PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH HAK MILIK SECAIZA SPORADIK DI DESA BOLOH KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN

Chumaidi , Imron (2004) PELAKSANAAN PENDAFTARAN TANAH HAK MILIK SECAIZA SPORADIK DI DESA BOLOH KECAMATAN TOROH KABUPATEN GROBOGAN. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4Mb

Abstract

Pendaftaran tanah merupakan tugas yang diselenggarakan pemerintah dalam rangka menjatnin kepastian bukum dalam bidang pertanahan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 19 UUPA. Tujuan pendaftaran tanah termuat dalam PP. No. 24 Tahun 1997 yang pada prinsipnya untuk memberikan kepastian hukum dan perfindungan hukum kepada pemegang hak atas tanah, untuk menyediakan infonnasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan termasuk pemerintah, dan untuk terselenggarakannya tertib administrasi pertanahan. Untuk itulah penelitian ini ingin mengetahui bagaimanakah pelaksanaan pendaftaran Inah secara sporadik di Desa Boloh Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris. Penelitian ini adalah diskriptif analitis, yang bertujuan untuk memberi gambaran tentang suatu gejala atau hubungan antara dua gejala atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat dalam proses pendaftaran tanah hak milik secara sporadik di Desa Boloh Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dan desa tersebut diambil lima dusun masing-masing dusun diambil dua crang yang tanahnya sudah bersertifikat dan dua orang yang tanahnya belum bersertifikat. Selain itu dipilih nara sumber lain yaitu Kades Boloh, Sekdus Boloh, para Kadus se-Desa Boloh, PPAT Camat, dan dua orang dari Kantor Pertanahan. Setelah data dikumpulkan dengan metode observasi dan interview maka dilakukan analisis data. Analists data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif yaitu dari data yang diperoleh disusun secara sistematis kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mencapai kejelasan masalah yang dibahas. Pengertian dianalisis disini dimaksudkan sebagai suatu penjelasan dan penginterpretasian secara logis sistematis. Logis sistematis menurtjukkan cara berfikir deduktif induktif dan mengikuti tata tertib penulisan laporan penelitian ilmiah. Sertifikat tanah hak milik yang telah dihasilkan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Grobogan di lokasi penelitian sebanyak : Hak Milik : 2898 buah, Hak Pakai : 8 buah, Hak Guna Bangunan : 2 buah. Sedangkan hak lain belum pemah diterbitkan. Hambatan yang timbul dalam pelaksanaan pendaftaran tanah hak milik secara sporadik di lokasi penelitian adalah masyarakat masih belum adanya kesadaran hukum dan kurang mengerti arti pentingnya sertifikat sebagai bukti kepemilikan hak. Disamping itu masyarakat masih menganggap biaya yang tinggi dalam pendaftaran tanah hak milik sebagai penyebab enggannya masyarakat untuk melaksanakan pendaftaran tanah. Hal ini membuka peluang terjadinya percaloan, ditambah sikap mental dari aparat yang masih perlu ditingkatkan. Kesimpulan, pendaftaran tanah hak milik secara sporadik (individu) di Desa Boloh Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan kurang mendapatkan basil yang maksimal. Hal ini terlihat dari jumlah pemohon pendaftaran tanah jenis ini masih jauh dari harapan. Secara umum pelaksanaan pendaftaran tanah hak milik secara sporadik belum bisa dilaksanakan secara maksimal. Faktor pengl-ambat : tidak adanya alokasi anggaran dari pemerintah untuk pendaftaran tanah s„..:ara sporadik, anggapan dari masyarakat cukup dengan petuk pajak sebagai bukti kepemilikan hak. Sehingga sertifikat tidak dianggap penting. Sikap mental aparat yang masih kurang profesional. Hal ini mernbulca peluang terjadinya percaloan dalam pelaksanaan pendaftaran tanah hak milik secara sporadik. THE IMPLEMENTATION OF THE SPORADICALLY REGISTRATION OF OWNERSHIP RIGHT AT BOLOH SUBDISTRICT, TOROH DISTRIC, GROBOGAN REGENCY In order to achieve legal security, the government should undertake registration as provided in article 19 of the Basic Agrarian Law of 1960 (Undang-Undang Pokok Agraria). The aim of land registration is in principle to achieve legal security and legal protection to the holder of ownership right and provide information to the interest parties including government and also establish land administration order. This research, therefore, is to know how the implementation of the sporadically land registration at Boloh Subdistrict, Toroh District, Grobogan Regency. The used approach of this research is socio-legal approach. The research constitutes descriptive-analysis, intended to describe an incident or relation among the two incidents or more. Research population is any person who involves in the process of the sporadically ownership right registration at Boloh Subdistrict Toroh District Grobogan Regency. The me.!)od of sample determination is purposive sampling. Five orchards from the subdistrict constitute sample and two persons as sample taken from each orchard. They both have certificate and haven't. In addition, it is used other sources namely Boloh subdistrict head, subdistrict secretary, all village head of the subdistrict, Pejabat Pembuat Akta Tanah (Land Deed Official), Camat (Chief of district) and two employees from the Land Registry Office. The data collection was obtained by observation and interview method. The systematically collected data is then to be analyzed qualitatively to clarify the problem. The aim of the analysis is as clarification and logic-systematically interpretation by us;ng deductive and inductive method and comply with the custom of writing report in the scientific research. The result shows that the Grobogan Regency Land Registry Office had produced many certificates : 2898 certificates of ownership right, 8 certificates of right of use, 2 certificates of right of building. Other right certificate haven't been published. The main barriers of the implementation of the sporadically ownership right registration is legal awareness of the society and lack of understanding the important of certificate as legal document. The high cost of the registration also makes u. willingness of the society to register their land. The condition causes the presence of scalper rather than mentality of the employee need to be improved. The conclusion, the sporadically registration of ownership right is not maximum enough at Boloh Subdistrict, Toroh District, Grobogan Regency. This result can be shown the less of applicant to register their land. Generally speaking, the implementation of the sporadically registration of ownership right is not optimal enough. The bathers are : no budget of the government for the sporadically registration of ownership right, the society belief of tax receipt (Petuk) as evidence of ownership right with the result that certificate is not significant, unprofessional employee mentality making the existence of scalper in relation with the implementation of the sporadically registration of ownership right.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:K Law > K Law (General)
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Notary
ID Code:10768
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:17 May 2010 21:03
Last Modified:17 May 2010 21:03

Repository Staff Only: item control page