ANALISIS PENERIMAAN AUDITOR ATAS DYSFUNCTIONAL AUDIT BEHAVIOR : PENDEKATAN KARAKTERISTIK PERSONAL AUDITOR (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jawa)

Maryanti , Puji (2005) ANALISIS PENERIMAAN AUDITOR ATAS DYSFUNCTIONAL AUDIT BEHAVIOR : PENDEKATAN KARAKTERISTIK PERSONAL AUDITOR (Studi Empiris pada Kantor Akuntan Publik di Jawa). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
3141Kb

Abstract

The purpose of this study is to examine the association between auditors personal characteristics and acceptance of dysfunctional audit behavior. Previous study have been mixed result, that is motivated to conduct this study. The personality characteristics including locus of control, self-rated performance, turnover intention and organizational commiment. The data were collected by survey questionnaries. The member of 142 auditor, drawn convenience from the public accounting firms in Java participated in this study. Data analyzed by multivariate structural equation modeling (SEM) technique processed by AMOS 4.01 and SPSS 11.0 programs. The result suggest that auditor with the higher performance and organizational commitment more accept dysfunctional audit behavior. Association between locus of control and dysfunctional audit behavior not significant were found. Auditor with the higher turnover intention more accept dysfunctional audit behavior. The result suggest that public accounting firms should emphasize to all audit personel that high-quality professional work must be the highest priority. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan karakteristik personal auditor dengan dysfunctional audit behavior. Ketidakkonsistenan basil dari penelitian - penelitian sebelumnya mengenai faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya dysfunctional audit behavior mendorong dilakukannya penelitian tambahan untuk menguji topik ini. Penelitian ini penting dilakukan karena semakin meningkatnya tuntutan pengguna laporan keuangan terhadap profesionalitas auditor untuk mendapatkan laporan audit yang berkualitas dan dysfunctional audit behavior merupakan salah sate perilaku yang mengancam kualitas audit. Hal inilah yang menjadi motivasi dilakukannya penelitian ini. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik (KAP) di Jawa. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode survey dan menggunakan kuesioner yang disampaikan secara Iangsung dan melalui jasa pos (mail survey). Penentuan sampel dilakukan dengan metode convenience sampling, dari 500 kuesioner yang disebarkan sebanyak 142 kuesioner bisa digunakan untuk analisis dengan respon rate 27,4 %. Analisis data dilakukan dengan tekinik multivariate structural equation modeling (SEM) yang diolah dengan program AMOS 4.01 dan SPSS 11.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa auditor dengan kinerja yang tinggi dan komitmen organisasi yang tinggi lebih menerima dysfunctional audit behavior, hal mill karena dysfunctional audit behavior dianggap sebagai alat yang potensial untuk menunjukkan komitmen auditor terhadap organisasinya dan untuk mendapatkan promosi. Sedangkan locus of control dan dysfunctional audit behavior menunjukkan tidak ada hubungan yang ditemukan. Sedangkan auditor dengan turnover intention yang tinggi cenderung lebih menerima dysfunctional audit behavior. Hasil penelitian ini menyarankan bahwa KAP seharusnya menekankan pada semua personel audit untuk bekerja profesional dengan memberikan prioritas yang tinggi dalam evaluasi kinerja, kompensasi, promosi dan keputusan untuk mempertahankan pegawai.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:10232
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:06 May 2010 13:57
Last Modified:06 May 2010 13:57

Repository Staff Only: item control page