMPERATUR TINGGI. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1910Kb

Abstract

Fire resistance of concrete as bbilding material is better than other material. It is caused by the thermal conductivity of concrete is low. However, concrete still has limitation. When the concrete is experienced to the height temperature for a long of time, it will be damaged. The degree of damage is depended on various factors, such as the degree of temperature, duration of fired, or the concrete quality. This research ij assumed to find out the change of concrete strength and modulus elasticity of the concrete after fired at various temperature and duration. Two different concrete strength, K225 and 1C350, are tested in this research. Both are fired at the temperature of 300°C, 600°C, and 900°C at the duration of 3 hours, 5 hours, and 7 hours. Result of this research indicated that the behaviour strength of concrete and modulus elasticity of concrete after fired is equal, that is decreasing. The degree of degradation is influenced by temperature achieved and duration. The higher the temperature are the longer the duration, the rest of the strength tend to be smaller. For example, the fired at temperature 300°C during 3 hours, the rest of the srength concrete ± 71,8 %, and for duration 9 hours become ± 60,04%. The change of the strength of concrete and also modulus elasticity of concrete for different concrete quality are different although they are burned at the same temperature and duration. For example at temperature 600°C for 5 hours duration, strength of concrete K225 of the rest strength ± 36,40%, while K350 of the rest strength ± 24,46%. Beton merupakan material bangunan yang metniliki ketahanan terhadap panas/api yang lebih baik dibandingkan dengan jenis material yang lain. Hal ini disebabkan beton memiliki konduktivitas panas yang lemah. Namun beton tetap saja memiliki keterbatasan, sehingga jika terkena panas yang terlalu tinggi dalam waktu yang culcup lama malca tetap mengalami kerusakan. Tingkat kerusakan yang terjadi disebabkan oleh banyalc hal misalnya karena peticapaian suhu yang ditdtima beton, lamanya beton terketia api, ataupun karena mutu beton yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk metigetahui perubahan kuat tekan beton dan modulus elastisitas beton paska beton terbalcar pada berbagai macam temperatur dan lama walctu beton terbakar. Oleh karena itu dilalcukan pembakaran beton pada suhu 300°C, 600°C, dan 900°C untuk masing-masing situ selama 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Dan i variasi suhu pembakaran dan lama walctu pembakaran sehingga dihasilkan graft perubahan kuat tekan dan modulus elastisitas beton. Adanya regresi pada graft tidak membatasi situ ataupun waktu yang diinginkan, sesuai dengan penelitian. Digunakannya dua macam 'mat tekan beton, yaitu 1(225 dan 1(350 agar bisa diketahui perilakunya terhadap temperatur tinggi. Basil penelitian ini menunjulckan bahwa perilalcu kuat tekan beton clan modulus elastisitas beton paska pembakaran adalah sama, yaitu mengalami penurunan Tingkat penurunan yang terjadi dipengaruhi oleh pencapaian situ dan walctu. Semakin situ tinggi dalam waktu yang lama, mak kekuatan sisanya pun semakin kecil. Misal pembalcaran pada situ 300°C selama 3 jam, sisa kuat tekan beton ± 71,8%, dan untuk waktu 9 jam menjadi ± 60,04%. Prosentase perubahan kuat tekan beton maupun modulus elastisitas beton untuk km1 tekan beton yang berbeda naengalami perbedaan meskipun dibakar pada pada suhu dan walctu yang sama. Misal untuk situ 600°C waktu 5 jam, pada kuat tekan beton 1(225 kekuatan sisanya ± 36,40%, sedangkan pada 1050 kekuatan sisanya ± 24,46%.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Civil Engineering
ID Code:11778
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:26 May 2010 12:05
Last Modified:26 May 2010 12:05

Repository Staff Only: item control page