KEKUATAN AKTA NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PRAKTEK PENGADILAN

NURYANTI, SITI (2003) KEKUATAN AKTA NOTARIS SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM PRAKTEK PENGADILAN. Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Notary certificate gives among parties together with it's heritage distribution or the person who got's the night's a kind of a perfect proof what has been done or stated in notary certificate. For a judge it means such on proof obligation, because notary certificate as a perfect proof media in the judgment. Research using yuridis empiris approachment and inferensial analitis with using sample pointment by sampling quota. Data in research based from primer and secunder data. From the result of the research, it is acknowledged that notary certificate which describe the formil truth to each parties in certificate and the truth of what it is described (it's material). Research these formalities fulfilment which is dended by UU, PJN an Kode Etik Notaris, so can be varide from losing authentic certificate stamps. The losing of executorial power from these certificate if notary certificate has executorial power. The thing which is needed to notice by notary in making notary certificate is giving proportional information access and opportunity which is given by law to all in parties, also based on notary personality in doing his job such as independently behavior, fair, honest, careful and the ability in government rule also expertise and good skill in practicing those rules. Akta Notaris memberikan di antara pihak-pihak berserta ahli warisnya atau orang yang mendapat hak daripadanya sesuatu bukti yang sempurna tentang apa yang diperbuat atau dinyatakan dalam akta notaris. Ini berarti bagi Hakim merupakan bukti wajib, karena Akta Notaris mempunyai kekuatan lahiriah, formil dan materil. Untuk mengetahui bagaimana kekuatan Akta Notaris sebagai alat bukti yang sempuma dalam peradilan, penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan bersifat inferensial analisis. Data dalam penelitian berasal dari data primer dan sekunder. Dad hasil penelitian diketahui bahwa Akta Notaris yang mempunyai kekuatan bukti sempuma dalam peradilan adalah Akta Notaris yang menerangkan kebenaran formil para pihak dalam Akta Notaris dan kebenaran apa yang diterangkan (materinya), dengan terpenuhi formalitas-fonnalitas yang ditentukan UU, PJN dan kode etik notaris, sehingga terhindar dad masalah hilangnya stempel otentisitas akta, hilangnya kekuatan eksekutorial jika akta notaris tersebut mempunyai kekuatan eksekutorial dan dibatalkannya akta tersebut oleh pengadilan serta malapetaka bagi notaris karena is harus membayar ganti kerugian dan denda pada para pihak dalam aktanya. Hal ini yang perlu diperhatikan oleh Notaris dalam pembuatan Akta Notaris adalah pemberian keseimbangan akses informasi dan kesempatan yang diberikan oleh hukum kepada semua pihak yang berkontrak, serta dilandasi sikap pribadi Notaris dalam melaksanakan tugasnya berupa kemandirian, sikap, tidak memihak, jujur, seksama dan penguasaan terhadap perundang-undangan serta keahlian dan keterampilan dalam menerapkan peraturan tersebut.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:10920
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:19 May 2010 13:59
Last Modified:19 May 2010 13:59

Repository Staff Only: item control page