PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LESSOR DALAM PERJANJIAN LEASING (SEWA GUNA USAHA )

JAFAR,, JAFAR, (2004) PELAKSANAAN PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP LESSOR DALAM PERJANJIAN LEASING (SEWA GUNA USAHA ). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2342Kb

Abstract

Source of defrayal (financial capital) for the levying of goods and also to fulfill requirement of effort, often obtained from bank in the form of credit. But for capital to levying of goods / used appliance to importance of production directly, follow the example is defrayal of motor vehicle credit can be gone through by leasing. This matter theoretically more to the advantage of entrepreneur with capital many in conducting expansion his effort. Target of research is to know lessee's actions in its effort to assure ability lessor of himself, to know how observation to and guarantee object of leased during the time in practice, and also to know legal effort and action able to be done to finish the problem of "fail to pay (for)". Research method the used is approaching of juridical empiric, passing of primary and secondary data collecting. Data analysis has done descriptively analytic. Actions able to be done by lessee in assuring lessor only limited to equipping conditions of moment administration of lessor survey. Concerning observation, not be met in agreement of leasing because it is true have never been promised. Solving of dispute of 'Tail to pay (for)", very open and can represent initiative all side in concerned to finish problem in good faith. Sumber pembiayaan (modal) baik untuk pengadaan barang, guna memenuhi kebutuhan usaha sering diperoleh dari pihak bank dalam bentuk kredit, tetapi guna kepentingan modal baik berupa pangadaan barang/alat untuk digunakan bagi kepentingan produksi maupun secara langsung berfungsih sebagai jenis usaha seperti pembiayaan 'credit roda dua dapat ditempuh melalui mekanisme leasing yang secara teoritis jelas lebih menguntungkan bagi usahawan yang memiliki modal banyak untuk melakukan ekspansi usaha. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tindakan-tindakan yang dapat ditempuh oleh lessee untuk memberikan keyakinan pada lessor akan kesanggupan lessee, untuk mengetahui bagaimana pengawasan terhadap jaminan dan obyek leased selama ini dalam praktek, serta untuk mengetahui upaya hukum dan tindakan yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah wanprestasi Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris, melalui pengumpulan data primer dan data sekunder, analisis data dilakukan secara deskritif analitis. Tindakan-tindakan yang dapat dilakukan oleh lessee dalam menyakinkan lessor menyangkut kelayakannya memperoleh fasilitas leasing terbatas pada kelengkapan persyaratan yang diajukan/diperiksa pada saat berlangsungnya survey oleh lessor, kesimpulannya kelayakan yang ada hanya secara darninistrasi terpenuhinya syarat-syarat permohonan, dalam bidang pengawasan dalam perjanjian leasing tidak diketemukan karena memang tidak pernah diperjanjikan, mekanisme penyelesaian sengketa wanprestasi terbuka dan dapat atas inisiatil para pihak yang merupakan respon dari itikad balk untuk menyelesainkan permasalahan.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:11069
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:20 May 2010 17:09
Last Modified:20 May 2010 17:09

Repository Staff Only: item control page