PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH KULIT SINGKONG UKM TAPIOKA KABUPATEN PATI

Ikawati , Ikawati and Melati, Melati (2010) PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI LIMBAH KULIT SINGKONG UKM TAPIOKA KABUPATEN PATI. In: "Seminar Tugas AKhir S1 Jurusan Teknik Kimia UNDIP 2010, Jurusan teknik Kimia UNDIP.

[img]
Preview
PDF
385Kb

Official URL: Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP

Abstract

Kabupaten Pati, Jawa Tengah merupakan salah satu sentra industri pembuatan tepung tapioka yang memakai singkong (Manihot esculenta) sebagai bahan baku. Industri ini banyak menghasilkan limbah padat berupa kulit singkong. Penduduk setempat belum memanfaatkan limbah kulit singkong ini secara maksimal. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan suatu proses pembuatan karbon aktif dari kulit singkong yang dapat digunakan sebagai adsorben untuk menghilangkan impuritas seperti zat warna, pemurnian air, obat-obatan, dan lain-lain. Proses ini terdiri dari dua tahapan yaitu aktivasi dan karbonasi. Kulit singkong kering diaktivasi secara kimia menggunakan KOH 0,3 N selama 1 jam pada suhu 500C di dalam mixer kemudian dikeringkan. Sedangkan, karbonasi dilakukan di dalam furnace elektrik (oksigen terbatas) pada suhu 3000, 4500, 6000, dan 7500C selama 1, 2, dan 3 jam. Uji kualitas dan kuantitas karbon aktif meliputi uji kadar abu, kadar air, uji daya jerap karbon aktif, dan yield. Bilangan iodine optimal terbentuk pada temperatur karbonisasi 3000C dan lamanya waktu karbonisasi 2 jam yaitu 606,589 mg/g dengan total kandungan abu 4,934%, yield 40,083%, dan kadar air 1,419%. Kata kunci: karbon aktif; kulit singkong; limbah tapioka Abstract In sub-province Pati, Central Java is one of main central industry of tapioca production which use of cassava as raw material. The industry cause solid waste like as cassava peel. The local residents not yet used the waste maximally. Therefore, the research is developed a process of manufacture activated carbon form cassava peel which able to be used as adsorbent to remove impurities particularly related to colorant, water purification, medicine and others. The process is consist two main stages which is activation and carbonation. Dried cassava peel was activated chemically with potassium hydroxide (KOH) solution 0.3 N during 1 hour at 500C in mixer then dried. Whereas, carbonation was held during 1 hour at 3000, 4500, 6000, and 7500C in electrical furnace (limited oxygen). Test of the quality and quantity of activated carbon include test levels of ash, water content, yield, and iodine adsorption. The research results show that optimal iodine numbers is 606.589 mg/g that was formed in the carbonization temperature of 3000C and the length of carbonization time of 2 hours that with a total ash content of 4.934%, yield 40.083%, and 1.419% water content

Item Type:Conference or Workshop Item (Other)
Uncontrolled Keywords:karbon aktif; kulit singkong; limbah tapioka
Subjects:T Technology > TP Chemical technology
Divisions:Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
Faculty of Engineering > Department of Chemical Engineering
ID Code:10603
Deposited By:teknik kimia
Deposited On:12 May 2010 16:34
Last Modified:12 May 2010 16:34

Repository Staff Only: item control page