STUDI EMPIRIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUM INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK

WIDODO , WIDODO (2004) STUDI EMPIRIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUM INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK. Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2643Kb

Abstract

Independency represent attitude which is not impressionable by other party as well as is unbiased of importance of whoever. To be confessed as a behaving is independent, public accountant have to free from each;every head intervention and owner of company. Public accountant nor only having the character of objective and unbiased but must also avoid situation causing the loss of trust of society of its attitude. Inferential that trust of society to public accountant independency represent very important matter and have big meaning itself public accountant. Credibility public accountant this time is progressively questioned, because often digress from SPAP representing reference to run its duty. In this case public accountant is also assessed disingenuous and act to side at importance of client, or in this case public accountant not yet owned independency, objectivity and good enough integrity. Problem of this research is, factors what influencing public accountant independency. Population in this research is user audit service, user of audit service limited at Managing Director or small and middle Director Company'S finance in Indonesia which is its financial statement of book year per 31 December 2001 and per December 2002 have been made an audit of by public accountant office in Jakarta representing company proxy in metropolis and in Central Java as company proxy outside metropolis. Election of user of audit service made an audit of by accountant office as responder of dala this research is based that they can assess and know public accountant office performance, because public accountant do inspection to its financial statement. Sampel which is taken in this research a number of 100 responder. Analyzer the used is analysis of double regression. This research is compiled as effort to do examination to problem of research. accepted of raised hypothesis from result of solution and analysis of developed to be problems to be obtained by support which is signifikan strengthening concept that, monetary tying, service besides the audit, the duration audit relation, emulation between KAP, size measure of KAP, audit fee and social relation to independency. Result of from this research is monetary tying, service besides the audit, the duration audit relation, emulation between KAP, size measure of KAP and audit fee and social relation have an effect on negativity to public accountant independency. While conditions to fulfill classic assumptions all is up to standard. Independensi merupakan sikap yang tidak mudah dipengaruhi oleh pihak manapun dan juga tidak mernihak kepentingan siapapun. Untuk diakui sebagai seorang yang bersikap independen, akuntan publik hams bebas dari setiap inteferensi pimpinan dan pemilik perusahaan. Akuntan publik juga tidak hanya bersifat obyektif dan tidak memihak tetapi hams pula menghindari keadaan¬keadaan yang menyebabkan hilangnya kepercayaan masyarakat atas sikapnya. Dapat disimpulkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap independensi akuntan publik merupakan hal yang sangat penting dan mempunyai arti yang besar pada akuntan publik itu sendiri. Kredibilitas akuntan publik sekarang ini semakin dipertanyakan, karena sering dianggap menyimpang dari SPAP yang merupakan acuan untuk menjalankan tugasnya. Dalam hal ini akuntan publik juga dinilai tidak jujur dan bertindak memihak pada kepentingan klien, atau dalam hal ini akuntan publik belum memirniliki independensi, obyektifitas dan integritas yang memadahi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah, faktor-faktor apa yang mempengaruhi independensi akuntan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah pemakai jasa audit, pemakai jasa audit dibatasi pada Direktur Utama atau Direktur Keuangan perusahaan menengah dan kecil di Indonesia yang laporan keuangannya tahun buku per 31 Desember 2001 dan per desember 2002 telah diaudit oleh kantor akuntan publik di Jakarta yang merupakan wakil perusahaan di kota besar dan di Jawa Tengah sebagai wakil perusahaan diluar kota besar. Pemilihan pemakai jasa audit yang diaudit oleh kantor akuntan sebagai responden dalam penelitian ini didasarkan bahwa mereka mampu menilai dan mengetahui Icinerja kantor akuntan publik, karena akuntan publik melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangannya Sampel yang diambil dalam penelitian ini sejumlah 100 responden. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Penelitian ini disusun sebagai usaha untuk melakukan pengujian terhadap masalah penelitian. Dengan diterimanya hipotesis yang diajukan dari hasil analisis dan pembahasan atas permasalahan yang dikembangkan diperoleh dukungan yang signifikan yang memperkuat konsep bahwa, ilcatan keuangan, jasa lain selain audit, lamanya hubungan audit, persaingan antar KAP, ukuran KAP, audit fee dan hubungan sosial terhadap independensi. Hasil dari penelitian ini adalah ikatan keuangan, jasa lain selain audit, lamanya hubungan audit, persaingan antar KAP, ukuran KAP dan audit fee dan hubungan sosial berpengaruh negatif terhadap independensi akuntan publik. Sedangkan syarat¬syarat untuk memenuhi asumsi-asumsi klasik semua memenuhi syarat.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Accounting
ID Code:10112
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:05 May 2010 15:18
Last Modified:05 May 2010 15:18

Repository Staff Only: item control page