PENGARUH REFLEKSI LAYER TERHADAP KUAT PENERANGAN DALAM RUANG MULLAH GEDUNG HENRICUSCONSTANT UNIKA SOEGIJOPRANATA SEMARANG

INDRASWARA, MOHAMMAD SAHID (2002) PENGARUH REFLEKSI LAYER TERHADAP KUAT PENERANGAN DALAM RUANG MULLAH GEDUNG HENRICUSCONSTANT UNIKA SOEGIJOPRANATA SEMARANG. Masters thesis, Program Pasca Sarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2592Kb

Abstract

The research of layer effectiveness has been done at the classroom of Henricusconstant Building UNIKA Soegijopranata, which have the unique of layer form that function to eliminate the sunshine for not entry to the classroom on East side. The layer is vertical wall and found a space between the wall of the classroom as a void. The layer covered of daylight illumination as a factor the natural lighting, but the inside of layer function as natural lighting reflector to the classroom. To find the layer effectiveness we use correlation method based on experiment with measurement to proof the hypothesis. The illumination' measurement did on March, June and December when the sun position in the equator, north and south culmination. The research has been doing with making variation of the layer reflection wide surface by using the black cloth with have reflection coefficient 9,85 % Measurement has been doing at A, B and C position with distance between windows 4, 6 and 8 m. To find correlation between illumination and layer reflection wide surface analysis by using linear regression statistic method with excel program. To find influence of sun position about illumination we used variant analysis with minitab program. The result of illumination measurement in 36th and 37'h room on the 7th floor less than 150 lux, and the result of illumination measurement in 42nd and 43'd room on 8th floor appropriate with illumination standard 150 lux, except on C position. The result of illumination measurement inside the room proofing that illumination doesn't spread out evenly on A, B, and C position with the illumination trend goes down. The result of regression analysis found that correlation coefficient between 0.808 - 1.00, so it have the strength interconnected between layer reflectance and illumination in the classroom on 7 and 8th floor. The Layer reflectance gives strength illumination contribution between 60 - 99 % of the total illumination in the classroom on 7th and 8th floor. The glare index (GI) calculation shown less than 10, so the glare on the classroom on 7th and 8th floor didn't happen. The variant analysis shown that sun position influence with illumination in 42nd and 43'd room on 8th floor, but it doesn't effect to the illumination in 36th and 37th room on 7th floor. The distance of the sun (hour) influence to the illumination in the classroom on the 7th and 8th floor. Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui efektifitas layer pada ruang kuliah di Gedung Henricusconstant UNIKA Soegijopranata Semarang yang mempunyai keunikan pada bentuk layer yang berfungsi untuk menghalangi sinar matahari agar tidak masuk dalam ruang kuliah di sisi Timur bangunan. Layer tersebut berupa dinding vertikal dan mempunyai jarak dengan dinding ruang kuliah atau berupa void. Layer tersebut menutupi sebagian besar cahaya terang langit sebagai salah satu faktor dalam pencahayaan alami, tapi karena adanya void menyebabkan sisi bagian dalam • layer berfungsi sebagai reflektor cahaya alami ke dalam ruang kuliah. Untuk meneliti efektifitas layer tersebut digunakan metode korelasi berdasarkan eksperimen, yaitu metode melakukan percobaan dengan pengukuran untuk menguji hipotesa. Pengukuran kuat penerangan dilakukan pada bulan Maret, Juni dan Desember ketika posisi matahari berada di titik di ekuator, titik balik Utara dan Selatan. Penelitian di lakukan dengan menvariasikan luas bidang refleksi layer dengan kain hitam yang mempunyai koefisien pernantulan 9.85 %. Pengukuran dilakukan di titik pengukuran A, B dan C dengan jarak dan lubang jendela 4, 6 dan 8 meter. Untuk mengetahui hubungan antara kuat penerangan dan luas bidang refleksi layer basil pengukuran dianalisis dengan metode statistik regresi linier 2 arah antara variabel pengaruh dan variabel terpengaruh dengan program microsoft excel. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh posisi matahari terhadap kuat penerangan dilakukan dengan metode statistik varian multi arah bujur sangkar Latin dengan program minitab. Hasil pengukuran kuat penerangan di ruang 36 dan 37 lantai 7 berada dibawah 150 lux, sedangkan kuat penerangan di ruang 42 dan 43 lantai 8 memenuhi standart penerangan 150 lux kecuali dititik pengukuran C. Hasil pengukuran kuat penerangan dalam ruang menunjukkan bahwa kuat penerangan tidak merata di titik A, B dan C, dengan kecenderungan semakin jauh dari lubang jendela maka kuat penerangan pada titik pengukuran semakin turun. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai koefisien korelasi antara 0.808 sampai dengan 1.00, sehingga terdapat hubungan yang sangat kuat antara reflektansi layer dan kuat penerangan dalam ruang kuliah di lantai 7 dan 8. Reflekstansi layer juga mcmberikan sumbangan kuat penerangan yang cukup besar, berkisar antara 60 — 99 % dari total kuat penerangan dalam ruang kuliah lantai 7 dan 8. Hasil perhitungan glare index juga menunjukkan nilai GRIO, sehingga tidak terjadi glare di ruang kuliah lantai 7 dan 8. Hasil analisis varian menunjukkan bahwa posisi matahari berpengaruh terhadap kuat penerangan pada ruang 42 dan 43 lantai 8, tapi tidak berpengaruh terhadap kuat penerangan pada ruang 36 dan 37 lantai 7. Ketinggian matahari (jam) berpengaruh terhadap kuat penerangan dalam ruang kuliah lantai 7 dan 8.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:N Fine Arts > NA Architecture
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:11257
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:24 May 2010 11:55
Last Modified:24 May 2010 11:55

Repository Staff Only: item control page