ANALISIS FAKTOR PEMBEDA KEPUTUSAN PEMECAHAN SAHAM (STUDY KASUS DI BURSA EFEK JAKARTA)

Tampubolon, Robert (2003) ANALISIS FAKTOR PEMBEDA KEPUTUSAN PEMECAHAN SAHAM (STUDY KASUS DI BURSA EFEK JAKARTA). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2051Kb

Abstract

According to Trading Range Theory and Signaling Theory, a company will perform a stock split because the company sees that to high stock price will cause share trading less effeective and the announcement stock split by the company is consider as signaling given by the management to the public that the company have a good prospect in the future. The main issue of the research is variable of price book value, price earning ratio, earning per share, growth (profit growth) and stock liquidity is those variables consider as differential factor in decision making of stock split that conducted by the company and the aim of this study is to get variabel empiric proof that price book value, price earning ratio, earning per share, growth (profit growth) and stock liquidity is a differential factor between companies that conduct the stock split and the company that didn't conduct stock split. Data needed is a secondary data from Indonesian Capital Market Directory 1996 to 2001. The Method to get sample in this research use purposive sampling method with certain criteria. Based on purposive sampling method, number of sample in this research are 48 companies that conduct stock split and 48 companies that didn't conduct stock split. Discriminate analisys is used to exam hypothesis. Other examination is on data qualities, which consist of data normality test, multicolinierity test and variant/covariant equality test. Based on the result, this reseach has not found deviation on data quality, this indicate that the available data has fulfill the condition to use discriminate analisys model. From the result of Wilk's Lambda test that converted in F ratio, founded four variables that able to find the difference between companies that stock split and the companies that didn't conduct stock split, which are price book value, price earning ratio, earning per share and stock liquidity and one fail variable show the differences of stock split decision, which is growth (profit growth) variable. Berdasarkan Trading Range Theory dan Signaling Theory, perusahaan akan melakukan pemecahan saham karena perusahaan melihat bahwa harga saham yang terlalu tinggi akan menyebabkan kurang efektifnya perdagangan saham, dan pengumuman pemecahan saham yang dilakukan perusahaan dianggap sebagai sinyal yang diberikan oleh manajemen kepada publik bahwa perusahaan memiliki prospek yang bagus dimasa depan. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah apakah variabel price book value, price earning ratio, earning per share, growth (pertumbuhan laba) dan likuiditas saham merupakan faktor pembeda dalam pengambilan keputusan pemecahan saham yang dilakukan oleh perusahaan, sedangkan tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris variabel price book ratio, price earning ratio, earning per share, growth (pertumbuhan laba) dan likuiditas saham merupakan faktor pembeda antara perusahaan yang melakukan pemecahan saham dengan perusahaan yang tidak melakukan pemecahan saham. Data yang diperlukan berupa data sekunder yang diperoleh dan Indonesian Capital Market Directory tahun 1996 sampai dengan 2001. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu dengan kiteria-lcriteria tertentu. Berdasarkan metode tersebut, jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 48 perusahaan yang melakukan pemecahan saham dan 48 perusahaan yang tidak melakukan pemecahan saham. Analisis Diskriminan digunakan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. Selain itu juga dilakukan pengujian terhadap kualitas data yang meliputi uji normalitas data, multikolinieritas dan ekualitas varian/covarian. Berdasarkan hasil penelitian tidak ditemukan penyimpangan pada kualitas data, hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan model analisis diskriminan. Dad hasil uji Wilk's Lambda yang dikonversi dalam F ratio, ditemukan empat variabel yang mampu membedakan antara perusahaan yang melakukan pemecahan saham dan perusahaan yang tidak melakukan pemecahan saham yaitu variabel price book value, price earning ratio, earning per share, dan likuiditas saham dan satu variabel yang gagal menunjukkan perbedaan keputusan pemecahan saham yaitu variabel growth (pertumbuhan laba).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:11222
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:24 May 2010 09:41
Last Modified:24 May 2010 09:41

Repository Staff Only: item control page