Analisis Perilaku Return dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham di Bursa Efek Jakarta (Event Study: Dampak Peristiwa Bom Bali Tanggal 12 Oktober 2002 pada Saham LQ 45)

Indarti, Johana (2003) Analisis Perilaku Return dan Aktivitas Volume Perdagangan Saham di Bursa Efek Jakarta (Event Study: Dampak Peristiwa Bom Bali Tanggal 12 Oktober 2002 pada Saham LQ 45). Masters thesis, Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.

[img]
Preview
PDF - Published Version
2119Kb

Abstract

Capital market as an economic instrument is influenced by many factors, economic factors as well as non economic factors. Political events, human rights issue or even environmental issue can influences the movement in stock exchange index. Jakarta Stock Exchange, as an emerging capital market, is also influenced by non economic factors. The bomb incident at Legian Kula. Bali on OctoberI2, 2002 is one big tragedy that can influence Jakarta Stock Exchange. Event study approach is being used here, with return and trading volume activity as variables; this research is trying to test whether there is information content in the October 12 incident. The data being used here is from LQ 45 August 2002 to January 2003 period The reason why using this data is because event study approach need liquid stocks with big capitalization to measure the effect of the event immediately and relatively accurate. T-test is used to test the hypothesis of the difference in average abnormal return and trading volume activity before and after the incident. The result of this research shows that there is information content in the Bali Bombing incident. This can be seen in the significant abnormal return around the date. Besides from that the result from t-test for return and trading volume activity variables shows there are significant differences between before and after the incident. These indicate that the event content information that pushed trading volume activity bigger than before the incident happened Pasar modal sebagai sebuah instrumen ekonorni tidak terlepas dari pengaruh berbagai faktor, baik faktor ekonomi maupun non ekonorni. Peristiwa-peristiwa politik, isu hak asasi manusia maupun isu Iingkungan hidup dapat mempengaruhi pergerakan pasar modal. Bursa Efek Jakarta, sebagai pasar modal yang sedang berkembang, juga dipengaruhi oleh faktor non ekonomi. Peristiwa bom di Legian Kuta Bali pada tanggal 12 Oktober 2002 adalah said' satu peristiwa tragis yang dapat mempengaruhi Bursa Efek Jakarta. Penelitian ini berusaha menguji kandungan informasi dari peristiwa 12 Oktober 2002 dengan pendekatan event study dan return serta aktivitas volume perdagangan saharn sebagai variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah saham yang tergolong dalarn LQ 45 pada periode Agustus 2002 sampai Januari 2003, dengan alasan karena penelitian event study memerlukan data saham yang liquid dan berkapitalisasi besar sehingga pengaruh suatu event dapat diukur dengan segera dan relatif lebih akurat. Uji beda juga digunakan untuk menguji hipotesis mengenai perbedaan rata-rata abnormal return dan aktivitas volume perdagangan antara periode sebelum dan setelah peristiwa tersebut terjadi. Hasil dari penelitian menunjuklcan bahwa peristiwa born Bali tersebut mengandung informasi yang ditunjukkan dengan adanya abnormal return yang signifikan pada periode diseputar peristiwa tersebut. Selain itu dari hasil uji beda untuk variabel return dan aktivitas volume perdagangan mentinjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara periode sebelum dan setelah peristiwa tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa peristiwa tersebut mengandung infonnasi yang mendorong aktivitas perdagangan yang lebih besar dibandingkan dengan tingkat perdagangan di luar periode peristiwa.

Item Type:Thesis (Masters)
Subjects:H Social Sciences > HG Finance
Divisions:Postgraduate Program > Master Program in Management
ID Code:10023
Deposited By:Mr UPT Perpus 2
Deposited On:04 May 2010 14:23
Last Modified:04 May 2010 14:23

Repository Staff Only: item control page