STATUS DAN FUNGSI TANAH BENGKOK DI KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI

NUGRAHA, JUNIANTA AGUNG (2003) STATUS DAN FUNGSI TANAH BENGKOK DI KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2383Kb

Abstract

Land is the gift of Great Unity God to the people of Indonesia, is one of main sources for the persistence of life and the nation livelihood forever in reaching as big as people's prosperity which is divided fairly and evenly distributed. In the governmental activity in villages, land also has a very important function, because the land, in this case is bengkok land, is one of special goods in village community of Java, includes in Central Java. This bengkok land instead of becoming a village treasure, also the symbol of village's prosperity. The cultivation rights of bengkok land is given to the village officer, such as the Head of Village along with his staffs as the salary on their position. The existence of bengkok land makes the organizational process of the village is effective and becomes a strong motivation for the candidate of the head of village to join with the head of village election (pilkades). Viewing the function of bengkok land that is quite strategic, it needs a serious organizing. Using a juridical empiric approach did this research. The data collection and legal sources, both primary and secondary, the cases collected through observation, interview, and legal documents study, whereas the analysis technique was done in qualitative. The Instruction of The Internal Affairs Minister Number 26 year 1992 about The Changing of Bengkok Land Status into The Village Treasury Land, and on Article 13 of The Decision of The Regent of Boyolali Number 19 year 2000 about The Income Sources of Village, the Cultivation of Village Treasury Land to be more productive, efficient, and effective, can be done by: self cultivation by Village Government, profit sharing with the third side; Rent or hired; the other ways that according to the condition of the village, this thing aim at the implementation of the changing of bengkok land status into the village treasury land. The Bengkok land in Selo Subdistrict in fact is still under control of the Head of Village along with the other staffs. But in the financial statement, the bengkok land is included in the village treasury land that is later used to pay the routine activities of village and for the development of village. Tanah sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia, merupakan.salah satu sumber utama bagi kelangsungan hidup dan penghidupan bangsa sepanjang masa dalam mencapai sebesar-besarnya kemakmuranrakyat. yang terbagi secara adil dan merata. Dalam kegiatan pemerintahan di desa, tanah juga memiliki fungsi yang sangat penting, sebab tanah dalam hal ini tanah bengkok merupakan salah satu benda istimewa dalam kalangan masyarakat desa di Jawa, termasuk di Jawa Tengah. Tanah bengkok ini disamping menjadi. kekayaan desa juga sebagai lambang kemakmuran desa yang bersangkutan. Tanah bengkok diberikan hak penggarapannya kepada pejabat desa, seperti kepala desa beserta perangkatnya sebagai gaji atas jabatannya. Keberadaan , Tanah bengkok inilah yang membuat rods organisasi masyarakat desa efektif dan menjadi motifasi yang kuat bag[ talon kepala desa untuk mengikuti pilkades. Melihat dari fungsi Tanah bengkok yang cukup strategis tersebut memerlukan pengelolaan yang serius. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan pendekatan yuridis-empiris. Pengumpulan data dan bahan hukum, balk primer maupun sekunder, kasus yang dikumpulkan • melalui • pengamatan,• wawancara dan study dokumen-,, dokumen hukum, sedangkan teknik analisis dilakukan secara kwalitatif. Instruksi Menteri Dalam Nagar'. No. 26 Tahun 1992 Tentang. Perubahan status tanah bengkok menjadi tanah kas desa,. serta pada .Pasal 13 dad Keputusan. Bupati Boyolali Nomor: 141/377/Tahun 2001 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan. Daerah Kabupaten. Boyolali Nomor: 19 Tahun 2000 Tentang Sumber Pendapatan Desa, pengelolaan Tanah Kas Desa supaya lebih produktif, berdaya guna • dan berhasil guna dapat dilaksanakan dengan, cara:Diusahakan sendiri oleh Pemerintah Desa;Bagi hasil dengan Pihak ketiga;Dikontrakkan atau disewakan;Cara-cara lain yang sesuai dengan kondisi Desa yang bersangkutan, hal ini mengarah pada pelaksanaan perubahan status tanah bengkok menjadi tanah kas desa. Tanah bengkok Di Kecamatan Selo dalam kenyataannya masih dikuasai. oleh Kepala Desa berikut juga .oleh perangkat desa yang lain. Namun dalam. laporan keuangannya tanah bengkok tersebut dimasukan dalam Tanah kas desa. yang kemudian digunakan untuk membiayai. kegiatan rutin desa maupun untruk, pembangunan desa.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:10927
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:19 May 2010 14:15
Last Modified:19 May 2010 14:15

Repository Staff Only: item control page