PENGARUH BETA SAHAM HARIAN TERHADAP RETURN SAHAM HARIAN PADA PASAR MODAL YANG SEDANG BERICEMBANG (Studi Pada Saham-saham LQ45 Di BEJ, Indonesia)

PRABAWANI, BULAN (2003) PENGARUH BETA SAHAM HARIAN TERHADAP RETURN SAHAM HARIAN PADA PASAR MODAL YANG SEDANG BERICEMBANG (Studi Pada Saham-saham LQ45 Di BEJ, Indonesia). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2049Kb

Abstract

Beberapa hasil-hasil penelitian pengaruh beta saham terhadap return saham menunjuldcan bahwa beta saham tnemiliki pengaruh terhadap return saham pada pasar modal yang sedang berkembang (India dan Turki), sebalilmya pada pasar modal yang telah maju (Perancis, Inggris dan Jerman) menunjulckan bahwa pengaruh beta saham terhadap return saham adalah insignifikan. Untuk itu penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beta saham harian terhadap return saham harian pada pasar modal yang sedang berkembang di Bursa Efek Jakarta menurut hari-hari perdagangan. Populasi penelitian ini yaitu emiten-emiten yang masuk dalam kategori saham-saham LQ45 selama 6 (enam) periode pengamatan yaitu Januari 2000 hingga Desember 2002. Dengan sampel sejumlah 26 yang diperoleh dari emiten-emiten yang terdaftar di LQ45 dan alctif diperdaganglcan selama periode pengamatan. Data penelitian diperoleh dari JSX Monthly Statistic periode Jamul 2002 hingga Desember 2002. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi limier sederhana clan uji chow. Analisis regresi sederhana digunakan untuk menjelaskan pengaruh antara variabel independen (beta saham) terhadap variabel dependen (return saham), sedangkan uji chow digunakan untuk mengetahui apalcah terdapat perbedaan yang berarti dad basil analisis regresi, sehingga dilcetahui perbedaan pengaruh tiap-tiap had perdagangan. Analisis deslcriptif data menunjuldcan bahwa keseluruhan data adalah valid dan terdapat kecenderungan balk beta saham harian maupun return saham harian bemilai rendah di hari-hari pada awal pekan, dan cenderung tinggi di hari-hari menjelang alchir pekan. Hal tersebut salah satunya dipengaruhi oleh faktor psikologis pasar yaitu optimisme investor di akhir pekan dan kecendenmgan berita ekonomi yang buruk terjadi selama akhir pekan ketika penutupan pasar perdagangan. Hasil penelitian di hari Senin menunjukkan kuatnya pengaruh Monday effect dalam mempengaruhi psikologis investor menyebabkan pasar modal lebih mudah dipredilcsi sehingga mempengaruhi rendahnya systematic risk (beta saham) dan return saham. Pengaruh beta saham harian terhadap return saham harian yang positif dan signifikan di hari ICamis dan Jumat disebablcan berita-berita ekonomi seringkali dilansir tiba-tiba pada hari ini, sehingga investor tidak dapat merespon secara cepat, sekaligus terdapat optimisme yang tinggi menjelang penutupan hari perdagangan. Sedangkan insignifikansi hari Selasa telah dibulctikan lcarena adanya outliers. Some research result of relationship between stock beta to stock return shown that stock beta had relationship with stock return in the emerging market (Turki and India), on the other hand it shown no relationship between stock beta and stock return in the advanced market So, the aim of this research is to analyze analyze relationship between systematic risk and stock return in emerging market, Jakarta Stock Exchange. The population in this research is stocks which are included in L045 category for six period January 2000 to December 2002. We got 26 samples from this population which are traded actively. The data resouced from JSX Monthly Statistic from January 20002 to December 2002. This research use simple linier regression and chow test. Simple regression used to explain the relationship between independent variabel (systematic risk) and stock return (dependent variabel), and chow test used to know wether there are difference relationship model from a day to another. Descriptive analysis result show that all the data is valid and there is tendency that both of systematical risk and stock return are low in the beginning of week and high on the latest week before holiday. One reason that might happen is pscycological factor. Investor tend to be optimistic in the end of week dan tend to be reluctant in the beginning of week, because unwanted economic news usually happen on holiday. Research result on Monday reveal a strong effect of Monday Effect in influence psycologi cal factor and impact the low of systematic risk and stock return. Positif and significant relationship on Thursday and Friday because the investor cannot react quickly by the news released on these days and there is higher optimistic toward the end of trading days. Insignificantly relationship on Tuesday already approved by outliers.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:10739
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:17 May 2010 18:38
Last Modified:17 May 2010 18:38

Repository Staff Only: item control page