PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN PEMBORONGAN GEDUNG AKIBAT ADANYA PERUBAHAN KEADAAN SETELAH DIBUATNYA PERJANJIAN ( STUDI KASUS, PROYEK PEMERINTAH PROPINSI JAMBI )

Maryani, Maryani (2002) PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN PEMBORONGAN GEDUNG AKIBAT ADANYA PERUBAHAN KEADAAN SETELAH DIBUATNYA PERJANJIAN ( STUDI KASUS, PROYEK PEMERINTAH PROPINSI JAMBI ). Masters thesis, program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2962Kb

Abstract

Tesis ini mengambil judul "PENYELESAIAN SENGKETA PERJANJIAN PEMBORONGAN GEDUNG AKIBAT ADANYA PERUBAHAN KEADAAN SETELAH DII3UATNYA PERJANJIAN (STUDI KASUS PROYEK PEMERINTAH PROPINSI JAMBI)". Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah. difokuskan pada bagaimana menyelesaikan permasalahan —. permasalahan yang timbul, terhadap proyek — proyek pembangunan gedung milik pemerintah yang terbengkalai akibat adanya perubahan keadaan; dan perubahan yang terjadi adalah adanya kenaikan harga bahan — bahan bangunan sehingga rekanan / pemborong tidak lagi mampu untuk menyelesaikan pekerjaannya, penyelesaian yang dimaksud adalah lewat perjanjian ( kontrak ) yang telah dibuat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan masalahnya menggunakan metode yuridis empiris dan kesimpulannya ditarik secara induktif. Data yang digunakan adalah data primer yang sumbernya adalah perusahaan — perusahaan yang bermasalah, instansi DPI.1 (Dinas Pekerjaan Umum), praktisi hukum yaitu hakim pengadilan negeri, pengacara dan notaris di Jambi, sedangkan data sekunder diperoleh dari kepustakaan, teknik pengambilan sampel menggunakan sistem random sampling dan untuk analisa data secara kualitatif analisis, yaitu data yang diperoleh disusun secara sistematis untuk selanjutnya dianalisa secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian masalah — masalah tersebut diselesaikan lewat perdamaian (diluar jalur hukum) yaitu musyawarah mufakat tapi tetap berpatokan pada perjanjian (kontrak) yang disepakati sebelumnya; yaitu kontraknya di adendum ada juga yang perjanjian (kontrak) diperbaharui / dibuat kontrak barn. Berdasarkan kenyataan di lapangan bahwa perjanjian — perjanjian (kontrak) yang dibuat kebanyakan dibuat dibawah tangan yaitu cukup ditandatangani kedua belah pihak dengan meterai secukupnya, dari berbagai pendapat yang dihimpun disarankan supaya kontrak / perjanjian — perjanjian yang dibuat hendaknya dilakukan secara notarial dihadapan pejabat umum ( notaris ). I arrange this thesis that title "PROBLEM SOLVING OF BUILDING AGREEMENT CAUSED OF CONDITION CHANGING AFTER IT WAS MADE AGREEMENT (CASE STUDY KASUS OF JAMBI'S PROVINSI GOVERNACE PROJECT)". Problem that submitted in this research is focussed in how to solves appeared problems, concerning to neglected building of self-governance caused alteration of condition; and happened alternation is increasing of building content cost so clients / contractors are unable to finish their task, intended settlement is through agreement (contract) have been made. Method I use in researching is problem approaching that use empirical yuridis method and summarize inductively. In this research I use primary data that have a source is , instance of DPU (Divas Pekerjaan Umum), lawyer in this case is judgement of state-owned justice, attorney and notary public in Jambi, instead, secondary data reached from literature, sampling technique use random system sampling and use qualitative analysing for data analysing, all or "those are arranging reached data systematically and analysed qualitatively to the next. Researching result show that problem solving is finished through peacefully (outside of law) that is agreement conference but currently determining of agreement (contract) that have been agreed before, that is contract in addendum and there is another renewed agreement make new contract. Based on reality of sphere that agreements (contract) that most made underhand is enough assigned by each other side with precisely revenue stamp, from some of gathered ideas suggested in order to actuating made contract or agreements notarically face of general functionary (notary).

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:10846
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:18 May 2010 16:37
Last Modified:18 May 2010 16:37

Repository Staff Only: item control page