PENGARUH TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP RE-RADIASI LINGKUNGAN, KAITANNYA DENGAN KENYAMANAN THERMAL DI PERKOTAAN TROPIS LEMBAB Studi Kasus Potongan Jl H. Agus Salim Semarang

Utomo, Bambang Joko Wiji (1999) PENGARUH TATA BANGUNAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP RE-RADIASI LINGKUNGAN, KAITANNYA DENGAN KENYAMANAN THERMAL DI PERKOTAAN TROPIS LEMBAB Studi Kasus Potongan Jl H. Agus Salim Semarang. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
5Mb

Abstract

Perkembangan kota sejak dekade 80-an mengalami peningkatan yang cukup pesat, seiring dengan perkembangan ekonomi penduduknya. Perkembangan dan pembangunan kota ini tentu memerlukan perencanaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi alamnya, agar dapat meningkatkan kualitas lingkungan kota. Faktor-faktor alam merupakan faktor yang penting (terutama faktor iklim) dalam perancangan kota, guna mewujudkan suatu lingkungan yang nyaman bagi penghuniny a. Kondisi lingkungan perkotaan sering dirasakan tidak nyaman, karena terjadi penurunan kualitas iklim mikro di perkotaan. Kota Semarang adalah salah sate dari kota-kota di Indonesia yang mengalami penurunan kualitas mikronya, melihat kondisi dan potensi kota Semarang yang sedang berkembang menuju sebuah kota raya, maka perlu mendapat perhatian agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah pada lingkungan kota. seperti yang terjadi pada kota-kota basar lainnya. Agar mendapat gambaran awal tentang kondisi iklim mikro di daerah pusat kota Semarang maka, metoda penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut : Pemilihan study kasus dan pendataan lingkungan dilakukan dengan cara mengidentifika§i lingkungan berdasarkan faktor-faktor yang mem¬pengaruhi kondisi iklim mikro serta mengklasifikasikan sesuai dengan hasil identifikasi. Sedangkan metoda analisisnya digunakan metoda Diskriptip Analisis. D engan mencari keterkaitan antara aspek citra, guna, sosial dan ekonomi dengan aspek iklim, dimana aspek citra, guna, sosial dan ekonomi sebagai faktor kontrol. Temuan dari penelitian ini antara lain, faktor MRT dan faktor kecepatan angin adalah merupakan faktor penting yang mempengaruhi temperatur udara. Pada lokasi penelitian rata-rata memiliki kualitas kenyamanan yang rendah, hanya pada lingkungan tertentu saja di kota Semarang yang memiliki kualitas kenyamanan yang relatip baik.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Architecture
ID Code:10911
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:19 May 2010 11:11
Last Modified:19 May 2010 11:11

Repository Staff Only: item control page