ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), PRICE EARNING RATIO (PER), QUICK ASSET TO INVENTORY (QAI) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Empiris: Pada Industri Manufaktur Yang Listed di BEJ Periode 1999-2003)

KUSUMO, ANDREAS FERY (2005) ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA), PRICE EARNING RATIO (PER), QUICK ASSET TO INVENTORY (QAI) DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP RETURN SAHAM (Studi Empiris: Pada Industri Manufaktur Yang Listed di BEJ Periode 1999-2003). Masters thesis, PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS DIPONEGORO .

[img]
Preview
PDF - Published Version
1912Kb

Abstract

This research is performed in order to test the influence of the fundamental performance as Return on Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Quick Asset Inventory (QAI) and Debt Equity Ratio (DER) toward Stock Return. Methodology research as the sample used purposive sampling with criteria as (1) The stock of industry was always seen the annual financial report over period 1999-2003, and (2) The stock of industry was always seen the annual inventory over period 1999¬2003. Data that needed in this research from Indonesian Capital Market Directory (ICMD 2004) and JSX Monthly Desember 1998 until Desember 2003 and total sample was acquired 155 of 159 was listed in JSX. Data analysis with multi linier regression of ordinary least square and hypotheses test used t-statistic and f-statistic at level of significance 5%, a classic assumption examination which consist of data normality test, multicolinierity test, heteroskedasticity test and autocorrelation test is also being done to test the hypotheses. During 1999-2003 period show as deviation has not founded this indicate clasiccal assumption that the available data has fulfill the condition to use multi linier regression model. Empirical evidence show ROA, PER and DER to have influence toward Stock Return at level of significance less than 5% (as 3,9%, 3,5%, and 0,01% respectively), QAI have not influence toward Stock Return at level of significance more than 5% (as 42,8%). While, four independent variable (ROA, PER, QAI and DER) to have influence toward Stock Return at level of significance less than 5% (as 0,5%) with predicted power as 30,2% and others 69,8% to have influence by other factors was not to be enter research model. Possibility of will give better result if including other fundamental factor that is: liquidity ratio such as Current Ratio And Quick Ratio ( Robert Ang, 1997), activity ratio such as Total Asset Turnover (Robert Ang, 1997) and the modern finance performance such as EVA And MVA (Irwansyah, 2002) as predictor to Return. So need allowed for to extend research object at entire all company which listed in BEJ and do not only at manufacturing industry. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Return on Asset (ROA), Price Earning Ratio (PER), Quick Asset Inventory (QAI) dan Debt Equity Ratio (DER) terhadap Return Saham. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria (1) perusahaan yang selalu menyajikan laporan keuangan selama periode pengamatan (1999- 2003), dan (2) perusahaan yang selalu mengumumkan inventory selama periode pengamatan (1999-2003). Diperoleh jumlah sampel sebanyak 155 perusahaan dari 159 perusahaan yang terdaftar di BEJ Data diperoleh berdasarkan publikasi Indonesian Capital Market Directory (ICMD 2004) dan JSX Monthly Desember 1998 sampai dengan Desember 2003.. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta f-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan level of significance 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan basil penelitian tidak ditemukan ditemukan adanya penyimpangan asumsi klasik, hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan model persamaan regresi tinier berganda. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa data ROA, PER dan DER secara parsial signifikan terhadap Return Saham di BEJ periode 1999-2003 pada level of significance kurang dari 5% (masing¬masing sebesar 3,9%, 3,5%, dan 0,01%) sedangkan QAI tidak signifikan terhadap Return Saham dengan level of significance lebih besar dari 5% (42,8%). Sementara secara bersama-sama (ROA, PER, QAI dan DER) terbukti signifikan berpengaruh terhadap Return Saham di BEJ dengan nilai signifikansi sebesar 0,5%. Kemampuan prediksi dari keempat variabel tersebut terhadap Return Saham sebesar 30,2% sebagaimana ditunjukkan oleh besamya adjusted R square sebesar 0,302, sedangkan sisanya 69,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian. kemungkinan akan memberikan hasil yang lebih baik jika memasukkan faktor fundamental lainnya yaitu: rasio likuiditas seperti Current Ratio dan Quick Ratio (Robert Ang, 1997), rasio aktivitas seperti Total Asset Turnover (Robert Ang, 1997) dan kinerja keuangan modem seperti EVA dan MVA (Irwansyah, 2002) sebagai prediktor terhadap Return. Juga perlu dipertimbangkan untuk memperluas obyek penelitian pada seluruh perusahaan yang listed di BEJ dan tidak hanya pada industri manufaktur saja.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:11651
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:25 May 2010 17:42
Last Modified:25 May 2010 17:42

Repository Staff Only: item control page