PENGARUH BEBAN PELAKSANAAN TERHADAP KESTABILAN TIMBUNAN DIATAS TANAH LUNAK

YUNIARTO, NOERHADI (2003) PENGARUH BEBAN PELAKSANAAN TERHADAP KESTABILAN TIMBUNAN DIATAS TANAH LUNAK. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2600Kb

Abstract

Banjir Kanal Timur Bridge, located in Semarang between Tanjung Mas Harbour and Kaligawe road, is built on soft soil. The bridge is supported by foundation piles, which did not reached hard soil layer, therefore it is very sensitive to the lateral forces or horizontal forces, may be caused by construction a new road or bridge close to it. For that reason, the research is needed to anticipate the existing bridge stability disturbance due to the new bridge construction. The research is carried out which in four location points surrounding the area of Banjir Kanal Timur Bridge Pier (1, 2, 3 and 4) covers soil test in the field and laboratory test. The. result of soil test show that the soil in this area at deepth of — 0.00 m up to — 14.00 in is very soft clay to soft clay, while at depth of — 14.00 m up to — 23.00 m represents soft to firmness clay, the critical thickness embankment Ha without load is 2.30 m with slip length (L) = 17.12 m and Her with load is 1.90 m with slip length (L) 7.16.60 m with Factor of Safety (FS) = 1.2. It is conclude that the construction of new bridge Would not disturb the stability of the existing bridge when built at least 17.12 m away from the existing bridge, and the embankment is need high than 1.90 m. Jembatan Banjir Kanal Timur yang dibangun di lokasi antara pelabuhan Tanjung Mas dan jalan Kaligawe Semarang, berada pada daerah Tanah Lunak dengan konstruksi pondasi tiang pancang dimana konstruksi tiang pancang tersebut tidak mencapai tanah keras dan hanya tertumpu pada lapisan tanah lunak (soft soil), sehingga sangat rawan terhadap gaya lateral! / horisontal yang timbul akibat adanya beban-beban pelaksanaan bila suatu saat akan dilaksanakan pembangunan jalan/jembatan baru disampingnya. Untuk itu perlu dilakukan suatu penelitian guna mengantisipasi agar pelaksanaan pembangunan jalan / jembatan di samping bangunan jembatan Banjir Kanal Timur tidak niengganggu kestabilan konstruksi jembatan existing. Pelaksanaan penelitian dilakukan di empat titik lokasi penelitian di sekitar pier (1, 2, 3, 4), jembatan Banjir Kanal Timur meliputi penyelidikan tanah di lapangan dan uji laboratorium Hasil dari tenyelidikan tanah diketahui bahwd tanah di daerah tersebut pada kedalaman —0.00 m sampai dengan -14.00 m terdapat lapisan lempung sangat lunak sampai dengan lunak, sedangkan pada kedalaman —14.00 m sampai dengan -23.00 in merupakan lapisan lempung lunak sampai dengan teguh dan clan hasil perhitungan Stabilitas Lereng dengan menggunakan Slope/W diketahui bahwa He, timbunan.tanpa beban pelaksanaan adalah 2.30 m dengan panjang bidang gelincir (L) = 17.12 m dan Her timbunan dengan beban pelaksanaan adalah 1.90 m dengan panjang bidang gelincir (L) = 16.60 m dengan Faktor Keamanan (FS) = 1.2. Basil tersebut diharapkan dapat digunakan untuk evaluasi dalam pembangunan jalan / jembatan barn di samping jembatan Banjir Kanal Timur existing agar dalam pelaksanaan nantinya letak jembatan baru tidak kurang dari 17.12 m dan tinggi timbunan tidak melebihi 1.90 m. Dengan demilcian diharapkan pembangunan jalan dan jembatan tersebut dapat terealisasi dengan baik, dan tidak mengganggu konstruksi jembatan Banjir Kanal Timur existing, dan penelitian ini diharapkan dapat dipakai pula sebagai acuan pada daerah lain yang mempunyai sifat tanah sejenis.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Civil Engineering
ID Code:11392
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:25 May 2010 08:41
Last Modified:25 May 2010 08:41

Repository Staff Only: item control page