KAJIAN PELAYANAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI KOTA PALEMBANG

TRISNA, RIKA (2003) KAJIAN PELAYANAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI KOTA PALEMBANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Fire safety service is governmental obligation in fulfilling requirement of protection to society as a mean to guarantee and improve security to fire danger totally. Fire safety service become important because closely related to give safe feeling and balmy to society which is on finally lessen loss of soul victim and also properties. In relation to the mentioned, hence this research aim to analyze fire safety service in Kota Palembang nowadays hereinafter result of the research is expected could give repair recommendation and development fire safety service in Kota Palembang. Pursuant to the target hence this research use quantitative approach and descriptive analysis methods. Result of research show high fire danger potency centrally in center of activities and become to lower progressively far from center of activities. At the moment, effective service coverage which conducted by Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang is very low. Kota Palembang which consist of 103 villages at 14 sub-district broadly 40.0061 Km2, requiring more fire stations, fire sectors, fire regions and fire trucks. The number of fire stations which must be woke up depended to width of Kota Palembang and distance between demand point and also fire danger potency. Fire safety service conducted by Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang not yet fulfilled competent requirement in the effort giving security and balmy to Palembang urban community. Fire safety service at the moment only can cover some of Kota Palembang region. Service development can be increased with fire station (at 3/4 Ulu Village) reactivation, cooperation with PT.Pusri, Pertamina, and motivate society to participate. Reactivation fire station in village 3 / 4 Ulu and also cooperation with PT Pusri and Pertamina Unit Processing III will increase the coverage of total fire danger potency in Kota Palembang. Specially in solving water problem, Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang can work along with PDAM Tirta Musi in placing hydrant dots and network broadness had by the PDAM enable supply water quickly and continue. Pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran rnerupakan kewajiban pemerintah dalam memenuhi kebutuhan perlindungan bagi masyarakat dengan tujuan untuk menjamin dan meningkatkan keamanan secara menyeluruh terhadap bahaya kebakaran. Pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran menjadi penting karena berkaitan erat dengan pemberian rasa aman dal: nyaman bagi masyarakat yang pada akhirnya mengurangi baik kerugian materi maupun korban jiwa. Dalam kaitan dengan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan mengkaji pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran di Kota Palembang saat ini, selanjutnya dart has il kajian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan dan pengembangan pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran di Kota Palembang. Berdasarkan tujuan tersebut maka penelitian ini nienggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskritif Has il kajian menunjukkan potensi bahaya kebakaran yang tinggi terpusat di pusat-pusat kegiatan dan menjadi rendah semakin jauh dart pusat-pusat kegiatan. Pada saat ini cakupan pelayanan efektif yang dilakukan oleh Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang masih sangat rendah hanya mencakup sebagian kecil potensi bahaya kebakaran. Kota Palembang yang terdiri dart 103 kelurahan pada 14 kecamatan dengan luas 40.0061 Km2, membutuhkan lebih banyak Pos Pernadam dan juga mobil unit pemadam. Banyaknya Pos dan mobil unit pemadam yang harus direalisasikan sangat tergantung dart luas Kota Palembang dan freak antara pusat permintaan serta potensi bahaya kebakaran. Pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran yang dilakukan oleh Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang belum memenuhi kebutuhan yang layak dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Palembang. Pelayanan yang dilakukan pada saat ini hanya mampu mencakup sebagian wilayah Kota Palembang. Pengembangan pelayanan dapat dilakukan dengan pengaktifan kembali pos. pemadam 3/4 Ulu, kerjasama PT. Pusri, Pertamina, dan memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi. Pengaktifan kembali pos pemadam yang berada di Kelurahan 3/4 Ulu serta kerjasama dengan PT Pusri dan Pertamina Unit Pengolahan III akan meningkatkan cakupan potensi bahaya kebakaran efektil Khusus dalam penyediaan air kebakaran hendaknya Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kota Palembang dapat bekerjasama dengan PDAM Tirta Must dalam menempatkan titik-titik hydrant juga mengingat begitu luasnya jaringan yang dimiliki instansi tersebut memungkinkan pensuplaian air secara cepat dan kontinu. Sumber pembiayaan pelayanan penanggulangan bahaya kebakaran Kota Palembang dapat ditingkatkan dengan mengintensifkan pemungutan retribusi alat pemadam kebakaran.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Urban and Regional Planning
ID Code:11368
Deposited By:Mr UPT Perpus 5
Deposited On:24 May 2010 20:59
Last Modified:24 May 2010 20:59

Repository Staff Only: item control page