PENGARUH ANGKUTAN UMUM PADA LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN DENGAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS (STUDI KASUS SIMPANG JL. A. YANI —KI MANGUNSARKORO, SEMARANG)

BUDIWIRAWAN, AGUNG (2002) PENGARUH ANGKUTAN UMUM PADA LALU LINTAS DI PERSIMPANGAN DENGAN LAMPU PENGATUR LALU LINTAS (STUDI KASUS SIMPANG JL. A. YANI —KI MANGUNSARKORO, SEMARANG). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1438Kb

Abstract

This research was conducted to know the maneuver of public passenger car (PPC) on an intersection, to determine the passenger car equivalent (pee) of the public passenger car and to analyze whether the stopping near intersection PPC reduces the actual saturation flow. From this research can be known that PPC prefer using the left lane because the driver want to get the closest distance to the passenger waiting on the left side of the road PPC also prefer stopping at the place where the passenger is comfortable for waiting near the intersection. The pee of PPC is different from the pee of light vehicle. Based on the capacity method, pee of PPC are 1.13 and 1.201. Based on the headway method, pee of PPC are 1.203 and 1.234. The stopping PPCs near intersection reduce the saturation flow. The reduction of the saturation flow caused by the stopping PPC are 0.929 and 0.938. Penelitian ini dilaiwkan untuk mengetahui perilaku mobil penumpang umum (MPU) pada suatu persimpangan jalan, menentukan nilai ekivalensi mobil penumpang (emp) dari mobil penumpang umum tersebut dan meneliti adakah pengaruh dari mobil penumpang umum yang berhenti di dekat persimpangan jalan terhadap arus jenuh yang terjadi. Dan penelitian ini dapat diketahui bahwa mobil penumpang umum sering menggunakan lajur ziebelah kin yang disebabkan karena adanya keinginan dari pengemudi mobil penumpang umum untuk mendapatkan jarak yang terdekat dengan cal on penumpang yang menunggu di sebelah kid jalan. Selain itu mobil penumpang umum cenderung untuk berhenti di tempat adanya calon penumpang, yaitu di dekat persimpangan jalan yang memiliki kondisi nyaman untuk menunggu. Nilai ekivalensi mobil penumpang umum berbeda dengan mobil pribadi atau kendaraan ringan lainnya. Hal ini dapat dilihat dari nilai emp dari mobil penumpang umum antara 1,13 sampai dengan 1,201 basil dari metode kapasitas dan antara 1,203 sampai dengan 1,234 basil dari metode headway. Kebiasaan berhenti mobil penumpang umum di dekat persimpangan ternyata mereduksi arus jenuh yang terjadi. Perbandingan arus jenuh yang terjadi pada kondisi adanya mobil penumpang umum yang berhenti dibandingkan dengan arus jenuh tanpa adanya mobil penumpang umum yang terjadi sebesar 0,929 sampai dengan 0,938.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions:Postgraduate Program > Doctor Program in Civil Engineering
ID Code:11201
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:21 May 2010 13:45
Last Modified:21 May 2010 13:45

Repository Staff Only: item control page