PENGARUH SUPLEMENTASI SENG TERHADAP ASUPAN MAKANAN DAN PERTUMBUHAN ANAK UMUR 2-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG

SUTRISNO, KLIWON (2004) PENGARUH SUPLEMENTASI SENG TERHADAP ASUPAN MAKANAN DAN PERTUMBUHAN ANAK UMUR 2-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS BANGETAYU KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Diponegoro University.

[img]
Preview
PDF - Published Version
19Kb

Official URL: http://www.fkm.undip.ac.id

Abstract

Defisiensi seng memudahkan timbulnya berbagai macam penyakit infeksi. Diperkirakan bahwa defisiensi yang merupakan salah satu faktor penyebab hamppir semua penderita KEP berat disertai infeksi. Pada percobaan binatang tanda-tanda defisiensi seng adalah berkurangnya asupan makanan. efek lain defisiensi seng yang terjadi pada hewan yang berkaitan dengan gizi manusia adalah efek menurunnya pada kontrol selera dan ketajaman rasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi seng terhadap asupan PuskesmasBangetayu Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah penelitian experimental semu. Poppulasi dan sampel penelitian ini adalah umur 2-5 tahun yang ada di wilayah Puskesmas Bangetayu KOta Semarang dengan jumlah sampel 150 anak yang terdiri 75 anak kelompok I (dengan suplementasi seng)dan 75 anak kelompok II (tanpa suplementasi seng). Data diperoleh dengan mengadakan pengukuran antropometri dan survei konsumsi gizi dengan metode FFQ semi kuantitatif sebelum dan sesudah pemberian suplementasi seng sebanyak 10 mg setiap hari selama 3 bulan berturut-turut. Kemudian untuk mengetahui pengaruh suplementasi sengterhadap asupan makanan dan pertumbuhan menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan rerata asupan energi kelompok I sebelum intervensi sebesar 62,8 % AKG+17,67 pada kelompok II sebesar 62,9% AKG+17,07, sesudah intervensi kelompok I 59,3% AKG+17,30 Kelompok II 51,9% AKG+14,80. Perubahan asupan energi kelompok I rerata -3,5+18,11 kelompok II -10,9+17,46. Rerata asupan protein kelompok I sebelum intervensi 131,0% AKG+14,19 pada kellompok II 130,8+50,25 sesudah intervensi kelompok I 118,1%AKG+42,15 kelompok II 105,7+34,87. Rerata perubahan asupan protein Kelompok I sebesar -12,9+43,44 kelompok II -25,1+48,42. Rerata skor Z kelompok I sebelum intervensi -1,8+0,39 kelompok II -1,6+0,79 setelah intervansi kelompok I -1,6+1,02 kelompok II -1,5+0,75 perubahan rerata kelompok I 0,1+0,22 dan kelompok II 0,1+0,19. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa suplementasi seng berpengaruh terhadap asupan energi (p=0,01)tetapi tidak berpengaruh pada asupan protein (p=0,11) dan pertumbuhan (p=0,67). Disarankan untuk menghadapi perubahan musim agar nafsu makannya tidak menurun perlu suplementasi seng atau lebih banyak mengkonsumsi makanan sumber seng seperti daging, telur. Kata Kunci: suplementasi seng, Asupan energi, asupan protein, Pertu mbuhan, anak umur 2-5 tahun THE INFLUENCE OF ZINC SUPLEMENTATION ON THE INTAKE AND GROWTH PRESSCHOOL CHILDREN IN THE WORKING AREA OF PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG Zinc deficiencies facilitate to asorted infection desease. Estimated that zinc deficiencies represent one of cause factor of nearly all serious PEM patien followed infection. In an animal experiment symtoms of zinc deficiencies is decrease intake. Other effect zinc deficiencies that happened at animal of related to human nutrition is effect to decrease at control and sharpness taste. The purpose of this research to know the influence of suplementation zinc to intake and growth of children preschool in the working area of Puskesmas bangetayu Semarang. This research is quasi-experiment research. The poppulasi and sample of this research are 2-5 years old children in Puskesmas Bangetayu Semarang with sample 150 of children, with composed of 75 children of zinc group (with zinc suplementation) and 75 children of control group (without zinc suplementation). Data are collected by an antropometry measurement and nutrition consumption survey by using semi quantitative FFQ method before and after zinc suplementation as much as 10 mg every day for 3 months sequentially. To know the zinc suplementation effect the intake and growth utilize independent t-test. Result of research shows of mean of intake energy of zinc group before intervention is 62,8% RDA+17,67 at control group is 62,9% RDA+17,07, after intervention of zinc group 59,3% RDA+17,30 group control 51,9%RDA+14,80. Change of intake energy of zinc group of mean -3,5+18,11 control group -10,9+17,46. Mean of intake protein of zinc group before intervention 131,0%RDA+14,19 cntrol group 105,7+34,87. Mean of change of intake protein of zinc group is -12,9+43,44 control group -25,1+48,42. Mean of Z score (HAZ) of zinc group before intervention -1,8+0,39 control group -1,6+0,79 after intervention of zinc group -1,6+1,02 control group -1,5+0,75. Change of meanof zinc group 0,1+0,22 and control group 0,1+0,19. The statistical test result show that zinc suplementation influences on to intake energi (p=0,01) but does not influence the intake protein (p=0,11) and growth (p=0,67). It is recommended to face the season change, in order that the apetite does not decrease, it is required zinc suplementation or much more consume zinc source food such as meat, egg Keyword: Zinc suplementation, intake energy, intake protein, growth, children preschool

Item Type:Thesis (Undergraduate)
Subjects:R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions:Faculty of Public Health > Department of Public Health
ID Code:10089
Deposited By:admin FKM undip
Deposited On:05 May 2010 10:24
Last Modified:05 May 2010 10:24

Repository Staff Only: item control page