KEDUDUKAN ANAK LUAR KAWIN AKIBAT DELIK ADAT LOKITA SAN GGRAHA DALAM HUKUM ADAT WAS BALI DI KABUPATEN TABANAN PROPINSI BALI

DARMAYANA, I GUSTI MADE (2003) KEDUDUKAN ANAK LUAR KAWIN AKIBAT DELIK ADAT LOKITA SAN GGRAHA DALAM HUKUM ADAT WAS BALI DI KABUPATEN TABANAN PROPINSI BALI. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2072Kb

Abstract

The fact that the cultural delict of Lokika Sanggraha frequently occurred in community and even about these cultural delict cases of Lokika Sanggraha have been tried and decided by the trial court in Bali. In kitab Adhigama article 359 exlains about this Lokika Sanggraha, tells about the love relationship between a man and a woman that were not tried in a marriage , because the man promised that he whould marry the woman in future as wife that the woman was willing to give everything till the biological intercourse happened and in fact the man broke his relationship up with no legal reason. This resarch used a juridical empiric approach. In collecting the data and legal materials, both primary ad secodary, the cases were collected trough obsevation, interview and legal documet study, whereas the analysis technique was done qualitatively. If the activity due to biological need were done improperly like the cultural delict of Lokika Sanggraha so will cause distrubance both in sekala (visible) and in niskala (invisible), that even distrurb the balance of good relationship that has a nature of horizontal related with social life and has a nature of vertical related with the relationship between the almight God in form of the curse of Invisible things. In examining the matter of custom, jugde must apply custom law because jugde is not just limited by acts. For judge the importat thing is paying an attention whether the custom law is still alive and defended by the custom community. The woman who was pregnant with an illegitimate child, marriage, the child became a child from his/her parent that inherit the same as his/her mother but not inherit on the man who caused his/her mother pregnant. Suatu kenyataan bahwa Delik Adat "Lokika Sanggraha" sering kali terjadi dalam masyarakat dan bahkan mengenai kasus- kasus Delik Adat Lokika Sanggraha ini telah banyak diadili dan diputus oleh pengadilan-pengadilan negeri di Bali. di dalam Kitab Adhigama Pasal 359 menjelaskan Delik Adat Lokika San ggraha ini mengenai terjadinya hubungan percintaan antara seorang laki-laki dengan seorang wanita di mana keduanya belum terikat suatu perkawinan, karena pihak laki-laki telah menjanjikan kaiak dikemudian hail akan mempersuntingnya sebagai istri sehingga wanita (si gadis) bersedia menyerahkan segalanya sampai terjadi hubungan biologis dan ternyata kemudian si pria memutuskan hubungan cintanya tanpa alasan yang sah. Penelitian ini mengunakan pendekatan yuridis-empiris. Dalam pengumpulan data dan bahan hukum, balk primer maupun sekunder, kasus yang dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara dan study dokumen-dokumen hukum, sedangkan teknik analisis dilakukan secara kwalitatif. Apabila aktivitas yang berhubungan dengan kebutuhan biologis yang dilaksanakan dengan tidak patut seperti Delik Adat Lokika Sanggraha maka akan menimbulkan gangguan balk yang bersifat "sekala" (nampak dengan panca India), maupun bersifat "niskala" (tidak nampak dengan panes India), yang justru mengganggu keseimbangan hubungan balk yang sifatnya horizontal yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat maupun yang sifatnya vertikal yang berkaitan dengan hubungan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa berbentuk kutukan dari yang ghaib. Dalam memeriksa perkara adat Hakim harus menggunakan hukum adat karena Hakim tidak dibatasi Undang-Undang saja Bagi Hakim yang terpenting adalah memperhatikan apakah hukum adat itu masih hidup dan dipertahankan masyarakat adat yang bersangkutan.Wanita yang mengandung anak hasil hubungan gelap tersebut dikawinkan oleh Prajuru adat dengan sebilah keris, jadi dengan adanya perkawinan tersebut anak tersebut menjadi anak dari orang tuanya yang mewaris sama dengan ibunya tetapi tidak mewaris pada laki-laki yang menghamili ibunya.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:10963
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:19 May 2010 15:33
Last Modified:19 May 2010 15:33

Repository Staff Only: item control page