PENGARUH ANGKATAN KERJA, INVESTASI SWASTA, INVESTASI PEMERINTAH DAERAH, SARANA ANGKUTAN DAN ENERGI LISTRIK TERHADAP PDRB KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH (Studi Kasus Tahun 1995 — 2001)

Suranta, Agus (2003) PENGARUH ANGKATAN KERJA, INVESTASI SWASTA, INVESTASI PEMERINTAH DAERAH, SARANA ANGKUTAN DAN ENERGI LISTRIK TERHADAP PDRB KABUPATEN/KOTA DI JAWA TENGAH (Studi Kasus Tahun 1995 — 2001). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
4026Kb

Abstract

This research is intended to analyze the effect of work forces, private investment, local government investment, means of transportation, and electric power on theGross Regional Domestic Product (GRDP) of regencies/municipalities in Central Java during the period of 1995 — 2001. Model labor force in this research is neoclassic local economic growth. Chow test is used to analyze the impact of crisis, and variable dummy (D1) is used to describe the economic crisis of 1997. Data used in this research is secondary data obtained from Central Bureau of Statistics (BPS), the Local Capital Investment Board (BPMD), Bureau of Industry and Trading, and Bureau of Finance- the Local Secretary, Province of Central Java. To gather reliable sample, this research uses pooling data, a combination between cross section data of 35 regencies/municipalities and time series data during 7 years. Based on pooling data, this research employs 245 samples. The results of research show that work force, private investment, means of transportation and electric power positively influence the GRDP " of regencies/municipalities in Central Java. Meanwhile, the effect of local government investment on the GRDP is not significant. It is also found, that the economic crisis has significant influence on the GDRP negative direction. It is recommended that to increase GRDP in the regencies/municipalities, a policy is needed to motivate all parties to make investment in the regencies/municipalities. The effort to increase investment should be focused on activities that involve many workers. In addition, the development of transportation means and availability of electric power is required to help the increase in productivities in the regencies/municipalities. Finally, in allocating budget for local development, the local government should consider potentials of each local economy, which can hopefully stimulate development of businesses in the region. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angkatan kerja, investasi swasta, investasi pemerintah daerah, sarana angkutan dan energi listrik terhadap PDRB Kabupaten/kota di Jawa Tengah selama kurun waktu tahun 1995 — 2001. .Model yang digunakan adalah model pertumbuhan ekonomi neoklasik. Untuk memberi gambaran adanya krisis ekonomi tahun 1997, maka dimasulckan variabel dummy, dan dilakukan uji chow. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Penanaman Modal, Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Biro Keuangan Setda Propinsi Jawa Tengah. Untuk memperbesar jumlah sampel maka digunakan data pooling, yaitu gabungan dari data silang tempat (cross section) dari 35 kabupaten /kota di Jawa Tengah dan data runtut waktu (time series) selama 7 tahun, sehingga diperoleh jurnlah sampel sebanyak 245. Basil penelitian ini menyimpulkan bahwa angkatan kerja, investasi swasta, sarana angkutan dan energi listrik berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB Kabupaten/kota di Jawa Tengah, sedangkan pengaruh investasi pemerintah daerah tidak signifikan terhadap PDRB Kabupaten/kota di Jawa Tengah. Krisis ekonomi menyebabkan perbedaan yang nyata kondisi sebelum dan sesudah krisis dan memberi arah yang negatif. Sebagai upaya meningkatkan PDRB Kabupaten/kota di Jawa Tengah maka diperlukan kebijakan untuk mendorong minat berinvestasi di daerah. Pengembangan usaha sebaiknya diarahkan pada kegiatan yang bersifat padat karya agar mampu menyerap tenaga kerja sebanyak mungkin. Pengembangan sarana angkutan dan penyediaan energi listrik yang mencukupi diperlukan untuk membantu peningkatan produktifitas di daerah. Dalam pengalokasian anggaran pembangunan daerah diharapkan pemerintah daerah memperhatikan potensi ekonomi daerah masing-masing agar mampu memberikan rangsangan bagi pengembangan usaha di daerah.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Economics and Development Studies
ID Code:10665
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:14 May 2010 13:25
Last Modified:14 May 2010 13:25

Repository Staff Only: item control page