HUBUNGAN ANTARA MINAT MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DENGAN INTENSI DELINKUENSI REMAJA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI KOTA SEMARANG

RETNO HAPSARI, UTAMI (2010) HUBUNGAN ANTARA MINAT MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DENGAN INTENSI DELINKUENSI REMAJA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF
165Kb

Abstract

ABSTRAK Intensi delinkuensi remaja adalah kecenderungan remaja untuk bertingkah laku melanggar norma yang berlaku dalam masyarakat, melakukan pelanggaran hukum, bertindak antisosial serta melakukan perbuatan yang mengganggu kepentingan umum. Intensi delinkuensi remaja diduga dipengaruhi oleh jenis aktivitas yang dipilih remaja dalam mengisi waktu luangnya. Minat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu aktivitas positif yang dapat dilakukan remaja dalam mengisi waktu luang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara minat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan intensi delinkuensi remaja pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Semarang. Sampel penelitian ini berjumlah 116 orang dengan karakteristik siswa SMK yang berusia 15-18 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster proporsional random sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah self report personality inventories, dengan alat ukur Skala Minat Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler yang berjumlah 31 aitem (α=0,942) dan Skala Intensi Delinkuensi Remaja berjumlah 51 aitem ( α= 0,942). Berdasarkan hasil analisis data dengan teknik Pearson Product Moment diperoleh koefisien korelasi (rxy) sebesar -0,491 dengan p = 0,000 (p<0,01). Nilai tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara minat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dengan intensi delinkuensi remaja pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Semarang. Sumbangan efektif (R square) dalam penelitian ini sebesar 0,241, artinya intensi delinkuensi remaja 24,1% ditentukan oleh minat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, sedangkan sisanya sebesar 75,9% ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions:Faculty of Psychology > Department of Psychology
ID Code:11112
Deposited By:Soetarto
Deposited On:21 May 2010 09:26
Last Modified:21 May 2010 09:26

Repository Staff Only: item control page