ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN BETA TERHADAP RETURN SAHAM LQ45 PADA PASAR BULLISH DAN BEARISH DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 1997-1999

Ngantu Rahina, Daniel (2003) ANALISIS PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN DAN BETA TERHADAP RETURN SAHAM LQ45 PADA PASAR BULLISH DAN BEARISH DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 1997-1999. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2229Kb

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan risiko sistematik (beta) terhadap return saharn LQ45 pada pasar bullish dan bearish di Bursa Efek Jakarta secara individual dan bersama-sama. Hal ini berdasarkan fenomena dari kondisi perdagangan saham pada pasar bullish dan bearish terdapat perbedaaan karakteristik, terutama dikaitkan dengan aspek risiko, ukuran perusahaan dan return saham. Sehingga konsekuensinya terdapat kemungkinan perbedaan pengaruh ukuran perusahaan dan risiko sistematis (beta) terhadap return saham pada kedua kondisi pasar tersebut. Data penelitian yang digunakan adalah harga pcnutupan saham bulanan, nilai kapitalisasi pasar dan indeks pasar saham LQ45 yang diperoleh dari ,ISX Monthly Statistic dan Capital Market Book Directory Index. Populasi dalam penelitian ini adalah saham-saham yang termasuk LQ45 di Bursa Efek Jakarta dengan periode pengamatan 3 tahun terhitung bulan Januari 1997 (awal terbentuknya LQ45) sampai Desember 1999 dengan menggunakan metodc purposive sampling schingga diperoleh 22 emiten. Penelitian ini menggunakan single index model dan metode regresi cross-sectional. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan negatip dari ukuran perusahaan dan pengaruh signifikan positip dad risiko sistematik (beta) terhadap return saham dalam kondisi • pasar bullish. Tetapi dalam kondisi pasar bearish, ukuran perusahaan berpengaruh signifikan positip dan risiko sistematik (beta) berpengaruh signifikan negatip terhadap return saham. Kata kunci: ukuran perusahaan, risiko sistematik, return, saham-saham LQ45, kondisi pasar bullish dan bearish, single index model, dan metode regresi cross-sectional. This research is intended to analyze the individual and simultaneous effect of .firm-size and systematical risk (beta) on LQ45 stock return in the Jakarta Stock Exchange either bull or bear markets. This is based on phenomena of stock exchange conditions in bull and bear markets, which have different characteritics, mainly on systematical risk, firm-size, and stock return. So there are differential probability effects of firm-size and systematical risk on stock return in the both markets. Data used are monthly closing stock prices, market capitalization and LQ45 market index acquired from JSX Monthly Statistic and Capital Market Book Directory Index, from January 1997 (the beginning of 1,(245) until December 1999. Sample in this research consist of 22 stocks which are chosen by applying purposive sampling method and investigated by using single index model and cross-sectional regression method. The result of this research shows that there are negatively significant effects of firm-size and positively significant effects of systematical risk (beta) on stock return in bull market. However in bear market, firm-size has positively significant effects and systematic risk has negatively significant influence on stock return. Keywords: firm-size, systematical risk, return, LQ45 stocks, bull and bear markets, single index model, and cross-sectional regression method.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:10738
Deposited By:Mr UPT Perpus 1
Deposited On:17 May 2010 18:33
Last Modified:17 May 2010 18:33

Repository Staff Only: item control page