ANALISIS PENGARUH BEBERAPA INDIKATOR KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM ANEKA INDUSTRI YANG DIPERDAGANGKAN DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 1997 -2000

Suteja, Putu (2002) ANALISIS PENGARUH BEBERAPA INDIKATOR KINERJA KEUANGAN TERHADAP HARGA SAHAM ANEKA INDUSTRI YANG DIPERDAGANGKAN DI BURSA EFEK JAKARTA PERIODE 1997 -2000. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2141Kb

Abstract

Ada banyak faktor yang mempengaruhi harga saham di pasar modal, salah satunya adalah kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam laporan keuangan yang dipublikasikannya. Untuk melihat kinerja keuangan perusahaan diperlukan ukuran-ukuran tertentu. Ukuran yang sering digunakan adalah ratio keuangan yang menunjukkan hubungan satu atau lebih data. Saham aneka industri adalah salah satu kelompok saham yang aktif diperdagangkan. Indikator kinerja keuangan yang mempengaruhi harga saham merupakan tujuan dari penulisan ini baik pengaruh secara bersama-sama maupun individual dan mana yang paling dominan. Data yang digunakan dalam analisis adalah data sekunder berupa harga saham, penjualan, Debt Equity Ratio, Devidend per Share, Price Book Value dan Current Ratio dari perusahaan aneka industri yang sahamnya aktif diperdagangkan oleh Bursa Efek Jakarta. Data diperoleh dari Indonesia Capital Market Directory untuk periode 1997-2000. Metode pengumpulan data yaitu dengan pooling data yaitu kombinasi metode time series dan metode cross section. Dart sebanyak 67 buah perusahaan aneka industri yang mencatatkan sahamnya di BEJ, maka sebanyak 44 buah populasi dipilih sebagai sampel penelitian yang memenuhi kriteria penelitian sedangkan sebanyak 23 buah tidak memenuhi syarat. Tehnik analisis adalah regresi berganda yang diolah menggunakan software SPSS 10.05, untuk menguji goodness of fit yaitu signifikan simultan ( Uji F ), signifikansi partial ( uji t ) dan koefisien determinasi ( R2 ) serta uji asumsi klasik multi kolineritas dan auto korelasi. Basil analisis menunjukkan bahwa uji signifikansi simultan ( Uji F ) variabel Sales, PBV, DPS, DER, dan CR secara bersama-sama cukup signifikan menjelaskan variabel dependen harga saham dengan koefisien detnninan sebesar 58,80%, sedangkan sebesar 41,20% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak terobservasi dalam model. Dari hasil uji signifikansi individual ( uji t ), hanya variabel Devident per Share ( DPS ) yang signifikan dalam menerangkan harga saham. Sedangkan uji asumsi klasik.multikolinearitas claim model, dimana korelasi antar variabel cukup rendah yaitu dibawah 0,8. There are some factors that influence stock price in the property market. One of them as company performance that can be reflected in its published balance sheet. To see the company performance is needed special measurement. The common standart used is financial ratio which present the relation of one or more than data. Stock from miscellaneous industry is one of group which is traded actively. Indicator of company performance which influence stock price it's the purpose of this research, not only collectively influence but also individually and which dominant is. The data used this analysis is secondary data : stock price, sales, debt equity ratio, devident per share, price book value, and current ratio of miscellaneous industry company, which is the stock is traded actively by Jakarta Stock Exchange. The data is aqquired from Indonesia Capital Market Directory in 1997-2000. The method of collecting data is by data pooling which combines between time series method and cross section method. From 67 numbers of rnicellaneaous industry company wihich register their stocks in Jakarta Stock Exchange, 44 numbers of populations are choosen as the sample of research, but aren't for 23 numbers as the rest because of unfulfilling criteria. The analysis technique is multiple regretion worked by using software SPSS 10.05, for testing the goodness of fit, that is significant simultaneity ( F test ) significant partial ( T test ) determinant coefficient ( R2 ) and also classic assumption multi collinerity and correlation auto test. The result of this analysis shows that significant simultaneity ( F test ) sales variable, PBV, DPS, DER, and CR significant enough to explain the dependen variable of stock price to determinant coefisent 58,80%, collectively. But 41,20% is explained by another variable which isn't observed in moedel. From the result test of individual significancy ( T test ), just devident per share variable ( DPS ) which has significancy to explain the stock price. But classic assumption multi collinerity test in model correlation beetwen variable is low enough under 0,8.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:10518
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:12 May 2010 10:18
Last Modified:12 May 2010 10:18

Repository Staff Only: item control page