DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Kasus Kawasan Pariwisata Sanur,Denpasar-Bali)

SIDARTA, I WAYAN TAGEL (2002) DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN, SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Kasus Kawasan Pariwisata Sanur,Denpasar-Bali). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Tourism development in Sanur area relies on beach as natural tourism attraction with white-sand. Statistic data from 1991-2000 shows that tourist visit reach 1.692.386. Therefore, to support the development, it must be followed by development of structures and infrastructures, also tourism facilities like hotels, restaurants, and housings. Before the development, people in Sanur area live as fishermen and farmers. That phenomena leads observe 1) social and economy aspect including the alteration of livelihood and income, distribution of work, and opportunities to work and effort, 2) environment aspect that is alteration of land's function, 3) formulate a plan to manage in Sanur area. This research held in Sanur tourism area including three villages: Desa Sanur Kaja, Desa Sanur Kauh, and Kelurahan Sanur. The sample determined by specific judgments and conditions (purposive sampling), that is Head of Family, with total 100 samples proportionally chosen at three villages as the location of the research. Data gathering completed through questionnaires and interview with the respondents. Analysis methods that used are simple statistic analysis and descriptive analysis. The result shows, 1) the impact of social and economy i.e. (a) change of people's livelihood, from non-tourism work (as fishermen and farmers) to the services provider in tourism as employees and private businessmen, (b) pattern of work distribution, managing business, handling household, who involve in sad and happiness, and activities in Banjar has also been changed, (c) opportunities to work and effort. Job opportunities that absorb most are hotels, motels, inns, and others. Business that, provide opportunities are handicraft kiosk, café, bar, restaurant, store, and supermarket. In services are traditional sailboat, speedboat, and Kano and swimming equipments rental. So it can give more positive impact to peoples around Sanur area. 2) The impact to the land using in the area is the alteration of land's function, formerly rice field, tegalan/huma, garden and yard have been dominated become houses, hotels, restaurants, and other tourism facilities, that cause ecological function changing become economic activities area, that occurred during late 10 years. 3) Based the approach of seven steps of planning, management of Sanur tourism area to keep and maintain fascination and tourism site with white-sand and nature panorama. From the analysis result, appropriate to the purpose of research, some alternative recommendation proposed: I) Need to develop human resources management, that is: (a) Increase competence and quality of people's work by providing job-training facilities aim to develop business in tourism, for example: special handicrafts of Sanur, (b) Build business groups and work units to enlarge the capital and job opportunities by distribute workers to the hotels, 2) Need to keep and maintain beach environment as tourism site attraction so it still gives beautiful and natural, and benefit for peoples through cooperation and community self-help to clean the environment routinely. 3) Need to form an organizer institution in operational management so all interests can be loaded and make easier to coordinate among involved institutions. 4) Intensify work and business diversification in tourism services, like resting and sunbathe place rentals, floating restaurants, nature-friendly water sport facilities. 5) Maintain environment quality through according to existing rules. ABSTRAK : Pariwisata di kawasan pariwisata Sanur mengandalkan wisata alam yaitu suasana laut dengan pantai yang berpasir putih. Data statistik tahun 1991-2000 menunjukkan bahwa telah terjadi perkembangan jumlab kunjungan wisatawan. Untuk menunjang perkembangan tersebut, maka dilakukan pembangunan sarana dan prasarana serta fasilitas pariwisata. Perkembangan pariwisata telah pula menyebabkan perubahan dalam hal 1) aspek sosial dan ekonomi meliputi perubahan pekerjaan dan pendapatan, pola pembagian kerja, kesempatan kerja dan berusaha, 2) aspek lingkungan yaitu perubahan tata guna lahan. Untuk mengetahui dampak tersebut maka penelitian ini dilakukan sehingga bisa digunakan untuk menunuskan perencanaan pengelolaan di kawasan pariwisata Sanur. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengambil sampel penelitian yang ditentukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan dan persyaratan tertentu (Purposive sampling). Jumlah sampel adalah sebanyak 100 kepala ntmah tangga yang diambil secara proporsional. Pengambilan data dilakukan melalui pengedaran daftar pertanyaan dan wawancara dengan responder. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptif analisis. Basil penelitian menunjukkan bahwa, 1) dampak terhadap sosial dan ekonomi yaitu (a) perubahan pekerjaan dari jenis pekerjaan non pariwisata ke pekerjaan yang berhubungan dengan sektor pariwisata, (b) pola pembagian kerja dalam mencarai nafkah, mengelola usaha, mengurus nunah tangga, dan keterlibatan dalam kegiatan adat, (c)kesempatan kerja dan berusaha, di mana kesempatan kerja yang paling banyak menyerap tenaga kerja adalah hotel-hotel, losmen/wisma, penginapan sederhana, dan yang lainnya. Dalam bidang usaha yang memberikan kesempatan adalah kios cenderamata, warung/kafe, bar/restoran, rumah makan, toko dan swalayan. Sedangkan dalam bidang jasa adalah perahu layar tradisioanal, speed boat, dan penyewaan kano dan alat-alat renang Semuanya memberikan dampak positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. 2) dampak terhadap penggunaan lahan yaitu berubahnya fimgsi lahan dari persawahan, tegalan/huma, perkebunan dan pekarangan menjadi permukiman, hotel, restoran/mmah dan fasilitas pariwisata. Yang berakibat berubahnya fungsi ekologis kawasan dalam kunm waktu dasa warsa terakhir. 3) Berdasarkan pendekatan the seven magic steps of planning, maka pengelolaan dilakukan untuk tujuan menjaga dan memelihara daya tank dan obyek wisata. Selain itu untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia secara kualitas dalam rangka peningkatan pelayanan dan profesionalisme. Dan hasil analisa dapat diusulkan beberapa altematif saran yaitu: I) Perlu pengembangan sumber daya manusia yaitu: peningkatkan keterampilan dan kualitas kerja masyarakat dengan memberikan fasilitas latihan kerja,dan membentuk kelompok usaha dan unit-unit kerja untuk memperkuat modal usaha dan memperluas kesempatan kerja. 2)Perlunya menjaga dan memelihara lingkungan pantai sebagai obyek dan daya tank wisata agar tetap memberikan suasana asri dan ash dengan tetap memberikan nilai manfaat bagi masyarakat. 3) Perk' di bentuk suatu badan pengelola yang disepakati bersama dalam pengelolaan operasional sehingga semua kepentingan bisa di tampung dan mempermudah koordinasi antar instansi terkait.4) Meningkatkan diversifikasi kerja dan usaha dalam bidang jasa pariwisata yang ramah lingkungan. 5) Mempertahankan kualitas lingkungan dengan mengacu pada peraturan yang ada

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Environmental Science
ID Code:10986
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:19 May 2010 19:46
Last Modified:19 May 2010 19:46

Repository Staff Only: item control page