ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN EARLY WARNING SYSTEM TERHADAP TINGKAT SOLVABILITAS PERUSAHAAN ASURANSI KERUGIAN DI BURSA EFEK JAKARTA

Prasetyo, Lusiana (2005) ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN EARLY WARNING SYSTEM TERHADAP TINGKAT SOLVABILITAS PERUSAHAAN ASURANSI KERUGIAN DI BURSA EFEK JAKARTA. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
1865Kb

Abstract

The research is carriedout to analyze the influential Early Wanting System ratio toward solvability level various companies which did listing in Jakarta Stock Exchange from 1998-2002. Sampling technique used here is purposive sampling on criterion(l)the company that represents their financial report during period 1998-2002,(2)the company share their dividend during periode 1998-2002,(3)the company that continually share their dividend periode 1998-2002. The data is obtained based on Indonesian Capital Market Directory.lt is gained sample amout of 45 companies from 50 companies those listing in Jakarta Stock Exchange. The analysis technique used here is multiple regression and hypothesis test using t-test and F statistic to examine the mean of mutual effect with level of significance 5%. From the analysis result show that Change in Surplus Ratio, Management Expense Ratio, Premium Receivable , to Surplus Ratio variable partially no toward solvability level general insurance in Jakarta Stock Exchangeon 1998-2002 period. While simultaneously that Change in Surplus Ratio, Mnagenent Expense Ratio, Premium Receivable to Surplus Ratio variable proof significantly influent solvability level general insurance in Jakarta Stock Exchange in the level less than 5%. Predictable of the three variables toward solvability level is 30.8% as indicated by Adjusted R square that is 0.308 while the rest 69.2% is affected by other factor is not included into the research model. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasio Early Warning System yang mempengaruhi tingkat solvabilitas paaa perusahaan yang listing di Bursa Efek Jakarta periode 1998-2002. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria: (1) Perusahaan yang mengumumkan laporan keuangan selama periode penelitian (1998-2002). (2) Perusahaan yang mengumumkan perjualan saham selama periode penelitian (1998-2002). (3) Perusahaan yang selalu membagikan dividen selama periode penelitian (1998-2002). Data diperoleh melalui publikasi Indonesia Capital Market Directory. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 45 perusahaan dan 50 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa variabel rasio perubahan surplus, rasio biaya manajemen, rasio piutang premi terhadap surplus seen parsial uji t tidak signifikan terhadap tingkat solvabilitas perusahaan asuransi kerugian di Bursa Efek Jakarta pada periode penelitian 1998-2002. Sedangkan variabel rasio perubahan surplus, rasio biaya manajemen, rasio piutang premi terhadap surplus secara bersama-sama terbukti berpengaruh terhadap tingkat solvabilitas perusahaan asuransi kerugian di Bursa Efek Jakarta pada tingkat signifikan kurang dan 5%. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap tingkat solvabilitas sebesar 30.8% sebagaimana ditunjukkan oleh Adjusted R square sebesar 0.308, sedangkan sisanya 69.2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam model penelitian tersebut.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:10253
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:06 May 2010 15:48
Last Modified:06 May 2010 15:48

Repository Staff Only: item control page