PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF PROSES ANAEROB

Rahmi Sa’adah, Nur and Winarti, Puji (2010) PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DOMESTIK MENGGUNAKAN LUMPUR AKTIF PROSES ANAEROB. Undergraduate thesis, Jurusan Teknik kimia Fak. Teknik UNDIP.

[img]
Preview
PDF
10Kb
[img]
Preview
PDF
1370Kb
[img]
Preview
PDF
23Kb

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu tinggal dan volum lumpur aktif terhadap % penurunan COD, mengetahui waktu yang diperlukan proses pengolahan limbah secara anaerob untuk menurunkan kadar COD sampai batas yang diijinkan (250 ppm), dan mengetahui volume biogas yang dihasilkan. Karakterisitik limbah cair domestik adalah berwarna keruh dan mempunyai COD anatara 250 – 1000 ppm. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses fermentasi anaerob adalah kadar air umpan, CN rasio, konsentrasi padatan, kebutuhan nutrisi, dan jumlah bakteri. Jenis limbah yang diolah yaitu limbah selokan sekitar jalan Pahlawan, Semarang. dengan kondisi operasi yaitu pada pH 7, suhu 300C dan tekanan 1 atm, dimana volum limbah yang digunakan sebanyak 15 L dengan variasi penambahan volum lumpur aktif yaitu 1, 3, 5, dan 7 L yang diolah selama 6 hari, sementara untuk penambahan lumpur aktif sebanyak 9 L diolah selama 30 hari. Selama pengolahan diambil respon yaitu penurunan kadar COD serta volume biogas yang dihasilkan untuk setiap variabel. . Penurunan kadar COD yang paling besar pada penelitian ini dicapai pada waktu tinggal 30 hari dengan rasio volum lumpur aktif terhadap limbah 9:15, yaitu sebesar 34,78 %. Sedangkan penurunan COD paling kecil dicapai pada waktu tinggal 6 hari dengan rasio volum lumpur aktif terhadap limbah 1:15, yaitu 0,83 %. Hal ini karena makin banyak lumpur yang ada di dalam bak anaerob maka makin banyak pula bakteri yang menguraikan bahan organik yang ada dalam air limbah dan kontak yang terjadi antara air limbah dan lumpur menjadi semakin lama. Penurunan kadar COD tertinggi diperoleh pada rasio volum lumpur aktif terhadap limbah 9/15, selama waktu tinggal 30 hari, yaitu sebesar 34,78 %. Waktu yang diperlukan untuk menurunkan kadar COD sampai batas yang diijinkan (250 ppm) adalah selama 3 bulan. Biogas yang dihasilkan selama 30 hari dengan rasio volum lumpur aktif terhadap limbah 9/15 adalah 2,2 L. Oleh karena itu perlu memperbesar rasio volum lumpur aktif terhadap volum limbah dan memperbesar waktu tinggal air limbah dalam bak anaerob, yaitu sekitar 3 bulan, serta menambah jumlah bakteri untuk menguraikan senyawa organik.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords:limbah cair domestik; anaerob; bakteri; lumpur aktif; COD; biogas
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
ID Code:11591
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:25 May 2010 14:54
Last Modified:25 May 2010 14:54

Repository Staff Only: item control page