STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSAING PERUSAHAAN ( Studi Kasus Pada Hotel Besakih Beach, Sanur )

INDRAWAN, NYOMAN DODI (1997) STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERSAING PERUSAHAAN ( Studi Kasus Pada Hotel Besakih Beach, Sanur ). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3273Kb

Abstract

Besakih Beach Hotel is a hotel with two stars classification, which is located at Sanur tourism area. In daily operation, the management division can not afford to attain the occupancy room rate target, because they trade on tourism industry growth condition in an excessive way, but not in the market for. They are not active in implementing some marketing strategies, they just waiting for some visitors passively. The management doesn't realize that the hotel industry is a fragmented industry, in which the number of visitors influence the growth of hotel population, as follows, and lead to an incisive business competition. This reason enforced some competitors to concentrate on marketing and up grade the quality of their products. Using SWOT analysis approach, Besakih Beach can be identified as a company with speculative - tenable condition. Speculative means that the company is in external threatening cindition, but also have a great business opportunity. While, tenable means that the company has to make 'self-instropection' immediately, by fixing its lacks and flaws, so it can be resurgent and considered by its competitors. In this condition, the best alternative strategy is divestation strategy. The implementation of this strategy is stabilize the organization, to improve the superiority of the product, product standarization, to intensify distribution and promotion. Hotel Besakih Beach adalah hotel dengan klasifikasi bintang II, yang berlokasi di kawasan wisata Sanur. Dalam operasional sehari-hari pihak manajemen belum mampu mencapai tingkat hunian kamar yang diharapkan. Hal ini terjadi karena pihak manajemen terlalu mengandalkan kondisi pertumbuhan industri pariwisata tanpa melaksanakan kegiatan pemasaran secara aktif dan hanya menunggu kedatangan wisatawan yang datang ke hotel. Manajemen tidak menyadari bahwa industri perhotelan merupakan industri yang terfragmentasi, dimana pertumbuhan kunjungan wisatawan juga diikuti oleh pertumbuhan jumlah hotel, sehingga menimbulkan tingkat persaingan yang tajam. Persaingan yang semakin tajam mendorong beberapa pesaing berkonsentrasi dalam pelaksanaan kegiatan pemasaran, dan peningkatan kwalitas produk yang ditawarkan. Dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT, Besakih Beach dapat diidentifikasi sebagai perusahaan yang berada pada posisi spekulatif - bertahan. Spekulatif berarti perusahaan berada dalam posisi ancaman lingkungan eksternal yang tinggi dan tingkat peluang yang tinggi pula. Sedangkan bertahan berarti perusahaan harus segera melakukan introspeksi din i serta melakukan pembenahan-pembenahan dari kelemahan yang dimiliki agar nantinya dapat bangkit dan diperhitungkan oleh pesaingnya.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:11129
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:21 May 2010 09:52
Last Modified:21 May 2010 09:52

Repository Staff Only: item control page